
Semua mengerutkan keningnya bingung, Farrel yang terlihat koma bisa seperti orang tersenyum ngak jelas di alam bawah sadarnya.
Tubuh Farrel terasa ringan dan melayang-layang, bagai kapas. semua terlihat gelap ketika dia memasuki lorong yang semakin lama semakin panjang. tubuh laki-laki tampan itu terhempas dalam sebuah Rumah sederhana.
"Aku dimana?" Farrel mengedarkan pandangannya ke sekeliling Rumah yang terlihat sederhana.
"Papa pulang."
Suara anak perempuan berlari membuka pintu untuk Farrel, diikuti sang Mama yang ternyata Davina, terlihat sangat cantik dengan pakaian kesayangan para mak-mak yaitu daster longdress dengan motif kuntum bunga-bunga mawar tak jadi.
"Davina, kok kamu disini?" ucap Farrel ternganga.
"Mas Farrel, aku istri mu dan ini Caca anak kita." ucap Davina yang membuat Farrel terlonjak kaget sekaligus bahagia, seakan-akan tidak percaya dengan mimpi nya sekarang.
"Benarkah?" Farrel sangat antusias, sambil tersenyum bahagia dengan keluarga kecilnya, istri yang cantik dan anaknya yang pintar.
Namun kebahagiaan nya tidak berlanjut lama, ketika Aldo hadir ditengah-tengah kebahagiaan keluarga mereka. dia mendapati istri tercinta nya Davina tengah berselingkuh, namun saat ditanya Davina tidak pernah mau mengakui. Farrel syok, seketika dia kejang-kejang tidak sanggup menerima kenyataan itu. Farrel pun dinyatakan meninggal meskipun tidak rela saat tubuhnya dimandikan dan dikubur.
__ADS_1
***
Dimana aku?" Farrel kembali merasa tubuhnya mamasuki lorong panjang dan terpental, sambil memerhatikan jika tubuhnya sudah dililit oleh kain putih. seperti layaknya pocong yang pernah dilihatnya dalam Film horor, dan itulah dirinya nya yang sekarang jelek dan sangat menakutkan.
"Apa aku sudah meninggal dunia?"
Farrel menatap sedih kuburan yang sedang didudukinya sambil menatap nama yang tertera.
"Farrel bin Husein."
"Kamu pocong baru disini ya?"
"Ya." Jawa Farrel lesu dan perasaan sedih yang sangat mendalam, dia menoleh sekilas pocong yang duduk disampingnya dengan pakaian lusuh dan terlihat kucel dan sudah banyak yang robek.
"Sama aku juga pocong baru disini." terang pocong disebelah nya ketika melihat rasa penasaran yang terpancar dari wajah Farrel.
"Tapi kenapa pakaian mu robek dan sudah sangat usang, tidak layak dikatakan jika kamu masih pocong yang baru meninggal." terang Farrel.
__ADS_1
"Ha...Ha...aku sengaja melakukan hal ini, yang juga merupakan pesan terakhir ku sebelum meninggal, mengingat begitu banyak perbuatan dosa yang pernah aku lakukan semasa hidup, sehingga aku berinisiatif untuk menipu malaikat yang sebentar lagi datang untuk menanyai kita berdua." terangnya.
"Maksud mu?" seketika Farrel ikutan takut mengingat dosa-dosa nya.
"Jika malaikat datang memberiku berbagai pertanyaan, aku akan bilang jika aku sudah lama meninggal. sedangkan pocong yang kuburnya disebelah ku ini, adalah orang yang baru meninggal. sehingga dia tidak jadi menyikksaku mengingat dia percaya jika aku pocong lama, melihat penampilan dan Pakaian ku yang seperti ini." ucap nya bangga.
"Jadi kamu masih licik ya meskipun sudah meninggal?" ucap Farrel.
"I i jalan untuk menyelamatkan diriku, sedangkan kamu masih berpakaian baru dan kuburan mu juga masih basah. malaikat akan percaya dan akan menyiksamu sedangkan aku bisa terbebas....Ha.ha..."
Karena mersa marah dan kesal, Farrel mengejar pocong disebelah nya, namun belum sempat pocong yang lain datang meminta pertanggungjawaban Farrel. karena dia telah mencuri kembang dikuburan nya. dan mengancam akan terus mengutuk Farrel jika tidak minta maaf dan kembali menganti kembang dikuburan nya yang sempat dicuri untuk mandi kembang tujuh rupa Farrel.
Farrel terhenyak lesu dan mengusap wajahnya frustasi.
"Kenapa hidup ku terus seperti ini, semasa hidup sial dan setelah meninggal aku harus jadi pocong dan kembali sial lagi...tidak...tidak...aku tidak mau mati....aku ingin bertaubat....tuhan tolong kembalikan aku....aku ingin hidup dan bertaubat." teriak Farrel meronta-ronta.
Seketika Farrel terbangun dari komanya, sudah masuk hari ke dua dia dirawat di salah satu Rumah sakit terbaik di kota ini.
__ADS_1