
Raja Freevik Reagon sudah tidak kaget lagi karena dari semenjak Willy tinggal di kerajaan Lareagon Willy selalu membuat kejutan"
"Hahaha.... Tidak Heran kalau Putra Eldra dan Maria bisa menguasai Beladiri Taring Serigala itu dalam setengah Hari.
Ingat tua Bangka Alfred, mereka berdua adalah murid dari Penyihir Agung Volyaw Fahetar, dan Mereka adalah Pahlawan Terpilih yang dikirim leluhur mu Pahlawan Legenda Edward El Dra.
Jadi tidak perlu sekaget itu, kamu belum terbiasa saja, Putra Eldra selalu membuat kejutan dan gebrakan yang berbeda dari anak anak yang lainnya"
Raja Alfred memang sedikit meragukannya kemudian dia membuat tantangan kepada Willy.
"Cucu ku, kakek mu ini belum sepenuhnya percaya kepada mu, kakek ingin melihat kamu dan maria mempraktekkannya.
Kalau kamu benar menguasainya kakek akan memenuhi semua keinginan mu, kamu tinggal bilang saja kakek akan selalu memenuhinya"
Willy pun mengangguk
"Baik kek kapan kakek ingin melihatnya"
"Nanti menjelang malam, kakek pernah dengar di Laut amonius yang memisahkan benua bagian Utara dan benua bagian tengah selalu muncul Monster laut kelas Bencana yang sering menenggelamkan Kapal pesiar.
Kakek ingin kamu dan Maria menaklukanya dengan Jurus Taring Serigala seperti yang dilakukan oleh Wolf-Fank bagai mana apa kamu sanggup"
Willy pun melihat kearah Maria, dan Maria pun mengangguk tanda setuju.
"Baiklah kek ayo kita lakukan"
Kemudian Willy bertanya lagi
"Kalau token di sebelah kitab beladiri itu untuk apa ya kek"
Raja Alfred tidak tahu tentang token tersebut karena sudah lama dia mengurung diri dan tidak ikut campur masalah Dunia, sehingga token emas itu di berikan kepada Raja Freevik.
"Kakek tidak tahu coba, siapa tau kakek Freevik mengetahuinya"
Kemudian Raja Freevik mengambil token tersebut dari tangan Raja Alfred.
"Yang kakek tahu di keluarga Klan Serigala memiliki 4 jenis Token yaitu token Perunggu adalah sebagai prajurit keluarga atau murid dari klan serigala.
Token Perak adalah token kapten yang membawahi 1.000 pasukan, token emas adalah Token Tetua Klan Serigala yang dapat memerintah 10.000 pasukan klan serigala.
Dan satu lagi adalah token Palatina token tersebut di pegang oleh kepala keluarga dari klan serigala yang sekarang masih di pengang oleh Wolf-Fank.
Sedangkan anaknya sendiri Wolf-burg dia memegang token emas seperti ini dan ada kabar token emas ini hanya ada 10 buah"
Raja Alfred pun menghela nafas
"Hah.... kejutan apa lagi yang kamu buat cucu ku, sudah punya kitab beladiri tarian serigala dan menguasainya dalam setengah Hari.
Terus ini Token Tetua yang hanya ada 10 buah kamu juga memilikinya 1, apa ini aku tidak mengerti lagi ini di luar akal ku saat ini mungkin aku orang yang bodoh"
Raja Freevik, Maria dan Willy pun tertawa terbahak-bahak
"Hahahaha......"
__ADS_1
Kemudian Clarisa menghampiri.
"Hai adiku sayang ayo makan kamu dan Maria dari pagi belum makan, kalau tidak makan kamu akan sakit, dan kalau sakit kamu tidak akan bisa melanjutkan pertandingan kompetisi lagi"
Willy dan pun menyaut.
"Iya kan sekarang aku akan makan"
Willy pun mengambil kembali kitab dan token emas yang ada dimeja.
"Permisi kek aku makan dulu ya"
Mereka pun turun ke bawah penginapan dan makan di sana.
Sambil makan Willy pun mengobrol dengan Clarisa yang menemaninya di sana.
"Eh tadi ada panitia penyelenggara datang ke sini dia ingin mewawancarai kalian, tetapi karena kalian berdua tidak bisa di ganggu jadi para kapten dan Ferik yang mewakili wawancara tersebut"
"Tidak apa apa, eh kak maksud dari panitia penyelenggara apa ya mewawancarai"
"Mereka hanya ingin mengetahui identitas, keseharian dan kepribadian para peserta turnamen saja.
Dan satu lagi mereka pun ingin perwakilan dari prajurit Lareagon menampilkan pertunjukan, baik itu beladiri atau keahlian para prajurit Lareagon"
"Terus bagai mana"
"Para kapten menyanggupinya,
"Sudah ah... kakak lagi banyak tugas"
Clarisa pun pergi meninggalkan Willy dan Maria.
Tidak lama kemudian ada 2 orang yang masuk kepenginapan yang telah di sewa oleh kerajaan Lareagon.
Mereka celengak celengok seperti sedang mencari seseorang, kemudian salah satu kapten menghampirinya.
"Hai...adik kecil kamu kan peserta turnamen yang kemarin, ada perlu apa datang ke sini, ini adalah penginapan yang di sewa oleh kerajaan Lareagon"
Vico pun bertanya dengan sopan
"Kak apa putra Eldra tinggal di sini"
Kapten itu menjawab
"Iya memang kenapa"
"Bisakah aku bertemu dengannya"
Kemudian kapten itu menunjuk kearah meja yang dekat dengan tangga.
"Itu komandan sedang makan di sana"
"Terima kasih ya kak"
__ADS_1
Mereka pun pergi menghampiri Willy dan Maria.
"Ehem...."
Willy mendengar ada suara, kemudian mereka melirik.
"Oh Vico, ada apa silahkan duduk"
Willy Berbicara dengan sedikit sopan karena di sini banyak orang yang lalu-lalang.
Vico dan Yarnt pun duduk di meja tersebut, kemudian Willy bertanya.
"Ada apa kesini, apa kamu mau tanding ulang atau bikin keributan karena kalah dalam pertandingan waktu itu.
Seperti yang telah di lakukan Yarnt yang menantang ulang Maria di luar arena, kalau begitu ayo kita ketempat yang kemarin saja biar lebih leluasa"
Vico pun garuk-garuk kepala
"Ti...tidak...kami kemarin bukan untuk menantang mu kembali karena kekalahan ku, aku kemari karena ingin memberikan ini"
Vico mengeluarkan kantong yang berisi 100 koin uang emas.
"Aku adalah seorang kesatria dan kesatria harus menepati janjinya, ini adalah uang taruhan kita dan aku sekarang adalah anak buah mu.
Aku dan Yarnt akan melakukan apapun perintah mu karena sekarang kamu adalah bos kami"
Willy pun tersenyum.
"Baiklah uang ini aku Terima, tapi untuk kamu menjadi anak buah ku, lupakan lah lebih baik kita menjadi teman dari pada menjadi Bos dan anak buah dengan terpaksa.
Aku Willy Jovanka komandan Pasukan Latih di kerajaan Lareagon orang di kerajaan Lareagon memanggilku dengan sebutan putra Eldra"
Kemudian Maria pun memperkenalkan kembali kepada Vico dan Yarnt.
"Aku Maria komandan pasukan Latih kerajaan Lareagon"
Kemudian mereka berdua pun memperkenalkan dirinya kembali.
"Aku Vico pangeran pertama kerajaan Gramostola dan ini adiku, Yarnt pangeran ke 2 kerajaan Gramostola"
Setelah mereka memperkenalkan dirinya masing-masing mereka pun mengobrol dan persahabatan mereka pun terjalin.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
__ADS_1