Mengejar Cinta Dokter Tampan

Mengejar Cinta Dokter Tampan
Extra Part 10


__ADS_3

Setelah perayaan wisuda di kampusnya, Yola dengan sang suami dan anak perempuannya kini telah menuju kembali ke rumah pribadi mereka. Dimana di sela perjalanan mereka selalu di temani dengan kecerewetan Alesya. Hingga tak terasa mobil Adam kini telah berhenti didalam area rumahnya.


Dan dengan bergandengan tangan ketiga orang itu berjalan menuju ke pintu utama rumah tersebut.


Saat Yola membuka pintu rumah itu dirinya di kejutkan dengan adanya suara letusan confetti dan suara sorakan beberapa orang yang menyambut kedatangannya.


"Congratulation Bubunya Alesya!" teriak semua orang disana yang ternyata merupakan keluarganya juga keluarga besar dari suaminya.


Yola yang mendapat kejutan tak terduga itu apalagi saat melihat buket uang ratusan ribu yang tersusun indah dan sangat besar membuat dirinya menjadi terharu sekaligus senang bukan main.


"Congratulation sayangnya Mama," ucap Mama Erika yang sudah berada di hadapan anak keduanya itu lalu memberikan pelukan hangat kepada Yola.


"Terimakasih Ma," balas Yola sebelum pelukan mereka berdua lepas.


"Congratulation mantunya, Mommy. Akhirnya gak pusing mikir skripsi lagi ya nak," ucap Mommy Della dengan sedikit mengejek menantunya itu.


Yola yang tau jika sang mertua tengah mengejek dirinya pun ia mencebikkan bibirnya.


"Mommy mah buka aib Yola," ucap Yola yang membuat Mommy Della terkekeh sebelum ia memberikan pelukan kepada menantunya tersebut.

__ADS_1


"Mommy hanya membuka aib kecilmu saja Yola." Yola menghela nafas panjang, mau itu aib kecil ataupun aib besar sama saja menurutnya.


Dan setelah mengucapkan hal tersebut Mommy Della melepaskan pelukannya, dan setelahnya giliran yang lainnya memberikan selamat kepada Yola secara bergantian. Hingga tiba giliran Edrea dan keluarganya, mereka berempat secara bersamaan membawa buket uang tadi menghampiri Yola.


"Selamat terbebas dari dunia perkuliahan Kakak ipar. Dan sebagai hadiahnya kita semua memberikan ini untuk Kakak ipar. Semoga Kakak ipar senang dengan hadiah yang kita berikan. Nilainya sih tidak seberapa tapi bisa kok kalau di buat jajanin Alesya permen Yupi," ucap Edrea dengan menyerahkan buket uang tadi yang langsung di terima dengan senang hati oleh Edrea.


"Kamu salah kalau tanya Kakak ipar senang atau tidak dengan hadiah yang kita berikan ini. Tanpa kamu tanya pun, dia tentunya sangat senang lah. Hadiahnya uang sih, ya mana ada orang tidak suka di kasih hadiah macam itu," timpal Erland.


"Hmmm benar juga sih," ucap Edrea membenarkan ucapan dari saudara kembarnya itu.


"Apa yang dikatakan Uncle Erland tadi benar kalau aku sangat suka dengan hadiah ini. Terimakasih banyak atas semuanya," ucap Yola dengan senyum lebarnya. Dimana ucapan terimakasihnya itu dibalas dengan anggukan serta senyuman pula oleh semua orang disana.


"Tentu dong, Yola harus mencapai IPK bagus kalau tidak bagus berarti bukan Yola namanya," sombong Yola yang membuat semua orang disana memutar bola matanya malas tak terkecuali dengan Adam. Kumat sudah sifat sombongnya, batin semua orang.


"Kalau begitu kita boleh tau dong hadiah apa yang di berikan bang Adam buat Kakak ipar?" kepo Edrea yang membuat Yola kini menolehkan kepalanya kearah sang suami sebelum ia menatap kembali kearah depan.


"Tadi sih dia cuma kasih aku buket bunga saja. Tapi itu lebih dari cukup kok untukku," ujar Yola dengan senyumannya.


"Yakin nih cukup? Gak mau minta yang lain?" tanya Adam yang dibalas dengan gelengan kepala oleh Yola.

__ADS_1


"Masa cuma buket bunga saja sih. Minta yang lain dong Kakak ipar. Kalau kayak gini kan bang Adam kalah telak sama kita-kita," timpal Vivian.


"Iya Bubu. Jadi mintalah apa yang kamu inginkan akan aku kabulkan karena jika kamu hanya cukup dengan buket bunga tadi aku nanti akan menjadi bulan-bulanan mereka semua. Jadi ayo kamu minta apa, akan aku turuti," ucap Adam memaksa agar Yola meminta sesuatu yang lebih darinya karena sebentarnya ia ingin sekali memberikan sebuah kado untuk sang istri tapi ia tak tau ingin memberikan apa jadinya ia sengaja hanya memberikan buket bunga saja tadi dan ia tau jika keluarganya akan mendesak Yola untuk meminta hadiah lain darinya dan itu akan di manfaatkan Adam untuk memberikan kado sesuai dengan keinginan Yola.


"Ayo Bubu katakan," desak Adam yang sudah tak sabaran.


"Kamu yakin bisa memenuhi permintaanku ini?" tanya Yola dengan menatap kearah Adam yang berdiri disampingnya.


"Tentu saja."


"Baiklah kalau begitu aku mau minta hadiah darimu yaitu baby nomor 2," jawab Yola yang membuat semua orang tampak terkejut karena permintaan dari Yola tersebut namun beberapa saat setelahnya terdengar kembali suara sorakan dari semua orang disana. Sedangkan Adam, ia tersenyum penuh arti. Lagian laki-laki mana yang bisa menolak permintaan semacam itu.


"Sesuai dengan apa yang aku katakan sebelumnya jika aku akan mengabulkan permintaanmu ini," ujar Adam dan tanpa memberikan aba-aba terlebih dahulu, ia merebut buket uang tadi dan memberikan ke tangan Edrea kembali lalu setelahnya ia membawa tubuh Yola kedalam gendongan.


"Rea titip uang itu dan Mommy titip Alesya. Baby nomor 2 akan segara datang!" teriak Adam yang sudah melangkahkan kakinya menjauh dari kumpulan keluarganya dan keluarga Yola tersebut. Dimana teriakannya itu membuat Yola langsung menyembunyikan wajahnya di leher sang suami. Sedangkan semua orang disana hanya bisa menggelengkan kepalanya. Namun tak urung senyum bahagia terlihat jelas di wajah mereka semua yang ada di rumah Adam dan Yola. Dimana mereka yang menjadi saksi kisah cinta dua insan yang memiliki jarak 10 tahun itu. Kisah cinta yang awalnya mendapat penolak dari sang laki-laki namun karena perjuangan dari sang perempuan yang tak kenal lelah untuk mendapatkan cinta dari laki-laki yang ia incar itu, akhirnya buah dari kesabarannya berbuah manis dan penuh dengan kebahagiaan yang menyelimuti dua insan yang sekarang saling mencintai tanpa ingin meninggalkan satu sama lain.


...~Extra Part End~...


Terimakasih untuk semuanya yang sudah mendukung cerita ini sampai selesai. Maaf jika cerita ini banyak kesalahan entah itu sering ketuker namanya atau typo dan maaf juga jika masih banyak kekurangan dalam cerita ini. Pokoknya terimakasih banyak ke semua reader yang telah mendukung cerita ini. Pengen peluk kalian satu-satu karena benar-benar sudah membangkitkan semangatku dalam berjuang untuk memberikan cerita guna menemani kalian dalam waktu luang. Sayang kalian banyak-banyak. Love you ❤️

__ADS_1


Oh ya jangan lupa baca cerita THE DARK LOVE ya, aku tunggu disana. Dan untuk cerita bang Er. Kalau udah lulus review akan aku kasih pengumuman disini. Sekali lagi terimakasih dan bye bye👋


__ADS_2