Mencintaimu Jalan Menuju Surga

Mencintaimu Jalan Menuju Surga
Bab 65. No..! Veby


__ADS_3

"Aini, kenapa begitu susah menghapus semua tentang kamu.! " Ucap Frans ke dirinya sendiri yang merasa kecewa.


Saat berdekatan dengan Veby, debaran yang Frans rasakan begitu kuat, apalagi tubuhnya bereaksi saat menyentuh istrinya. tapi entah mengapa setiap kali Frans ingin menyentuhnya, bayangan Aini selalu menghampirinya dan lucunya Frans selalu menganggap Veby adalah Aini.


Ting, pesan masuk di ponselnya. Segera Frans membuka isi pesan tersebut dan membacanya.


"Bos, darurat! anak buah Jhon sedang mencari Monica. dan beberapa orang yang tidak di kenal berada di sekitaran Nona Aini. tapi sepertinya itu bukan anak buah Jhon bos. "


" Sudah ku duga, emang dasar sebuah keluarga yang licik. " Ucap Frans tersenyum jahat


Frans sudah tau bahwa Jhon akan menjadikanya kambing hitam atas kecelakan Aini beberapa tahun lalu, karena yang Monica gunakan untuk menabrak Aini adalah mobil Frans.


Frans memberi izin ke Monica menggunakan mobilnya dengan alasan untuk menjemput Aini saat lulusan sekolah. Tapi nyatanya malah untuk menabrak orang yang di cintainya.


"Kau mau menghancurkan aku demi melindungi anak tersayang mu, jangan harap " ucap Frans sendiri pada dirinya.


"Siapkan pasukan Naga Putih! aku tidak bisa melindunginya sendirian. dia dalam bahaya. " pesan terkirim.


Frans menarik baju yang ia kenakan. dan berjalan keluar. saat keluar Frans melihat Veby sudah tertidur pulas. Frans mencium kening Veby lalu bangun hendak melangkah pergi namum tanganya di pegang oleh Veby.


"Jangan pergi... " ngigau Veby memengang tangan Frans.


"Jangan pergi, aku mohon... " sekali lagi Veby menarik


Frans pun mendekatkan wajahnya dan mengelus kepala Veby. Frans membatalkan niatnya untuk meninggalkan Veby dan merebahkan tubuhnya di samping Veby lalu memeluknya dari samping.


"Akkhh... bisa gila gue, kalau kaya gini caranya." Rancau Frans yang merasakan tubuhnya bereaksi lagi saat memeluk istrinya.


Pluk...

__ADS_1


Tiba tiba Veby mengubah posisinya dan memeluk suaminya seperti gulingnya yang lama hilang kembali lagi.


Veby merasa nyaman memeluk guling kesayanganya, tapi tidak untuk Frans rasakan. Frans merasa tegang di seluruh tubuhnya, aliran darahnya tibah tiba berdesir saat tangan Veby mulai meraba raba dadang bidang Frans.


" Please stop, stop, NO Veby" ucap Frans dalam hati saat tangan Veby menjalar masuk kedalam baju tidur Frans.


Beda hal dengan Veby rasakan, di dalam mimpi Veby menemukan seekor gajah yang memiliki belalai nya super duper besar sedang terjebak dengan lilitan kain, sehingga Veby membantu membuka kain yang terlilit di belalai gajah hingga lepas dan mengelus elus belalainya dengan tangan nya dan memciumnya dengan penuh kasih sayang.


"No... No... Veby, No! dont tuch... akkhhh... " Rancau Frans dalam hati dengan ekspresinya saat tangan Veby berhasil masuk ke brangkasnya dan mengelus elus senapanya.


Veby terbangun, saat teriakan Frans sedikit berisik di telinganya.Veby mulai menyadarkan dari sisa ngantuknya dan membuka matanya. Melihat kepalanya berada di dada bidang Frans dan tangan kirinya sedang memegang benda keras m*lik Frans.


Veby langsung tersadar sepenuhnya, memperjelas penglihatanya apa yang dia sentuh dan bergantian melihat wajah Frans yang sudah tidak bisa di gambarkan lagi ekspresinya.


"Aaakkkkkhhh... " teriak Veby sekencang kencangnya tapi langsung di dekap oleh Frans dengan mulutnya.


Frans yang sudah berdesir sampai tingkat dewa, tidak dapat menahan gejolak yang sudah di buat oleh Veby. Frans tidak mau sampai mangsanya lepas begitu saja, dia menguci Veby dengan sisa kekuatannya yang hampir tak terbendung lagi.


"Frans jangan! gue minta maaf kalau udah bangunin gajah loe, gue gak sengaja."


Tapi Frans tidak mendengarnya, dia terus meluncurkan aksinya, tanpa memperdulikan ocehan Veby. Veby yang tak tahan dengan sentuhan Frans mulai terbuai, tubuhnya menginginkanya, tapi hatinya tidak.


Masih tersisa sedikit akal sehatnya Veby pun memohon kepada suaminya agar tidak menyentuh dengan membayakan wanita lain.


"Frans Stoop!" teriak Veby yang berhasil membuat Frans berhenti dari aksinya.


Frans menatap mata Veby yang sembab akibat ulahnya, Veby yang menatap Frans dengan wajah ekspresi yang sudah tak tertahankan


"Gue takut!" ucap Veby sambil menangis dengan terpaksa agar dia bisa menyadarkan Frans.

__ADS_1


"Sorry, jangan salahkan aku! " ucap Frans yang sudah tidak bisa menahan rasa gejolak di tubuhnya.


"Gue akan memberikan hak loe sekarang, tapi, gue Veby bukan Aini. gue mau setiap elu sentuh gue, elu harus inget gue, sebut nama gue. dan gue minta loe ngelakuinya dengan lembut, karena gue takut, takut Frans! " ucap Veby menangis.


"I Love u, "ucapan Frans membuat Veby terkejut.


"I Love you, Veby Olanda." ucap Frans dengan nafas yang memburu dan mencium kening Veby dengan lembut, perlahan ke mata, hidung lalu melahap bibir seksi Veby dengan mesra.


Frans terus berusaha mengingat wajah Veby setiap sentuhanya, saat ingatan wajah Aini datang, Frans membuka mata dan melihat wajah Veby yang berkeringat akibat ulahnya lalu menciumnya.


Setelah pertarungannya selesai dan Nafas masih terengah engah Frans membisikkan kata di telingah Veby.


"Terimaksih honey, i love you, i love you Veby." Frans langsung memeluk istrinya dan tidur bersama istrinya dalam selimut yang sama.


Bersambung...


...Jangan nangis...


...kalau lagi ngaca...


...salam manis...


...buat yang baca 😘...


...**********...


...Buah semangka...


...buah kedondong...

__ADS_1


...kalau suka...


...like dong 🤗...


__ADS_2