
Jangan lupa vote dan like dulu ahhhh!!! Trus kasih gift, baru kemudian baca!!
Sudahlah kita dengerin aja si Saka mau jelasin apa ya, cuzzz Happy reading!!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Kamu!!" Teriak Alana saat Alana tau siapa yang memeluk dan membekapnya, dan benar sekali ia adalah orang yang sama yang Alana rindukan selama seminggu ini.
"Surprise!!! I miss u so badd, sweethearttt, Happy Birthday my Love. I love you to the moon and back. " kata laki laki yang memeluknya itu dengan mesra di telinga Alana. Ia bukan hanya sekedar berkata kata ia bahkan mengecupi telinga Alana.
"Bby, kamu sungguh keterlaluan." kata Alana sambil menangis sedih. Ia terkecoh selama 1 minggu ini, hatinya bak diaduk aduk, ternyata gara gara Saka ingin memberinya kejutan ulang tahun. Jangankan ingat akan ulang tahunnya bahkan untuk makan saja Alana sampai sering lupa dan melewatkannya gara gara ia terlalu banyak pikiran dalam seminggu ini.
"Im so sorry honey, maaf maaafff, jangan nangis dong!!" kata Saka kelimpungan gara gara kejutannya membuat Alana malah menangis, padahal selama 1 minggu ini dari update yang ia dapatkan dari Lio, bahkan Alana tidak pernah menangisi kepergiannya, yang membuatnya jadi penasaran, apakah Alana jangan jangan sudah gak sayang sama dirinya, eh setelah ditemui malah sekarang kok nangis dihadapannya.
"Kamu bener bener jahat, kamu buat aku berpikir kamu sudah selingkuh!!! Kamu jahat jahattttttt!!" kata Alana sambil memukuli dada bidang Saka yang kali ini hanya memakai kaos dan boxer saja, bahkan terlihat Saka juga tidak terawat, mungkin selama seminggu ini Saka tidur di ruangan ini.
"Ssshhh sayang, mana mungkin aku bisa selingkuh, lha kamu aja sudah mengutuk aku dan bikin Junio gak mau berpaling sama yang lain. Aku tu loh ketemu wanita secantik apapun, se sexy apapun, si Junio ga akan bisa mengeras kayak tiang bendera. Tapi lihat kamu manyun begini aja, sudah buat Junio meronta minta dilepasin, nih kalau gak percaya!" kata Saka dengan tidak tahu malunya meraih tangan Alana dan menaruhnya di posisi Junio yang sedang menantang ingin dilepaskan.
__ADS_1
"Hubby!!! Kamu nyebelin, mesummm!!!" seru Alana malu malu dan kemudian sontak menarik tangannya yang sudah di ajak Saka untuk meraba keberadaan si Junio yang sudah membesar.
"Aku kira bahkan kejutan ini bakal gak seru karena kamu kayaknya gak cinta sama aku, bahkan aku seminggu disini aja gak kamu cariin, jangankan nyariin nelepon atau WA juga kagak." kata Saka sambil marah ga jelas, ya salahnya sendiri bikin kejutan yang ga banget macam begini.
"Kamu kan tahu, di awal pernikahan kita kamu juga tahu kalau aku trauma dengan ditinggalin tanpa pesan macam begini. Aku juga dah pernah bilang kalau kamu emang gak suka sama aku, kamu mestinya ngomong, bukannya main ninggalin kayak kemarin. Aku gak suka maksa, kalau kamu gak cinta lagi sama aku ya sudah." jelas Alana dengan nada sendu. Saka menjadi merasa bersalah, ia ingat janjinya sama Alana kalau ia gak akan meninggalkan Alana tanpa pesan seperti yang dilakukan oleh suaminya yang pertama itu. Tapi ini kan tujuannya untuk memberi kejutan, jadi bukan betulan ingin ninggalin Alana.
"Enak aja gak cinta. Aku cinta sama kamu setengah mati, kamu tahu gak kalau pengorbanan aku untuk pisah dengan kamu selama 1 minggu buat aku gak bisa tidur 1 minggu, aku selalu khawatir sama kamu. Aku juga nahan buat ga lihat anak anak, supaya kejutan aku berhasil, kayaknya aku malah yang kena karma, aku ga bisa makan ga bisa kerja, yang aku pikirin cuman kamu saja!!" jelas Saka dengan lirih.
" Salahnya sendiri, bikin kejutan yang nyebelin. Kamu tahu gak aku sebel, kamu bikin Sha demam gara gara ia kangen sama dadddynya, belum lagi Alend dan Genta yang tiap hari nanyain kamu. Jadi Narendra Sakabumi Perdana seorang CEO yang kekayaannya banyak itu cuman ngasih kejutan ulang tahun begini saja buat istrinya?" tanya Alana dengan manyun, ia memutar bola matanya karena sebel dengan kejutan Saka yang buat dirinya selama 1 minggu ini tersiksa, syukurlah ternyata itu hanya boongan saja, bukan kenyataan yang sesungguhnya.
"Lalu?" tanya Alana dengan menaikkan sebelah alisnya ingin tahu apa lagi kejutan Saka.
"Lalu kado ini dulu yang pertama tama harus dibuka.." kata Saka sambil kembali memeluk tubuh ramping Alana dan mencium bibirnya dengan lembut banget, seakan bibir Alana itu benda yang mudah pecah, Saka kemudian menggendong tubuh Alana ke ranjang king size yang ada di kamar itu, Tubuh Alana tampak lebih kurus karena selama 1 minggu ini dia bener bener ga nafsu makan, akibat di kerjain Saka, membuat Saka menjadi menyesal sudah membuat kejutan yang semacam ini.
"Bby, arggh!" Alana mendesah saat ciuman Saka sudah turun ke lehernya membuat Alana menjadi panas dingin, Saka selalu berhasil membuat Alana tidak mampu menahan gairah yang timbul akibat hisapan hisapan kecil di lehernya yang jenjang.
Tangan Saka tidak hanya diam, ia berusaha menaklukan Alana dengan belaiannya yang lembut di dada Alana membuat tubuh Alana melentik kebelakang. Deburan ombak gairah Saka bukannya menyurut ketika Saka berhasil membuat Alana polos seperti bayi yang baru lahir. Begitupula dengan Alana yang sudah merindukan belaian Saka yang seminggu tidak ia rasakan.
__ADS_1
Saat keduanya menyatukan hasrat dan tubuh mereka yang polos, Alana menjeritkan nama Saka, membuat suaminya itu semakin gila mengungkung tubuh istrinya yang sudah terperangkap dalam api gairah yang semakin membesar, sehingga keduanya merasakan panas yang menjalar di sekujur tubuh mereka sampai kemudian meledak bersama sama di tepian.
"Sayang, Aku mencintaimu!"
Alana tidak menjawab karena sudah terlalu lelah untuk sekedar menjawab apalagi untuk bergerak Alana sudah sangat malas. Tidak tidur dengan baik selama seminggu membuat tubuh Alana lemas ketika harus melakukan olah raga ekstrim bersama Saka, sekalipun iapun sangat mendamba hal yang sama dengan Saka. Sehingga Alana kemudian jatuh tidur setelah melakukannya bersama Saka.
Saka memandangi wajah istrinya yang cantik yang terlelap dalam pelukannya, tubuh istrinya yang masih tanpa sehelai benang membuat Junio yang belum terlepas dari penyatuannya kembali bangkit di dalam tubuh Alana, membuat Alana mendesah di luar sadarnya. Saka hanya bisa mendecak kesal, ia tidak ingin lagi bikin kejutan yang membuatnya jauh dari Alana, bayangkan gara gara kejutan sialan itu ia harus rela puasa 1 minggu, yang hasilnya apa?? Ia dan Alana sama sama menderita. Ini semua gara gara saran orang orang yang dekatnya itu. Kayaknya karena sirik makanya mereka ngasih saran yang kolokan begini, hufffttt!!
.
.
.
TBC
wk wk wk ternyata ada yang memprovokkasi Saka, ngomporin Saka buat bikin kejutan untuk ultah Alana... hmmm siapa yang kira kira yang melakukannya??? jeng jeng jenggg..
__ADS_1