One Night Love Presdir

One Night Love Presdir
Kelicikan Farrel


__ADS_3

Farrel kembali ke ruangan dimana dia mengajak Natasya kesebuah ruangan karoke, khusus tamu istimewa yang diperuntukkan untuk dua orang, makanya teman-teman mereka tidak menyadari jika Farrel dan Natasha masih di Club.


"Ayo sayang aku akan mengajak mu sesuatu tempat yang nikmat, sudah lama sekali aku ingin merasakan tubuh seksi mu ini. sekalian mengobati rasa penasaran ku terhadap tubuh wanita yang sebenarnya. aku bosan main sendiri dan nonton bokep terus, aku ingin yang benar-benar nyata sayang..." bisik Farrel ditelinga Natasya yang Masih tertidur karena pengaruh minuman yang telah dicampur Farrel barusan dengan obat perangsang yang akan bekerja sesaat lagi. makanya Farrel segera minta kunci kamar pada pelayan.


"Uuhhh upsss....." Farrel mengangkat tubuh Natasya menuju kamar khusus, yang sengaja disediakan oleh pemilik Club untuk para tamu mereka yang mabuk berat, atau bagi para tamu yang sengaja menyewa untuk kencan cinta satu malam.


Farrel menurunkan tubuh Natasya, dan duduk disisi tempat tidur sambil menatap nya penuh gairah. tersungging senyuman di sudut bibirnya, melihat Natasya yang mulai menggeliat tubuh dan mendesah pelan.


"Panas....panas... mulai membuka jaketnya"


"Teruszz.... terus buka semuanya sayang...." ucap Farrel yang sudah kehilangan akal sehatnya

__ADS_1


Natasya membuka mata nya, mendengar suara Farrel.


"Farrel dimana kita sekarang" Natasya mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan kamar hotel mewah itu, meskipun sempat takut. namun rasa cinta pada Farrel mengalahkan segalanya.


"Kita.....kita....Kamu tidak perlu memikirkan dimana posisi keberadaan kita sekarang, Natasya tatap mataku dan dengarkan kata hati mu sekarang bahwa kamu menyukai dan mencintai ku, begitupun aku sebaliknya Natasya yang sangat mencintai mu semenjak dahulu. jadi jangan takut dan berpikiran buruk. okey sayang....." bujuk Farrel.


"Benarkah itu kak Farrel" menatap wajah Farrel, tangan Natasya membelai lembut wajah Farrel. dan tubuhnya yang semakin terasa panas itu mulai bergetar menyalurkan sensasi yang aneh yang belum pernah dirasakan nya sebelum ini.


Natasya yang sudah terpengaruh obat perangsang yang didapatkan Farrel dari salah seorang pelayan Club. tidak merasa malu lagi, tubuhnya merespon setiap sentuhan lembut Farrel. bahkan Natasya tidak merasa malu lagi membuka seluruh pakaiannya dan tampil polos dihadapan Farrel yang sadar tanpa pengaruh apapun.


Tangan Farrel terus bermain disetiap lekukan tubuh indah Natasya, yang terus mendesah nikmat

__ADS_1


"Farrel teruskan Sayang......" terdengar suara serak Natasya yang sudah pasrah


"Teruslah mendesah, aku suka mendengarkan ******* mu" bibir Farrel turun dari leher hingga kebawah dan berhenti disana seperti bayi yang menikmati minuman nya.


"Aku tidak tahaaaaan....la...lagi........,,


Farrel pun melakukan perbuatan yang belum pantas mereka berdua lakukan, namun karena pengalaman yang kurang. serta tidak mudah bagi Farrel menerobos benteng pertahanan Natasya. Akirnya Farrel menyerah dan memilih mu**** Natasya, serta jari tangan nya untuk memuaskan Natasya . setelah melihat Natasya tertidur tidak berdaya Farrel kembali memasang pakaian mereka. hingga selanjutnya tertidur begitu saja dengan permainan setengah jadi itu.


"Sabar Farrel, untuk selanjutnya kamu akan mendapatkan gadis ini seutuhnya. " sambil tersenyum licik.


Belum berapa lama Farrel kembali terbangun, gairah nya kembali naik melihat tubuh Natasya. untuk membuat keberanian nya bangkit. Farrel meneguk minuman yang sudah dipesan nya terlebih dahulu, tidak begitu lama Farrel tidak memiliki keraguan lagi, hingga dia berhasil mendapatkan mahkota Natasya.

__ADS_1


"Sekarang kamu sudah mengambil keperjakaan sayang, begitu juga sebaliknya. sehingga dalam hal ini kita sama-sama diuntungkan dan dirugikan, jadi kamu tidak bisa menuntut macam-macam terhadap ku nantinya." Farrel tersenyum puas.


__ADS_2