Mengejar Cinta Dokter Tampan

Mengejar Cinta Dokter Tampan
Eps 137


__ADS_3

Amel dan Keni berjalan bukan menuju ke kelas yang akan di gunakan untuk belajar mengajar, melainkan mereka berdua justru berjalan menuju ke arah lobi kampus tersebut yang sudah sangat ramai oleh seluruh mahasiswa/mahasiswi yang tengah membentuk lingkaran besar dimana di tengah-tengah lingkaran itu terdapat Adam dan Yola.


Amel dan Keni yang tak bisa melihat situasi di dalam lingkaran para manusia tadi, mereka berdua berdecak sebelum keduanya membelah lautan manusia tersebut, tak peduli umpatan para mahasiswa/mahasiswi berikan kepada mereka berdua. Karena yang paling penting sekarang, mereka bisa melihat situasi yang tengah mereka lihat itu.


Dan saat keduanya sudah berada di barisan paling depan, ia bisa melihat jika Yola berdiri di samping Adam. Walaupun dia menatap lurus kedepan, Amel dan Keni yakin tatapan Yola itu kosong, tak ada keberanian yang dulunya selalu terpancar di mata sahabatnya itu hanya ada ketakutan saja.


Sedangkan Adam yang berada di tengah-tengah mahasiswa/mahasiswi yang memang ia suruh untuk merapatkan diri mereka kepada dirinya dan Yola. Ia mengambil nafas dalam-dalam sebelum ia mulai angkat suara.


"Oke, saya rasa seluruh mahasiswa/mahasiswi dan beberapa dosen di kampus ini sudah berkumpul semua disini. Dimana saya akan mengatakan sekaligus klarifikasi atas permasalahan yang beberapa minggu yang lalu terjadi di kampus ini dan yang melibatkan Yola. Tapi sebelumnya saya perkenalkan diri saya terlebih dahulu, nama saya Adam. Kalau kalian melihat masalah yang melibatkan Yola, pasti kalian tidak akan asing dengan nama saya ini. Dan ya, saya Adam yang di maksud oleh perempuan yang datang tiba-tiba dan mengatakan sebuah kebohongan besar. Kebohongan itu tentang saya yang sudah menikah dengan dia dan memiliki seorang anak dari hubungan kita. Itu semua tidak benar. Saya tidak pernah menikah dengan dia. Saya memang pernah bertunangan bahkan hampir menikah dengan dia 7 tahun yang lalu tapi semuanya itu gagal karena ada alasan tertentu yang tidak bisa saya katakan disini. Dan dari batalnya pernikahan saya dengan perempuan yang bernama Kenza itu, kita sudah tidak berhubungan lagi, apalagi saya memiliki anak dengan dia, itu kebohongan besar. Bahkan saya tidak tau dia perginya kemana. Sampai 7 tahun kemudian tepatnya saat waktu permasalahan itu terjadi, tiba-tiba saja dia muncul begitu saja dan langsung menyebabkan huru-hara. Menghebohkan semua warga kampus ini." Adam tampak membuang nafasnya sesaat sebelum dirinya kembali angkat suara.


"Dimana huru-hara yang menuduh Yola adalah pelakor dan lain sebagainya yang benar-benar sangat tak mengenakkan jika didengar, itu semua tidak benar adanya. Saya kenal Yola belum ada satu tahun. Dimana saya sudah tidak berhubungan apapun dengan Kenza. Jadi apakah saya mengenal Yola setelah 7 tahun saya sudah memutuskan hubungan saya dengan perempuan trouble maker itu salah?" Tanya Adam yang ia tujukan untuk semua orang yang melingkari dirinya itu.


"Tidak!" jawab mereka dengan serempak.


"Dan apakah Yola pantas mendapatkan panggilan rendahan seperti pelakor dan panggilan lain yang merendahkan dia padahal dia tidak salah sedikitpun dan dia juga tidak melakukan apa yang Kenza tuduhkan itu?" tanya Adam lagi.

__ADS_1


"Tidak!" Lagi-lagi dengan serempak mereka menjawab.


"Jika tidak, mulai saat ini juga jangan ada yang mencemooh Yola seperti saat pertama kali dia mendapat fitnah itu. Jika sampai ada yang masih berani melakukannya, maka bukan hanya Yola saja yang harus kalian hadapi melainkan saya juga! Dan jika kalian masih ragu akan ucapan saya tadi yang tidak pernah menikah dengan Kenza, kalian boleh tanya dengan adik saya yang bernama Erland, atau kalian juga bisa memeriksanya sendiri di kantor urusan agama," ujar Adam yang membuat semua orang disana terdiam.


"Dan sepertinya apa yang saya ucapkan ini sudah sangat jelas untuk mengklarifikasi tuduhan palsu yang di berikan oleh Kenza kepada Yola. Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mau mendengarkan klarifikasi dari saya. Dan katakan ke semua orang yang sempat mengetahui gosip tidak benar beberapa minggu yang lalu. Jelaskan seperti yang saya jelaskan tadi kepada orang yang belum mendengar klarifikasi saya ini. Karena saya tidak mau jika calon istri saya menjadi ladang fitnah dari kalian semua," sambung Adam.


Dan saat semua orang disana menganggukkan kepalanya yang sepertinya anggukan kepala itu berarti setuju dan percaya dengan ucapan dari Adam itu, Adam justru kini menolehkan kepalanya kearah Yola dengan senyumannya.


"Semuanya sudah selesai sayang. Kamu bisa belajar di kampus ini seperti biasanya lagi tanpa takut di cemooh oleh orang lain," ujar Adam yang membuat Yola yang kini juga tengah menatapnya pun tersenyum.


Sedangkan Adam, ia terkekeh melihat tingkah kekasihnya itu dengan tangan yang kini bergerak untuk mengelus kepala Yola.


Dimana aksi dari Adam itu membuat semua mahasiswi yang melihatnya memekik tertahan.


Dan tak sedikit dari mereka mulai berbisik-bisik tentang ketampanan Adam dan sikap Adam kepada kekasihnya itu.

__ADS_1


"Ya ampun sudah tampan, pekerja keras, uangnya banyak, penyayang pula. Sungguh beruntung sekali Yola bisa mendapatkan dia," ucap salah satu mahasiswi yang berdiri tak jauh dari Adam maupun Yola hingga ucapannya tadi masih bisa didengar oleh sepasang calon suami-istri itu.


"Bukan Yola yang beruntung mendapatkan saya tapi saya yang beruntung mendapatkan Yola. Perempuan yang memberikan saya banyak pelajaran hidup," balas Adam yang ia tujukan kepada mahasiswi yang mengucapakan jika Yola beruntung mendapatkannya itu.


Dan ucapan dari Adam itu lagi-lagi membuat para mahasiswi tampak terbawa perasaan. Sedangkan Yola, ia tersenyum dengan mata yang sedari tadi menatap kearah Adam. Sebelum dirinya berkata, "Btw sayang. Sepertinya fans kamu akan semakin banyak."


Adam yang tadinya mengira jika Yola ingin mengatakan perkataan yang romantis kepadanya pun ia kini memutar bola matanya malas saat tebakannya itu salah besar.


"Ck, aku bukan artis jadi aku tidak punya fans," ujar Adam.


"Iya, kamu memang bukan artis. Tapi sebentar lagi akan ada sebuah grup yang nantinya akan membahas tentang kamu 24 jam nonstop dan biasanya grupnya dinamakan Adam lovers," ucap Yola yang sedikit mengejek banyak cemburunya itu.


Dan ucapan dari Yola itu hanya di respon dengan helaan nafas oleh Adam.


"Aku tidak mau kita bertengkar hanya karena hal kecil yang membuatmu cemburu ini. Dan daripada kita membahas hal yang tak penting ini, lebih baik kamu lihat kebelakang. Ada siapa disana," ujar Adam yang membuat Yola mengerutkan keningnya namun tak urung ia melakukan apa yang di katakan oleh Adam tadi.

__ADS_1


__ADS_2