
JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK YA... LIKE DAN GIFT YANG BANYAK...
SUPAYA DITENGAH KERJAAN YANG BANYAK THOR SEMANGAT UPDATE, THANK YOU🙏🏻
***
"Sayang, Aku mencintaimu!"
Alana tidak menjawab karena sudah terlalu lelah untuk sekedar menjawab apalagi untuk bergerak Alana sudah sangat malas. Tidak tidur dengan baik selama seminggu membuat tubuh Alana lemas ketika harus melakukan olah raga ekstrim bersama Saka, sekalipun iapun sangat mendamba hal yang sama dengan Saka. Sehingga Alana kemudian jatuh tidur setelah melakukannya bersama Saka.
Saka memandangi wajah istrinya yang cantik yang terlelap dalam pelukannya, tubuh istrinya yang masih tanpa sehelai benang membuat Junio yang belum terlepas dari penyatuannya kembali bangkit di dalam tubuh Alana, membuat Alana mendesah di luar sadarnya. Saka hanya bisa mendecak kesal, ia tidak ingin lagi bikin kejutan yang membuatnya jauh dari Alana, bayangkan gara gara kejutan sialan itu ia harus rela puasa 1 minggu, yang hasilnya apa?? Ia dan Alana sama sama menderita. Ini semua gara gara saran orang orang yang dekatnya itu. Kayaknya karena sirik makanya mereka ngasih saran yang kolokan begini, hufffttt!!
Saka mengembangkan senyumnya melihat tubuh istrinya yang bergelung nikmat dalam pelukannya hanya berbalutkan selimut tipis yang membungkus tubuh polosnya. Seharusnya menurut skenario yang dibuat Rangga, Lio dan Indra, setelah berhasil membuat Alana datang ke kantor dan memergoki kepura puraan Saka, Saka harus mengajak Alana ke resto di hotel berbintang lima yang sudah Saka sewa untuk merayakan ulang tahun Alana bersama dengan teman dan orang tuanya, tapi melihat tubuh Alana dan mencium aroma tubuh Alana yang sudah ia rindukan selama seminggu ini membuat Saka tidak tahan dan mencoba meluapkannya terlebih dahulu sebelum mengajaknya ke resto yang disepakati.
Saka tahu, pasti rekan rekannya yang sudah menanti disana akan marah marah dan kesal karena harus menanti Saka meluapkan kerinduannya kepada Alana terlebih dahulu, Alana pun tidak menolak karena dirinya juga merindukan Saka dalam tubuhnya, akibatnya Alana jadi kelelahan dan tidur akibat olah raga ekstrim yang dilakukan oleh Saka karena sekali Junio dilepaskan, ia pantang berhenti sebelum meraih kenikmatan, apalagi dengan memandangi tubuh Alana yang masih polos, membuat Junio kembali berontak daningin kembali mencicipi tubuh Alana yang menjadi candunya itu.
"Sayang, bangun yuk." kata Saka dengan suara lirih, karena ia tidak ingin mengagetkan Alana, karena ia sebenarnya juga kasihan melihat Alana yang kelelahan setelah bertempur dan meledak berkali kali sebelum Saka meledakkan gairahnya.
"Hmmh" tapi Alana hanya melenguh dan membalikan tubuhnya yang masih polos menjauhi Saka yang dianggap mengganggu tidurnya yang nyaman tapi tanpa Alana sadari posisinya menjauh itu membuatnya menarik selimut yang menutupi tubuhnya yang masih telanjang, sehingga bahu dan punggung Alana terekspose karena selimutnya yang melorot ke pinggang. Pemandangan panas itu menggoda Saka untuk kembali melepaskan Junio alih alih membawa Alana ke ruang pesta, tapi Saka menyingkirkan keinginannya yang besar untuk menarik Alana kembali ke ranjangnya untuk memuaskan nafsunya, karena berhubungan dengan Alana sekali saja seperti ini belum bisa memuaskan perasaan dahaganya yang harus berpuasa selama seminggu demi kelancaran kejutan ini.
"Anak anak sudah menanti kita di resto." kata Saka sambil mengelus punggung Alana yang membelakanginya, karena ia tahu kalau Alana pasti sensitif mendengar kata anak anak pasti Alana akan bangun walau sebenernya tidak ingin katena Alana terlalu lelah.
__ADS_1
" Anak anak? " tanya Alana dengan suara serak khas bangun tidur.
" Yes, aku mau merayakan ultah kamu di resto hotel berbintang 5, dan anak anak, ayah, ibu, mama semuanya dah nungguin kita disana." kata Saka menjelaskan sambil mengecupi punggung Alana yang polos dan merabai dada Alana yang menantang.
" Argghh, Bby! Stopp!" kata Alana sambil menepis tangan Saka yang membelai dadanya menghantarkan perasaan terbakar pada Alana.
" Ehmm, tubuh kamu membuatku ga pernah puas kalau hanya menikmati quickie s*x macam tadi." jelas Saka dengan nada sendu.
" Salah kamu sendiri. Gak ada yang nyuruh kamu menipu aku, memberi kejutan yang ga banget. Aku ga mau ya kalau kamu sampai kasih kejutan macam itu lagi. Kupastikan kamu akan kutinggalkan." kata Alana geregetan dengan kejutan Saka yang membuatnya ga bisa tidur selama seminggu. Bahkan ia lupa dengan ultahnya.
" Kejutannya bukan hanya itu kok sayang. Kamu pasti nanti akan lebih kaget. Tapi sebenernya bukan kamu saja yang tersiksa. Aku juga maha tersiksa. Tapi tenang. Habis ini kamu akan mendapat kejutan yang membuat kamu merasakan terbang di awan awan dan membuat kamu melupakan kejadian seminggu yang laku, karena kamu akan kubuat gak bisa jalan karena menikmati hadiah dariku."kata Saka sambil tersenyum smirk. Senyum yang Alana curigai sebagai kejutan yang nantinya berakhir menjadi Alana sebagai pihak yang dirugikan. Alana hanya bisa mendesah perlahan. Ia tahu suaminya punya beratus cara untuk mewujudkan fantasi nya bersama Alana.
" Terserahlah.. aku mau ganti baju dulu." kata Alana sambil memunguti bajunya yang sudah berserakan di lantai karena Saka bersemangat untuk membuang dan membuat tubuh Alana polos seperti bayi.
" Hah, pakaian apa ini? " tanya Alana sambil menunjukan pakaian berwarna hitam yang ga layak dinamakan sebuah pakaian.
" Bukan yang itu sayang, itu hanya dipakai saat bersamaku saja, pakaian yang dibawahnya itu yang akan kamu pakai saat ke resto untuk merayakan hari ultah kamu." kata Saka sambil menumpu kepalanya dengan lengannya dan bersandar dengan santai di kepala ranjang sambil memandangi Alana yang dengan tergesa memakai dress yang diberikan Saka. Alana merasa heran karena Saka hanya memandangi dirinya yang sedang berganti pakaian sedangkan Saka sendiri masih diam di ranjang tidak ikut berganti pakaian.
" Bby? Kamu ga ganti pakaian? Kenapa sih? Kamu mandangi aku sampe segitunya, bikin aku khawatir. Kamu gak lagi mau ngasih kejutan yang bikin jantungku copot kan?" tanya Alana dengan wajah was was. Karena Saka tampak aneh dengan gayanya yang cool saat ini.
" Gak! Aku gak akan bikin kejutan yang bikin kamu sedih lagi sayang, lihat tubuhmu tampak kurus, hanya dalam seminggu. Ahhh aku lagi berpikir betapa aku merindukan kamu dalam semingguu ini. Kemarilah sayang!" perintah Saka sambil melambaikan tangannya untuk memeluk Alana lagi.
__ADS_1
" Hubbyyyy!! Ayolah cepat, aku sudah merindukan anak anak." kata Alana dengn nada manja.
" Masa kamu ga merindukanku? Padahal aku merindukan kamu setengah mati." kata Saka sambil merengkuh Alana yang menuruti keinginan Saka untuk mendekat.
" Rindu .. makanya lain kali jangan bikin kejutan yang begini dong. Aku ga bisa makan seminggu loh, Bby!" rajuk Alana sambil memanyunkan bibirnya.
" Salahkan kakak angkat sialan kamu dan kroni kroninya yang membuat aku melakukan ini." kata Saka sambil mencium bibir Alana yang manyun dengan gemas.
" Jadi ini rencana kak Indra?" tanya Alana sambil membelalakan mata indahnya.
" Rangga dan Lio jangan lupa!" lapor Saka dengan nada ketus.
" Mereka juga? Kamu kenapa bisa sebodoh ini? Mereka kan emang suka iseng. Kenapa diturutin sihhhh!" Alana kembali mencebik, Saka itu pandai dalam segala bidang, bagaimana ia bisa kecolongan seperti ini?
" Apapun untuk membuat kejutan buat kamu !" sahut Saka dengan sorot mata memuja istri cantiknya. Alana hanya bisa memutar bola matanya dengan kesal karena Saka merayu dengan kebucinan yang hakiki.
.
.
.
__ADS_1
TBC
hahaha Ternyata Indra Rangga dan Lio ya yang nakal, hanya karena ingin memberikan kejutan yang extravaganza, Saka dengan bodongnya mengikuti mereka. Wkwk, eh lalu kalau Saka dan Alana lama di kantor, yang nungguin di ruangan resto untuk pesta ultah Alana gimana ya? Vote langsung yang banyak yaaaa..😋 Jangan lupa like dan gift juga ya.