
"Bagaimana keadaamu sekarang Jo?" Aldo menatap khawatir dan rasa kasihan pada sahabatnya yang seringkali berpiralaku konyol tersebut.
"Udah agak mendingan Do, meskipun aku masih mersa lemas. akibat kekurangan cairan." ucap Jonathan yang masih terbaring di klinik, dengan selang infus yang terpasang disalah satu tangan nya.
"Aku harap untuk kedepannya, kamu lebih waspada dan hati-hati dalam setiap tindakan." terang Arya yang ikut menjenguk kondisi Jonathan.
"Iya Om, terimakasih atas perhatiannya." balas Jo tersenyum senang. yang dibalas anggukan kepala oleh Arya.
Berhubung Jo yang masih butuh perawatan, mau tidak mau Aldo harus menunggui sahabat satu Kampung nya tersebut. sehingga Davina kembali pulang bersama papanya Arya.
"Aldo, Jo. kami tinggal pulang dulu, semoga cepat sembuh ya. balas Arya sambil berlalu pergi meninggalkan klinik.
***
"Bresengsek.... semenjak kedatangan anak kampung itu, hidup ku selalu sial, apalagi untuk mendekati Putri Davina."
Farrel mengepalkan tinju kesal, dia mengusap layar ponsel untuk menghubungi sahabatanya.
"Dirga, Gilang. malam ini kalian tunggu aku di Club tempat biasanya."Ucap Farrel lalu menutup ponselnya. bersiap untuk bersenang-senang melupakan sejenak permasalahan nya.
__ADS_1
Mobil Farrel melaju membelah jalanan ibukota yang ramai, suara deringan ponselnya kembali dengan getaran kuat, sehingga Farrel langsung mengangk panggilan yang tertera nama Natasya.
"Hallo Tasya." balas Farrel dok jaim.
"Hallo juga Kak Farrel, Tasya ganggu ya."
"Ngak kok, malah senang jika dengar suara cewek secantik mu melpon malam-malam begini, kamu belum tidur ya?"
"Belum kak,"
"Mau ngak jika malam ini kita senang-senang."ajak Farrel.
"Memangnya kedua orang tua mu kemana?"
"Mama dan papa tugas ke luar kekota," jawab Natasya.
"Okey bersiaplah lah cantik, aku akan langsung menjemput mu kerumah." Farrel membelokkan mobil kerumah Natasya.
"Senangnya, aku pakai apa ya? biar terlihat cantik dan seksi dihadapan kak Farrel." Natasya mulai sibuk memiliki pakaian dan berdandan, ini merupakan pertama kali baginya keluar malam bersama cowok idaman nya.
__ADS_1
"Farrel sudah datang." Natasya langsung berlari turun, begitu melihat sebuah mobil mewah berhenti diretas rumahnya.
"Masuk dulu kak?"
"Ngak usah Natasya, kita langsung berangkat ya." ajak Farrel sambil berjalan menuju mobil dan membukakan pintu mobil untuk Natasya yang terlihat sangat bahagia.
"Tempat apaan ini kak?" ucap Natasya ragu-ragu untuk masuk.
"Ikut saja, teman-teman yang lain sudah menunggu kita." bujuk Farrel, dari kejauhan teman-teman nya sudah melambaikan tangan dengan pasangan mereka masing-masing.
Farrel yang sudah punya niat salah dari semula, dia membawa Natasha ke ruangan khusus, memberikan dan membujuk Natasya untuk meminum minuman yang sudah tercampur, sehingga tanpa sadar gadis itu tertidur. sementara teman-teman mereka yang lain juga sibuk dengan pasangan mereka.
Farrel keluar dari ruangan khusus, untuk memastikan keadaan, dia mengedarkan pandangannya kesekeliling Club Malam, yang terlihat sudah sepi pengunjung, Farrel bangkit mendekati pelayan dan bartender yang sibuk berberes. untuk menanyakan dan memastikan jika semua teman-teman nya sudah meninggalkan Club.
"Benar sekali Tuan muda, semua teman-teman Anda telah pergi. sekarang tinggal Anda berdua saja dengan Nona cantik itu"
"Okey...tolong berikan kunci kamar VIP untuk ku, dan kalian pastikan semua aman terkendali" ucap Farrel sambil menyelipkan uang pada mereka
"Beres Bos"
__ADS_1