KISAH KITA

KISAH KITA
Chapter Sembilan Belas.


__ADS_3

Galih masih menangis di dalam kamarnya. Kamarnya sudah berantakan seperti Kapal pecah. Tangannya sudah mulai berdarah karna pecahan kaca pada Cermin di kamarnya. Galih tak bisa merusak Wajahnya. Makanya Galih hanya bisa menonjok cermin di kamarnya agar wajahnya tak terlihat lagi.


Baru kali ini. Galih merasa sakit yang teramat sakit sampai seperti ini. Karna seorang gadis. Penyesalan hanya satu. Kembali hidup kembali. Harusnya Galih yang mati bukan Gilang.


"Maafkan aku Gilang, Aku memcintai kekasihmu. Jantung ini milik mu. Begitu juga hati ini. Bolehkah Aku memcintai gadis itu untukmu Gilang" Gumanya sendiri. Masih dalam tangisnya yang Begitu pilu.


Sang Ibu, Bu Pita, hanya bisa menangis di balik pintu. Bu Pita merasa sudah tak adil kepada dua anak kembarnya. Sebenarnya Bu Pita sendiri tak tau. Kalo anaknya kembar. Semua karna ibu mertuanya yang memisahkan 2 anak itu.


Ibu mertuanya tak suka dengan Bu Pita. Karna Bu Pita tak sebanding dengan Ayah Ardian suami Bu Pita. Mereka bercerai karena terpaksa. Memberikan satu anak mereka yang untuk di asuh. Gilang bersama Ayah Ardian dan Galih bersama Bu Pita.


Namun, Galih tak seperti Gilang. Yang sehat dan energik. Galih mengalami gagal Jantung.


Sebelum Neneknya meninggal. Ne Hilda memberitahu Gilang kalo sebenarnya Gilang kembar dan adiknya Di asuh oleh ibu mereka Ibu Pita. Dan Bukan salah Bu Pita yang meninggal Ayah Adrian. Tapi mereka dipaksa di pisahkan oleh Ne Hilda. Ne Hilda tak suka dan Bu Pita. Makanya Mereka sengaja di pisahkan. Ne Hilda menanggung kesalahan itu sampai akhir hidupnya.


Sejak saat Itu Gilang mencari Ibu dan Adik kembarnya. Tapi Gilang malah bertemu dengan Aqila gadis yang begitu Cupu namun Cantik di mata Gilang.


2tahun Aqila dan Gilang bersama berbagi suka duka. Gilang tak pernah menceritakan Tentang sodara kembarnya pada Aqila.


Gilang berhasil merubah Aqila dari penakut jadi berani. Terus semenjak kenal Gilang. Aqila jadi suka minum alkohol dan berkelahi ikut trek motor. Balapan Liar.


Gilang membuat Aqila melupakan kesedihannya saat di tinggalkan oleh ibunya untuk selamanya. Aqila sangat membenci Ayahnya saat itu. Ayahnya Malah menikah lagi dengan Aktris terkenal dan meninggalkan ibunya sampai ibunya sakit dan meninggal dunia.


Di saat itu, Aqila bertemu Gilang. Gilang seperti Oasis di Padang tandus. Gilang memberikan apa yang Aqila butuhkan.


Aqila memang berubah menjadi nakal. Namun Gilang tak pernah mengambil keperawanan Aqila. Aqila masih perawan sampai saat ini.


Gilang hanya pernah mencium bibir Aqila sekali. Dan selebihnya hanya mencium kening Aqila saja. Gilang begitu menyayangi Aqila. Aqila gadis pertama yang membuat Galih tak menyentuh Aqila. Gilang benar benar menjaga Aqila walau mereka sempat tinggal bersama hampir satu tahun. Tapi sekalipun Galih tak pernah menyentuh keperawanan Aqila.

__ADS_1


Gilang masih menjaga Aqila. Berbeda dengan gadis lain Yang sering di rusak Gilang. Tapi beda dengan Aqila.


Gilang memang tidur bersama dengan Aqila. Tapi hanya tidur dan benar benar tidur. Tak melakukan apapun.


Aqila begitu memcintai Gilang. Karna Gilang menjaga Aqila sampai seperti itu. Di luar Aqila seperti gadis yang nakal karna badanya penuh tato. telinga penuh tindikan anting. Dan Hidungnya ada tindikan satu anting di tempel di hidungnya.


Hampir sebagian tubuh Aqila di gambar Gilang. Gilang pintar membuat seni tato.


Sebelum meninggal, Aqila sempat cemburu dengan Gilang. Karna Gilang, sempet jalan dengan mantan nya Aini. Gilang sempat mengantar Aini ke rumah sakit.


Aqila kecewa, karna Gilang tak pernah menyentuh nya. Sedangkan Gadis lain banyak di sentuh Gilang.


Di rumah sakit, Gilang tak sengaja melihat Galih yang terbaring lemah. Untuk pertama kalinya. Gilang bertemu dengan Ibu kandungnya. Gilang menangis karna bertemu dengan Ibunya. Gilang menceritakan semua yang di katakan Ne Hilda. Kalo mereka kembar.


Bu pita, begitu bahagia melihat Gilang begitu sehat dan segar. Berbeda dengan Galih yang gagal jantung. Dari bayi Galih selalu di rumah sakit tak pernah keluar. Sebenarnya Ayahnya tau, Kalo Gilang kembar dengan Galih.


Yang membiayai biaya rumah sakit selama ini ternyata Ayah Ardian. Selama ini. Ayah Ardian tak pernah bilang pada Gilang. Aah Ardian ga ingin Gilang sedih bila tau kenyataan itu.


Itu cerita lengkapnya. Saat ini Aqila masih merasa menyesal karna tak berbuat baik pada Gilang. Makanya Aqila merasa sakit hati. Makanya saat melihat Galih. Aqila merasa sakit hati. Teramat sakit.


Aqila dan Galih sama sama di sakiti oleh takdir yang mempermainkan mereka berdua.


Baik Aqila dan Galih masih menangis di kamar masing masing. Merasakan kesedihan yang teramat dalam.


Sarah langsung, Pulang begitu mendapat telpon dari Alea. Kalo Aqila Drop lagi. Alea menceritakan semuanya pada Sarah.


Sekarang Renata tak bisa di hubungi. Mungkin sedang jalan dengan Revan. Maklum pasangan baru.

__ADS_1


Alea dan Sarah tak mempermasalahkan itu. Renata juga berhak bahagia. Walau sekarang Aqila sedang sakit hati saat ini.


Hati Aqila seperti di cabik caving oleh pedang. Begitu sakit. Aqila tak ingin menemui siapapun. termasuk Sarah dan Alea. Membuat keduanya Kuatir.


Sarah tau, Aqila tak akan melakukan tindakan nekat. Tapi tetap saja bila Aqila tak ingin membuka pintu kamarnya membuat Sarah dan Alea bingung harus apa.


Secara bersamaan, dua sahabat mengalami kisah yang bertolak belakang. Renata sedang berbunga bunga karna mendapatkan pacar baru. Dan Aqila merasa sakit hati karna bertemu kembali dengan laki laki yang pernah Aqila cintai sepenuh hatinya. Pertemuan Aqila dan Galih. Malah membuat Aqila semakin rapuh. Teringat dengan kesalahan masa lalu yang membuat Aqila menyesal sampai sekarang.


Sarah dan Alea ikut bingung.


"Sarah bagaimana ini?" Tanya Alea merasa bingung dengan keadaan 2 sahabatnya ini.


"Bagaimana apanya?" Tanya Sarah, tak mengerti.


"Rere sedang berbahagia sekarang. Namun Qila. Kita bisa lihat sekarang gimana kondisi sekarang. Aku baru pertama melihat Aqila serapuh ini, Aku jadi sedih" Ucap Alea hampir menangis.


"Kamu benar Le, Tapi kita harus dukung keduanya" Ucap Sarah bijaksana.


"Laki laki itu, benar benar mirip Gilang Sar" Ucap Alea sudah menangis.


Sarah terdiam, harus bicara apa?.


Alea menangis lagi. Sarah pun memeluk sahabatnya ini. Sarah juga jadi ikut menangis.


Renata baru membuka ponselnya. Renata jadi Bingung harus bagaimana?. Tak mungkin lah Renata pulang sekarang. Renata dan Revan baru saja sampai di kebun teh.


Revan membawa Renata ke kebun teh. Sebagai kencan pertama mereka. Yang jauh dari rumah jauh dari kampus.

__ADS_1


Bersambung.


Jangan lupa like yah


__ADS_2