One Night Love Presdir

One Night Love Presdir
Mimpi Sahsa


__ADS_3

Perlahan tangan Natasya tergerak, elusan pelan pada rambut Rendi. kemudian menelusuri setiap lekuk wajah tampan yang tidur seperti bayi besar itu, hembusan nafas Rendi menerpa kulit wajah Sahsa. mengingat posisi mereka yang sangat lah dekat.


Tiba-tiba Rendi membuka mata, senyum mengembang disudut bibirnya, begitu membuka mata hal pertama yang dia lihat, wajah istri cantik nya Sahsa.


"Pagi sayang," sapa Rendi.


"Pagi juga mas," balas Sahsa tersenyum manis, memperlihatkan kedua lesung pipinya. dia berusaha menyembunyikan kegundahannya. Sahsa kembali menenggelamkan wajahnya di dada bidang Rendi. yang membuat perasaan nya kembali tenang dan nyaman.


"Kamu kelihatan nya sedang memikirkan sesuatu, terlihat jelas dari raut wajahmu sayang,?" ucap Rendi menoel dagu istrinya.


"Mas semalam aku mimpi, aku hamil kembar enam."


"What's?"


"Serius."


"Ha...ha...ha..., Sayang itu cuma mimpi. tapi jika kenyataan kita kasih nama siapa ya mereka nanti nya?" goda Rendi.


"Jojo, Joni, Jeje, Siti, susuk, sate." goda rendi yang membuat Sahsa bertambah marah dan kesal.

__ADS_1


"Kamu ya mas." mencubit Rendi.


"Ampun...ampun sayang."


"Masa nama calon anaknya dibecandain."


"Ya ngak lagi, senyum dulu dong."


"Sayang, kamu tidak usah terbawa perasaan hingga resah seperti ini." Arjuna tertawa mersa lucu mendengar ucapan sang istri. meskipun dilubuk terdalam di hatinya Rendi juga mersa bahagia.


"Sayang mandi bareng yuk," ajak Rendi langsung bangkit dan mengendong tubuh Sahsa menuju bactub, tanpa meminta persetujuan dari gadis itu terlebih dahulu.


"Sudah mas, katanya hari imi kita mau jalan-jalan menelusuri pulau dengan sampan, sambil melihat penyu." elak Sahsa.


"Ya aku ingat, tapi aku masih belum puas bercinta denganmu sayang," bisik Rendi mengigit pelan daun telinga Sahsa, membuat gadis itu mengeliat kegelian.


Pagi itu percintaan panas mereka kembali terulang, malam panjang yang mereka lalui seakan tidak cukup untuk membuat keduanya mersa puas dan lelah. Sahsa dan Rendi kembali berpacu menikmati permainan yang sudah menjadi candu bagi keduanya. hingga akhirnya Sahsa yang sekarang menjadi komando permainan ambruk diatas tubuh Rendi. senyum kepuasan terpancar dari wajah tampan Rendi.


Perlahan Rendi bangkit, dia membantu Sahsa untuk mandi dan berganti pakaian, setelah menikmati sarapan nya. Rendi dan Sahsa yang sudah mempunyai tenaga full kembali, ibarat baterai yang telah terisi penuh. memulai perjalanan indah mereka.

__ADS_1


"Sayang, ini sangat menakjubkan dan benar-benar indah." ucap Sahsa dengan mata berbinar-binar bahagia, dengan mengatup kedua tangannya. Rendi saat ini tengah menikmati naik sampan sambil memperhatikan banyak penyu yang sedang bertelur.


Rendi terus mengayuh perahunya pelan, agar Sahsa bisa leluasa mengedarkan pandangannya. Sahsa memasukkan tanganya kedalam air sambil memainkan air tersebut, sesekali mencipratkannya kewajah Rendi. yang kadang dibalas Rendi dengan hal yang sama mereka tertawa bahagia.


"Hati-hati sayang," ucap Rendi ketika mereka hendak turun dari perahu kecil itu.


Sahsa langsung berlari di hamparan pasir putih yang membentang luas, sambil merentangkan kedua tangannya. rambut panjang Sahsa tergerai indah diterpa angin yang berhembus kencang menerpa kulit wajah nya.


Rendi merekam semua aksi istri istri Imut kesayangan nya, rasanya dia Rendi pernah puas dengan hanya memperhatikan kebahagiaan Sahsa. sehingga mengabadikan setiap moment indah itu, yang akan dilihat anak cucu mereka suatu saat pikir Rendi menyimpan kembali ponselnya.


"Sayang Cintaku tunggu," teriak Rendi mengejar Sahsa.


"Nah ketangkap kan." Rendi memeluk tubuh Sahsa dari belakang sambil tertawa puas.


Mereka kembali berlarian menikmati keindahan alam, saling kejar-kejaran dan main air. tanpa terasa cukup lama mereka Menikmati tepian pantai hingga sore menjelang.


"Sayang kita makan dulu ya, sedari tadi cacing diperut mas sudah pada demo minta segera diisi." Rendi menarik tangan Sahsa agar menyudahi main istana pasir.


"Okey sayang," balas Sahsa sambil bergelayut manja naik ke atas punggung suaminya, mereka menuju sebuah restoran yang menyediakan berbagai macam makanan laut.

__ADS_1


__ADS_2