Moonlight After Sunset

Moonlight After Sunset
Prolog


__ADS_3

"Senja begitu rapuh namun malam adalah kekuatan, takdir tak bisa di ubah namun Bulan adalah jawaban."


****************#######**************


Langit mulai menghitam, hembusan angin perlahan menjadi badai tak bertuan. Takdir yang terpisah kini berubah membawa senandung duka dan kebahagian bagi keduanya. Di dalam danau yang hangat pertukaran takdir pun terjadi antara Senja dan Bulan. Kini Bulan menjadi Senja membawa takdir yang hilang dan membuktikan kebenaran atas dendam dan penghianatan, luka masa lalu yang terus di tutupi akhirnya terbuka berkat takdir yang berubah.


Senja bukan lagi gadis lemah yang sering ditindas, namun mulai sekarang Senja adalah musuh yang sangat licik dan berbahaya. Siapa pun yang menghalangi jalannya akan binasa.


Berkat tulisan tangan Senja, Bulan mendapatkan banyak petunjuk dan sejak saat itu ia bertekad akan membalaskan dendam Senja pada mereka yang menyakitinya.

__ADS_1


Rumah besar yang mewah dan cantik ini berubah begitu gelap dan kejam didalamnya, bahkan pelayan diperlakukan lebih baik dari pada Senja. Setiap harinya Senja selalu di intimidasi oleh ibu dan adik tirinya, bahkan Ayah nya tak pernah peduli padanya.


Hal itu bermula ketika ibu senja yang sehat mulai sakit-sakitan dan penyiksaan menjadi lebih parah ketika ibu Senja meninggal dan posisi permaisuri utama menjadi kosong. Kekosongan itu menjadi lebih parah lagi ketika ayahnya senja tidak mengangkat satu selir pun untuk menempati posisi tersebut, entah ini karena cinta ataupun benci rumah utama permaisuri tidak pernah di tempati bahkan tidak seorang pun boleh masuk kedalamnya.


Penyiksaan terus bertambah ketika pangeran kelima yang merupakan satu - satunya harapan Senja memutuskan pertunangan dan lebih memilih adik tirinya yaitu Arina. Sejak saat itu untuk harapan Senja hanya tergantung pada akademik sihir yang akan menjadi penolong utamanya, namun seminggu sebelum hari pengujian bakat, ia diracuni dan di buang ke dalam danau yang jauh di tengah hutan.


Sarah dan Arina sangat membenci Senja dikarenakan meskipun mereka adalah anak kesayangan Duke namun Senja adalah putri utama di kediaman itu. Ia adalah anak permaisuri dan Duke, sedangkan Sarah dan Arina hanyalah anak selir yang bahkan tidak memiliki kehormatan tinggi yang sebanding dengannya.


Keduanya sering di hina di pergaulan kelas atas bahkan putri - putri dari keluarga ternama di kota itu selalu mengintimidasi mereka. Hal inilah yang menjadi penyebab utama kebencian Arina dan Sarah terhadap Senja. Mereka hanya bisa di bantu oleh beberapa putri dari keluarga bangsawan yang rendah, bahkan putri keluarga Marques saja enggan berteman dengan keduanya.

__ADS_1


"Aku akan membalaskan dendam mu pada mereka," lirih Bulan sambil menggenggam erat buku jarinya.


Di pantulan cermin rias, wajah manis Bulan tersenyum dengan licik sambil memandang tajam ke arah luar jendela.


"Rumah ini dan keluarga ini harus membayar harga yang setimpal."


Bulan berdiri dari kursinya, berjalan santai menuju jendela kamar dan membukanya sedikit. Udara malam masuk begitu saja, membawa suhu dingin bagi siapa pun yang mengenainya.


"Tidak buruk, setidaknya aku masih bisa bernapas kali ini."

__ADS_1


__ADS_2