
JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK YA... LIKE DAN GIFT YANG BANYAK...
SUPAYA DITENGAH KERJAAN YANG BANYAK THOR SEMANGAT UPDATE, THANK YOU🙏🏻
***
Saat ini Alana sudah ada di basement gedung perkantoran Saka yang sering dia kunjungi bersama Saka beberapa waktu kemarin sebelum kejadian Saka mendiamkan dirinya selama 1 minggu ini. Ia juga heran apa yang menjadi alasaan Saka melakukan hal itu, bukannya ia juga sudah pernah bilang kalau sebaiknya apapun yang ingin dilakukan Saka entah itu keinginannya untuk berpisah dengannya akan lebih baik kalau Saka mendiskusikan nya baik baik, sekalipun Alana tidak akan menolerir Saka yang mendua, dan lebih baik berpisah. Karena Alana merasa gak akan mungkin sanggup berbagi cinta semacam dulu lagi. Toh ia sudah mengerjakan bagiannya yaitu memberikan keturunan pada keluarga Perdana untuk membalas kebaikan mereka dimasa lalu kepada keluarganya.
Alana memutuskan berangkat dari rumah dengan menyetir mobilnya sendiri, tanpa menggunakan supir seperti biasanya. Ia berhenti di lagi menyusun hatinya, untuk melihat kejadian yang terberat sekalipun. Ia berharap untuk menyelesaikan hubungannya bersama Saka secara baik baik, sekalipun ia juga ga yakin kalau ia ga bakal menangis kalau ternyata Saka benar seperti dugaannya,
"Ya Allah kuatkan hatiku, terhadap apa yang akan aku lihat dan akan aku alami. Jangan buat aku sedih berlarut larut ya allah, Kasihan anak anak ku ya Allahhhh.." doa Alana yang ia panjatkan dengan suara keras di dalam mobilnya, jujur Alana berperang batin saat ini, ia antara mau dan tidak untuk turun dan menghadapi kenyataan. Hatinya berdenyut sakit saat Saka tidak mau menatapnya dan menganggap dirinya orang asing.
Posisi parkir mobil Alana di pojok sendiri sehingga ia bisa dengan leluasa melihat mobil mobil yang masuk ke areal basement. Tanpa sengaja netra Alana menangkap mobil Saka yang masuk ke areal parkiran basement. Tapi ia tidak melihat kalau Saka menyupir mobilnya sendiri, melainkan Lio yang menyupiri mobil milik Saka itu. Mobil Saka emang sangat banyak dan salah satu yang menjadi kesayangan Saka dan selalu ia pakai untuk berpergian sendiri atau berdua dengan ALana adalah mobil sport Koenigsegg CCXR Trevita warna merah, tapi yang menjadi bahan keheranan Alana adalah karena Lio yang melangkah turun bersama seorang wanita cantik berpakaian anggun. Alana yang tadinya mau turun untuk bertanya dengan Lio jadi mengurungkan diri untuk meminta tolong sama Lio, ia menganggap pasti Lio akan menutupi kesalahan Saka dan membelanya, Alana juga tahu kalau Lio bahkan sanggup merelakan nyawanya untuk membantu Saka karena lagi lagi untuk membalas budi kepada bos mudanya itu. Karena Lio juga salah satu orang yang menerima budi dari ibu dan ayah Saka juga.
"Apa itu tadi adalah calon tunangan Lio? Yang seharusnya jadi umpan untuk menjebak Saka?" gunam Alana dengan suara lirih, padahal di mobil itu dirinya hanya sendirian, tapi Alana tetap berkata kata lirih.
Alana melihat Lio berjalan bersama wanita cantik itu dengan langkah canggung. Lio berjalan di depan dan wanita itu berjalan di belakang menaiki lift petinggi yang langsung naik ke lantai dimana hanya para pejabat tinggi perusahaan berkantor, termasuk Saka.
Alana mendesah resah, ia di dalam dilema bakal naik atau tidak. Atau jangan jangan wanita tadi sudah melakukan hubungan dengan Saka? Sejuta pikiran negatifnya timbul karena ia pernah menjadi seorang wanita yang di duakan.
__ADS_1
Alana akhirnya memutuskan untuk menemui Saka apapun yang akan terjadi nantinya. Ia berharap, hatinya akan kuat dan bisa melangkah dengan penuh kemantapan.
Alana keluar dari mobilnya dan merapikan penampilannya, Alana dalam satu minggu ini hanya bisa menangis dalam diam, ia tidak berani menunjukan itu kepada anak anaknya, kalau anak anaknya bertanya ia akan menjawab kalau daddynya sedang ke luar negeri mengatur pekerjaannya.
Bahkan Sha anaknya yang bontot, kesayangan Saka, beberapa hari ini terserang demam karena mungkin rindu dengan daddynya yang tidak kunjung datang. Dan Alana pun terlampau takut untuk menghubungi Saka terlebih dahulu karena takut kecewa, kalau kalau Saka akan menolaknya.
Alana memakai kaca mata hitam untuk menutupi wajahnya yang sembab karena kurang tidur, sekalipun ia tidak menangisi Saka terus menerus, karena takut ketahuan oleh anak anaknya terutama Genta yang sangat kritis bertanya pada mommynya, dengan kondisi tidak pulangnya Saka.
"Siang bu! " sapa satpam yang berjaga di luar lift melihat Alana berjalan menuju lift khusus petinggi kantoran Saka, lift yang sama yang dipakai Lio bersama wanita tadi. Alana hanya mengangguk tanpa melepas kaca matanya. Alana langsung masuk ke dalam lift dan memencet lantai dimana kantor Saka berada. Tubuh Alana sedikit gemetar. Tapi ia menguatkan hati untuk berjalan ke arah kantor Saka.
Ting
Alana langsung merangkai potongan potongan puzzle yang ada, berarti wanita cantik itu adalah kekasih baru Saka yang membuatnya pergi dari rumah selama seminggu. Dan mungkin inilah yang dimaksud oleh pesan singkat yang ia terima di ponselnya tadi. Mungkin Saka itu sedang menggauli wanita cantik itu di dalam kamar pribadinya, bukankah Alana juga sering melakukan make out bahkan make love di dalam kamar pribadi Saka yang ada di dalam kantornya itu. Mungkin wanita cantik itu yang mengirimkan pesan singkat itu supaya Alana bisa melihat kelakuan Saka dan menceraikannya. Alana kali ini hanya pasrah. Tapi baginya berselingkuh adalah haram hukumnya baginya, ia tidak dapat mentolerir tidakan Saka yang menduakannya lagi.
Alana mengendap endap, kayaknya Lio sedang sibuk sehingga ia tidak memperhatikan Alana yang masuk ke kantor Saka tanpa mengetuk. Alana hanya ingin menangkap basah Saka bersama siapa di dalam kantornya itu.
Cekrek!
Alana masuk ke dalam ruangan kantor Saka yang terlihat lengang, tidak ada percakapan yang ia tangkap disana. Ia masuk ke dalam dan melihat kursi kebesaran Saka kosong. Fix! Tidak ada orang didalam kantor Saka, tapi pesannya adalah masuk ke ruangan pribadi tuan Narendra.
__ADS_1
Alana berjalan menuju pintu ruangan pribadi Saka. Ia sering berada disana bersama Saka. Ia coba menempelkan telinga ke daun pintunya. Tapi ia tidak menangkap suara apa apa. Kemudian ia ingat kalau ruangan itu kedap suara, Alana kembali mendesah kecewa. Ia harus masuk kalau ia ingin melihat atau mendengar sesuatu, tapi tak mungkin Saka seceroboh itu dengan tidak mengunci ruangan itu saat Saka ber wik wik ria.
Tapi Alana tidak putus asa, ia mencoba membuka pintu itu dan walhasil... pintu terbuka. Alana bersorak dalam hati, ternyata semudah ini? Alana mengendap endap berusaha menajamkan telinga, tapi ia tidak mendengar suara ******* maupun erangan wanita maupun pria.
Alana melebarkan pintu, agar ia bisa masuk. Hanya ruangan yang gelap yang menyambutnya. Aneh! Mungkin Saka sedang berdua di kamar mandi. Alana melangkahkan kakinya untuk bisa masuk ke dalam, tapi tiba tiba ada tangan yang membekap mulutnya dan memeluk tubuhnya.
Alana menjerit kaget, ia tak menyangka kalau usahanya menangkap basah jadi sia sia. Bekapan di mulutnya terlepas, tapi tubuhnya masih ada di dalam pelukan orang yang mengagetkan Alana. Alana tahu siapa yang membekapnya dari aroma maskulin parfum yang dikenakannya.
" Kamuuu!!"
.
.
.
TBC
Siapa ya?? wk wk wk VOTEEE yang banyakkkkk
__ADS_1