KISAH KITA

KISAH KITA
Chapter Dua Puluh Dua.


__ADS_3

Kaha mulai berani menarik tangan Sarah. Karna Sarah terus menolak Kaha. Sampai 5x Membuat Kaha merasa terobsesi dengan Sarah..


"Kaha, Lepasin tangan aku. Kita bukan muhrim" Bentak Sarah. Karna Kaha masih memegang Tangan Sarah dengan kasar.


"Ga, mau. Sarah aku kurang apa? Kenapa kamu terus terusan Nolak Aku" Ucap Kaha memohon.


"Kamu, terlalu sempurna buat aku!!, PUAS" seru Sarah lagi tambah kesal karna Kaha tak melepaskan tangannya.


Sarah sudah mulai kesakitan karena genggaman Kaha yang begitu keras dan kasar.


"Kaha, tangan aku sakit" Ucap Sarah memohon.


"Aku ga peduli, Tangan kamu sakit. Bahkan sampai patahpun aku ga peduli. Aku ingin kamu Nerima aku" Bentak Kaha lagi.


"Kamu, ga waras Kaha" seru Sarah merasa muak.


Kaha tertawa lepas. Tak tau apa yang di tertawakan.


Dari jauh, Nattan melihat Sarah merasa sedang di pegang Sarah. Terlihat Sarah seperti kesakitan. Tanpa pikir panjang. Nattan mendatangi Kaha dan Sarah.


Nattan langsung mendorong Kaha sampai terjatuh. Dan tanpa sadar melepaskan tangan Sarah.


Terlihat Kaha sudah terjatuh tersungkur. Kaha langsung bangkit merasa kesal karna sudah ikut campur dengan urusannya.


Kaha langsung menonjok Nattan namun Di tepis Nattan. Hingga Kaha jatuh sendiri di kaki Sarah. Sarah melihat Kaha, sangat muak. Sarah masih memegang tangan kanan Sarah dengan tangan kirinya. Merasa sakit karna genggaman Kaha tadi.


Nattan memegang kepala Kaha dengan tangan kanannya. Memegang, agar Kaha tak bangun untuk membasa. Kaha masih tersungkur tak bisa bergerak.


"Minta maaf pada Sarah" Bentak Nattan.


Kaha masih tak berdaya karna Cengkaraman Nattan begitu kuat. Yang bisa Kaha lakukan hanya menuruti Nattan. Namun dalam hatinya. Kaha akan membalas Nattan dan Sarah suatu hari nanti.


", Okey, Sarah aku minta maaf, sudah kasar terhadapmu" Seru Kaha pelan.


Sarah masih merasa muak. Sarah tak menjawab. Sarah langsung pergi. Meninggalkan Kaha dan Nattan.


Nattan melepaskan tangannya dari kepala Kaha.


"Sekali lagi,Aku lihat kamu menggangu Sarah" Aku ga akan lepasin kamu" Ancam Nattan langsung pergi.

__ADS_1


Tanpa sepengetahuan mereka. Ada seseorang yang merekam kejadian itu. Dan menyebarkan kejadian itu. Di media sosial. Dan di grup grup Wa. Anak anak kampus.


Tak butuh waktu lama. Kejadian itu langsung menyebar dan Menjadi Viral.


Sarah langsung ke klinik kampus. Tangan kanannya begitu sakit. Karna genggaman Kaha tadi. Sarah meminta salep dan obat pereda nyeri. Karna tangan kanannya terlihat bengkak.


Nattan menyusul Sarah ke klinik kampus.


"Kamu ga apa apa Sarah" Tanya Nattan kuatir dengan keadaan Sarah.


"Kamu bisa lihat sendiri Kak. Dan Makasih yah sudah menolong aku, tadi" Ucap Sarah tak berani melihat wajah Nattan.


Kali ini, Nattan begitu Kuatir pada Sarah. Nattan terus melihat tangan Sarah.


"Tak perlu di perban. Oleskan saja salep ini. Dan minum obatnya secara rutin" Ucap petugas kesehatan di klik kampus.


Alea langsung keluar perpustakaan karna salah satu temanya memberikan Vidio itu pada Alea tentang kejadian Sarah tadi.


Sekarang Alea benar benar Kuatir pada Sarah. Sampai di taman ternyata Renata dan Aqila juga sedang mencari Sarah.


"Kalian sudah, melihat Vidio ini"Tanya Aqila serius.


"Dimana Sarah sekarang?" Tanya Renata Kuatir.


"Kita cari berpencar. Jangan sampai Sarah tau, Vidio ini dari orang lain" Seru Alea mulai mencari ke arah kanan.


Renata ke Arah kiri sedangkan Aqila menuju ke arah depan. Ke arah klinik Kampus.


Aqila berjalan setengah berlari. Tapi belum menemukan Sarah.


"Kamu beneran tak apa apa Sarah" Tanya Nattan. Masih kuatir.


"Aku baik baik saja" Ucap Sarah sambil tersenyum.


Sarah pun keluar dari klinik kampus. disusul oleh Nattan.


Aqila langsung memeluk Sarah. Setelah melihat Sarah. Dan Nattan pun pergi ke arah lain. Karna Sarah sudah bersama teman temanya. Membuat Nattan tenang.


Karna Nattan teman karete Aqila. Walau tak pernah bertegur sapa?. Namun mereka sering bertemu di Sanggar karete. Tempat mereka berdua berlatih.

__ADS_1


"Sarah kamu ga apa apa?" Tanya Aqila setelah menemukan Sarah dan melepaskan pelukanya.


"Emang aku kenapa?" Tanya Sarah Bingung.


Aqila pun, memberikan ponselnya. Agar Sarah menonton Video yang sudah viral di kalangan anak anak kampus.


Sarah terkejut melihat itu. Sarah tak menyangka ada yang merekang kejadian tadi. Padahal Sarah berpikir hanya ada tiga orang saja. Namun ternyata ada orang ke empat yang merekam semuanya.


Sarah mengembuskan nafas panjang.


Semuah sudah berkumpul di taman dekat Klinik kampus. Sarah menceritakan semuanya. Kejadian tadi. Mereka sudah tau tentang Kaha yang sudah menyatakan perasaannya pada Sarah. Mereka juga tau, kalo Sarah sudah menolak Kaha sampai 5x.


Tapi mereka tak menyangka. Kalo Kaga bakalan senekat itu. Mereka makin tak suka dengan Kaha.


Kaha begitu murka. Saat Iksan memberikan Vidio yang mempermalukan Kaha. Kaha begitu marah, pada seseorang yang merekam kejadian tadi. Pasti imeznys sudah jelek gara gara kejadian tadi. Sudah payah Kaha membangun Imez yang bagus. Karna tak ingin mempermalukan keluarga nya lagi. Karna kelakuan Kaha di kampusnya yang dulu.


Tapi semua hancur gara gara Vidio itu. Kaha akan berbuat perhitungan dengan orang yang sudah merekam kejadian tadi bahkan menyebarkannya.


Kaha masih dendam karena perlakuan Nattan Yang sok jadi pahlawan. Kaha sedang mempersiapkan untuk membalas Nattan secepatnya.


Dan untuk memperbaiki Imeznya. Kaha akan mencoba minta maaf pada Sarah. Kaha belum menyerah untuk mendekati Sarah. Kaha akan ganti Strategi untuk mendekati Sarah.


Sarah hanya miliknya. Itu yang pikirkan Kaha saat ini. Hati dan pikirannya sudah buta. Karna cintanya pada Sarah. Malahan Kaha bersumpah. Bila Kaha tak bisa bersama Sarah. Orang lain pun tak bisa.


Benar saja, Rasa cinta Kaha jadi obsesi terbesarnya pada saat ini. Kaha begitu menginginkan Sarah. Sampai mendarah daging sampai ke tulang rusuknya.


Sarah sudah membuat Kaha menjadi tak waras karena Cinta. Cinta yang begitu tak jelas pada Sarah.


Sarah masih memikirkan kejadian tadi. Sarah sudah berterima kasih pada laki laki itu. Tapi sampai saat ini. Sarah belum tau, siapa nama laki laki itu. Laki laki yang membuat Sarah resah itu.


Kali ini, laki laki itu, menolong Sarah. Sarah gundah dengan hatinya sendiri.


Sarah tak bisa tidur semalaman. Karna tangannya terasa nyut nyutan. Kaha begitu kejam. Bagaimana sudah saji istrinya nanti. Sarah menggelengkan kepalanya. Tak ingin berpikir terlalu jauh. Sarah tak ingin memikirkan itu.


Sarah semakin muak pada Kaha. Laki laki itu, membuat Sarah merasa tak nyaman karna tingkah nya.


Baru kali ini. Sarah merasa benci bencinya pada seorang laki laki. Kaha membuat Sarah muak semuaknya. Sekarang Sarah tak akan bersikap baik lagi pada Kaha.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa Like yah..


__ADS_2