
Sarah berpaling, Sarah tak ingin berlama lama melihat Nattan. Begitu juga Nattan, mulai merasa malu karna di perhatikan oleh Reno, Habibie, Alea, Renata dan Aqila.
Nattan membawa kasur lipat itu, sendiri melewati teman temanya. Wajahnya sudah merah. Nattan benar-benar malu kali ini. Sarah masih begong sendiri. Tak tau apa yang dipikirkan Sarah.
Sampai di bawah, Nattan melempar kasurnya di lantai rumah para gadis. Semua turun ke bawah. satu persatu menyusul Nattan.
Hujan malam ini, benar-benar hujan terpanjang. Sampai larut malam pun. Hujan ini belum juga berhenti. Membuat para laki laki ini, terpaksa menginap di rumah para gadis.
Karna lampu sudah menyala, Sarah, Aqila, Alea dan Renata memutuskan tidur di atas. Sedangkan Nattan, Habibie, Reno, Rojak dan juga Abdul tidur di bawah. Kasur lipat itu, jadi pakai oleh mereka para laki laki.
Para gadis, memutuskan untuk tidur di kamar Sarah. Takut listrik di rumah mereka kembali padam. Terutama Alea yang takut gelap.
Renata, melihat ponselnya. Begitu banyak chat masuk. Dari Bayu sejak tadi menghubungi Renata. Renata pun memutuskan untuk menelpon Bayu.
Lama, Renata menunggu Bayu mengangkat telponnya. Namun belum juga di angkat. Renata melihat jam Ding-ding di kamarnya. Sudah menunjukan jam 01.00. Renata tersenyum. Pantas saja tak di angkat, hari sudah menjelang subuh. Renata menyimpan kembali ponselnya di meja dekat tempat tidurnya. Kembali bergabung bersama teman-temannya.
Nattan masih belum bisa memejamkan matanya. Nattan benar-benar tak bisa tidur. Rojak dan Abdul dah tertidur pulas. Tinggal Habibie dan Reno yang masih terpejam. Mereka berdua masih bermain game online.
"Ga bisa tidur Tan?" tanya Reno sesaat melirik sebentar pada Nattan.
Nattan bangkit dan mulai duduk di samping Reno. Sedangkan Habibie tersenyum pada Nattan.
__ADS_1
"Bie, kamu serius ucapanmu tadi?" Tanya Nattan tiba tiba membuat Habibie kalah dalam gamenya dan menyudahi bermain game di ponselnya.
"Aku serius".
"Kamu sendiri, bagaimana?"
"Aku"
"Iya, kamu, bukanya kamu suka sama Sarah" guman Reno tiba tiba berbaring di samping Nattan. Reno juga menyudahi bermain game di ponselnya. Karna, ponselnya sudah kehabisan baterai.
"Kita tau kok kamu suka sama Sarah, dan sepertinya Sarah juga suka sama kamu" guman Habibie ikut berbaring di sambung Reno.
"Apakah begitu terlihat jelas di mata kalian, Kalo aku menyukai Sarah?" tanya Nattan pada Habibie dan Reno. Memastikan perasaan tak bertepuk sebelah tangan.
"Walau kita berdua saling suka, tetap saja. Kita tak bisa bersama. Ini sudah menjadi kenyataan" Nattan mengembuskan nafas panjang. Menyadari kisah cintanya memang harus kandas di tengah jalan.
"Kamu bener Tan, Tapi Sarah juga tak mau menerima laki laki lain, selain kamu" Reno mengungkapkan isi hatinya. Reno sudah berkali-kali di tolak Sarah, dan banyak juga di antara teman-teman Reno yang juga di tolak Sarah.
"Hanya rasa sakit yang akan kita dapatkan bila memutuskan untuk bersama" guman Nattan. Merasakan sakit yang teramat sangat karna rasa cinta itu, sudah melekat di hati Nattan.
"Jadi, kamu hanya akan membiarkan perasaanmu seperti ini Tan?" tanya Habibie, merasa kasihan karna, nasif sahabatnya kalah sebelum berperang.
__ADS_1
"Aku bisa apa?"
"Buat kamu bie, mending kamu perjuangankan cintamu pada Alea. Sebelum ada orang baru yang mengambil Alea" guman Reno lagi.
"Iya Bie, Aku selalu dukung kamu?" ucap Nattan sambil tersenyum.
"Apakah kamu tak apa-apa? Aku berjuang untuk cintaku sedangkan kamu harus menyerahkan".
"Perasaan aku, tak ada hubungannya dengan kamu. Aku baik-baik saja. Melihat Sarah saja. Itu sudah jadi kebahagiaan buat aku".
"Aku suka gaya kamu Tan keren" Reno langsung bangkit dan memeluk Nattan.
"Aku masih normal Ren?" melepaskan pelukan Reno yang menekuk erat tubuh Nattan.
Habibie tersenyum,
"Ha, efek kelamaan jomlo nih, jadi kacau" ledek Habibie.
"Kalian sialan yah, Aku masih normal kali, yah walau masih jadi Presiden Jomlo" Reno membaringkan tubuhnya kembali sembari melipat kedua tangannya di belakang kepalanya.
"Bangga banget jadi Presiden Jomlo" Habibie dan Nattan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya....
__ADS_1
bersambung...
Like yah jangan lupa dan Mampir ke novel aku yang lain. "Ketika Cinta Menemukan Jalanya" dan "Irani Gadis Indigo"