
Farrel menatap koper yang dikamar nya sambil mengerutkan keningnya, dilihat sekilas sangat mirip termasuk warna nya. meskipun tidak yakin itu miliknya Farrel tetap membuka isinya dan mengeluarkan beraneka macam pakaian dalam Natasya.
"Ha...Ha....lucu banget tuch cewek, masa ********** ada motif kupu-kupu warna pink lagi." sambil tersenyum seakan-akan beban di kepalanya barusan hilang setelah mendapatkan mainan barunya.
"Wah, teteknya gedek juga ya." memainkan Bh Natasya bahkan Farrel seolah-olah ingin memakai nya dan *******-***** bagian tengahnya.v sambil berfantasi ria dengan pikiran mesumnya.
"Sebaiknya gue kerjain aja tuh cewek, lumayan buat hiburan ha...ha...." pikir Farrel yang mana ide gilanya tiba-tiba muncul.
Farrel mengulum senyum, dia memakai Bh Natasya dan dalaman warna ping tersebut, sambil berusaha menahan tawanya melihat penampilan nya dipantulan cermin besar dilamarnya. namun tiba-tiba.
"Kruuugghh.... kruuugghh, aduh laper banget. makan dulu ah. semalam Mama kan sudah mengisi kulkas dengan banyak makanan." Farrel yang mersa sangat lapar langsung melangkah keluar dengan santainya. hanya mengenakan dalaman dan Bh Natasya barusan, yang lupa dia copit kembali dari tubuhnya. penampilan Farrel benar-benar seksi.
__ADS_1
"Makanan-makanan kamu dimana....." mengobrak-abrik isi kulkas mencari roti kesukaan nya.
Sementara Natasya yang baru selesai mandi, membuka langsung koper yang berisi pakaian laki-laki semua.
"Pasti koperku ketukar dengan cowok mesum dan gila itu." Natasya berjalan keluar dan langsung menuju kamar Farrel, dia yakin Farrel pasti akan membuka dan melihat Pakaian dalam nya nanti. meskipun mereka sudah pernah melakukannya, namun kondisi Natasya saat itu terpengaruh obat, sehingga dia malu jika Farrel melihat barang-barang pribadinya.
Ceklek..... membuka pintu perlahan, lalu mengintip kesekeliling kamar.
"Dimana koperku?" mencari-cari dan tiba-tiba mata Natasya membulat ingin lompat dari sarangnya begitu melihat Pakaian dalamnya berserakan dilantai, termasuk pembalut untuk stok jika Natasya datang bulan nanti nya.
"Aaaaaaaaaaaaa tidak, Farrel....." teriak Natasya bergema disetiap sudut ruangan.
__ADS_1
Farrel yang tengah asyik makan langsung terlonjak kaget, namun dia kembali melanjutkan makan nya sambil membayangkan betapa syok dan kaget nya Natasya sekarang.
Farrel berdiri berjalan dengan santai menuju asal suara, dengan memegang roti dan minuman kaleng.
"Ada apa sih ribut-ribut, ganggu kesenangan orang aja." sambil memasang tampang tidak berdosa nya kearah Natasya.
"Ka...kamu, aaaagghhh tidak...tidak." Natasha langsung ambruk, kesadaran nya hilang saat melihat penampilan Farrel yang membuat nya syok seketika. Untung saja Natasya masih bisa bernafas, jika tidak dia mungkin arwahnya juga ikut terbang sipeiring dengan hilangnya kesadaran.
Melihat hal itu Farrel ikut panik dan khawatir, dia langsung membuang makanan dan minumannya kesembarang arah. dia mengangkat tubuh Natasya yang Masih terlilit handuk dan menidurkan nya diranjang.
Meskipun gairah Farrel memuncak kembali, saat melihat tubuh Natasya yang diyakini nya sedang tidak mengenakkan apapun, ditambah Farrel juga sudah pernah merasakan kehangatan dan kenikmatan tubuh mungil dihadapannya itu. membuat Farrel hampir hilang kendali. susah payah dia membantu memakai kan pakaian Natasya yang masih pingsan sampai Piyama tidur itu melekat sempurna ditubuh teman satu kelas yang hitungan hari langsung berubah status menjadi istri nya.
__ADS_1