One Night Love Presdir

One Night Love Presdir
Rencana studi tour


__ADS_3

"Wwwuuueeak,... Wwwuuueeak...aduh bau apaan ini ma, tolong jauhin dari Farrel ma."


"Lo..ini Khan makanan kesukaan mu, sekarang menantu dan calon cucu Mama seperti nya juga mulai menyukai makan ini. lihat tuh, Natasya makan nya lahap." tunjuk Mama.


"Pokoknya jauhin Makanan ini, isi perut Farrel rasanya mau keluar dengan baunya." membatalkan niatnya untuk sarapan, seperti kemaren nya Farrel berangkat duluan, dan memilih sarapan pagi di kantin sekolah.


"Farrel kenapa ma, kok dia aneh banget deh sekarang?" Natasya menatap punggung suaminya berjaln pergi.


"Biasa sayang, dulu sewaktu Mama hamil Farrel juga kayak gitu. bawaan kehamilan mu." terang Mama melanjutkan makan nya kembali.


"Ma, sekolah sekarang lagi mengadakan studi tour keluar kota." ucap Natasya sedikit sedih, mengingat pasti kedua sahabatnya pada ikut.


'"Sayang, biar aja mereka pergi. Mama janji setelah kamu melahirkan nanti dan kamu sudah sembuh. kita jalan-jalan ke luar negeri, kita puas-puasin shoping dan senang-senang. sekarang kamu sabar ya."


"Iya ma."

__ADS_1


***


"Kita boleh gabung nggak di sini?" Aldo dan Jo mendekati Davina dan Vita.


"Boleh silahkan" jawab Davina tersenyum kerah Aldo, mereka duduk bersebelahan.


"Eh kalian semua, pada ikutankan studi tour sekolah nggak?" ucap Jonathan.


Aldo melirik Davina, berharap gadis itu juga ikut, namun bibir Davina terlihat enggan untuk mengatakan kata "Ya" dia cuma tersenyum menanggapi, membuat rasa penasaran Aldo memuncak namun dia terlalu gengsi untuk menanyakan secara langsung.


"Kalau aku sih pengen banget ikutan, gimana dengan kalian" Vita kembali bertanya dan menatap satu persatu teman-temannya.


"Emang tempat nya dimana?" tanya Davina.


"Kalau nggak salah di daerah puncak, sekalian pihak sekolah sewa Villa gitu, juga para siswa-siswi bisa juga memanfaatkan lingkungan villa yang luas untuk mendirikan tenda, kita disana bsa menikmati keindahan alam dan juga malam panjang dengan api unggun yang menyala terang.

__ADS_1


"Benar-benar malam yang Romantis" Vita membayangkan kemesraan nya, nanti bersama Jo yang malu-malu tapi doyan.


"Aku tertarik sekali untuk ikut, gimana dengan kamu Davina ?" ulang Vita


Davina masih nampak berfikir, dan saat mulut nya bergerak ingin menjawab pertanyaan sahabat nya itu bel tanda waktu istrahat berakhir berbunyi nyaring, sehingga tanpa ba-bi-bu lagi Vita langsung menarik tangan Davina, untuk pergi meninggalkan kantin. membuat Aldo mengusap wajahnya gusar dan penasaran dengan jawaban Davina.


Banyak juga yang mendaftar untuk mengikuti study tour itu, namun Aldo dan Jo belum juga menemukan daftar nama Vita dan Davina yang tertera disana.


"Aldo, kayaknya status jomblo masih enggan beranjak dari hidup mu." goda Jonathan tertawa mersa lucu.


"Maksud mu?"


"Semula, aku berfikir kamu bisa memanfaatkan moment ini untuk menyatakan perasaan mu pada Putri Davina, tapi sekarang hal itu tidak akan mungkin terjadi Do." menatap Aldo yang juga terlihat kecewa.


Sementara dikelas, Vita terus membujuk Davina agar mau ikut.

__ADS_1


"Ayolah Davina,...masa remaja seperti ini cuma datang sekali dalam hidup kita, makanya kita harus memanfaatkan nya sebaik dan seindah mungkin, apa kamu mau seperti Natasya. setelah menikah dan hamil, dia tidak pernah bergabung dan bersenang-senang dengan kita lagi." ucap Vita.


"Iya juga sih, nanti aku bilangin Mama dulu." jawab Davina, meskipun sebenarnya dia juga ingin ikut namun dia ingin melihat wajah sewot dan usaha Vita membujuk nya.


__ADS_2