One Night Love Presdir

One Night Love Presdir
Kesialan Farrel


__ADS_3

"Ini uang bapak silahkan berobat, dan sisanya bisa digunakan untuk memperbaiki motor bapak." ucap Farrel bercampur kesal pada bapak yang bernama Sombing terlihat dari bad namanya.


"Tidak bisa begitu dong, mas harus hantarkan dulu bapak ini kerumah Sakit." ucap salah seorang dari orang yang mengerumuni bapak-bapak tersebut.


"Ooolong...ooolong" ucap bapak itu yang terdengar tidak jelas lagi.


"Tapi aku benar-benar tidak menabrak bapak ini, dia yang menyerempet mobilku, lagian motor dan kondisi bapak ini juga terlihat tidak kenapa-napa." terang Farrel berusaha membela diri.


Dengan malas, akirnya Farrel ikut membantu bapak yang jatuh tersebut, dan membawanya Puskesmas terdekat. bapak yang ternyata sumbing itu karena pelipisnya terluka sehingga orang-orang semula berfikir jika itu robek karena jatuh, melainkan darah dari pelipisnya yang mengalir kesana. sehingga terlihat parah sampai dipuskemas perawat yang masih magang itu juga langsung menjahitnya.

__ADS_1


"Alhamdulillah, akirnya musibah membawa berkah." ucap sang bapak yang, berniat selepas sembuh nanti nya akan mengganti namanya sombing menjadi penjahitan.


Setelah mengurus semua nya, Farrel dan Natasya akirnya melanjutkan perjalanan menuju apartemen, meskipun semula Natasya cemas namun dia tersenyum juga teringat kejadian yang menimpa mereka tadi.


"Napa kamu senyum-senyum, emang ada yang lucu." ucap Farrel ketus dan masuk duluan dalam apartemen nya.


"Serah gue lah, mulut-mulut gue." ucap Natasya yang tidak mersa takut lagi pada Farrel, karena kedua belah pihak keluarga mereka berpihak pada Natasya, mereka juga mengancam Farrel jika berani macam-macam pada Natasya.


"Mana kamarku, aku tidak mau satu kamar dengan cowok mesum seperti mu." ucap Tasya sambil memalingkan wajahnya, rasanya dia masih muak melihat Farrel, cinta Natasya yang besar dulu sudah menghilang karena perbuatan Farrel.

__ADS_1


"Aku juga ogah satu kamar dengan mu, aku dikamar yang ini, dan kamu dikamar disebelah nya." tunjuk Farrel, karena diapartemenya terdapat dua buah kamar tidur, yang dulunya pernah menjadi kamar Mama dan papanya sebelum mereka membangun Rumah mewah. Meskipun apartemen ini sudah lama kosong, pelayan masih datang membersihkan nya sekali seminggu.


"Okey, mulai sekarang kita urus diri masing-masing ya." ucap Tasya sebelum memasuki kamarnya. dan menarik kopernya, namun tanpa disadari nya koper itu milik Farrel.


"Sapa juga yang mau diurus oleh cewek seperti Lo." balas Farrel masuk Kekamar nya, sambil menghempaskan tubuhnya diranjanng, dua kembali teringat foto-foto kemesraan Davina dan Aldo yang membuat mendapatkan masalah.


"Kenapa rencana ku selalu gagal, dan hari ini juga mendapatkan ke sialan huuuff ..." Farrel mengembuskan nafas kasar.


"Mending aku berendam," berjalan menuju kamar mandi. Farrel membersihkan tubuhnya dengan berendam dalam bactub, untuk mengurangi panas di kepala dan hatinya, yang seolah-olah ingin meledak. hal yang sama juga dilakukan Natasya untuk mengurangi kekesalan nya pada Farrel.

__ADS_1


Berendam yang lama membuat mereka kedinginan, dan rasa lapar yang teramat sangat. Natasya berjalan keluar dengan hanya menggunakan handuk kecil yang melilit ditubuhnya. begitu juga dengan Farrel yang juga hanya menutup bagian inti nya dan handuk kecil satunya digunakan untuk mengeringkan rambut. berjalan keluar dari kamar mandi.


Farrel menatap koper yang dikamar nya sambil mengerutkan keningnya, dilihat sekilas sangat mirip termasuk warna nya. meskipun tidak yakin itu miliknya Farrel tetap membuka isinya dan mengeluarkan beraneka macam pakaian dalam Natasya.


__ADS_2