PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Mengulang Masa Lalu


__ADS_3

Willy yang sedang bertarung melawan Jhon sedikit kewalahan, karena energi sihir es yang dikeluarkan pedang taring salju bisa di netralisir oleh pedang api milik Jhon.


Meskipun es yang di hasilkan oleh pedagang taring salju sangat dingin, tetapi api yang di keluarkan dari pedagang milik Jhon pun sangat panas.


Sehingga es yang di keluarkan oleh Willy langsung mencair dan jatuh ke tanah sehingga tanah di sekitar situ basah.


"Hai bocah apa hanya itu kemampuan yang kamu miliki" teriak Jhon.


"Senior kenapa kamu ingin membunuh ku, kita tidak punya masalah bukan ?" Tanya Willy.


"Hah... masalah, bocah seperti mu pantas mati di tangan ku, untuk membalaskan dendam kematian saudari dan ibu ku" ucap Jhon.


"Siapa saudari dan ibu mu, aku tidak pernah membunuh seorang wanita bahkan ibu ibu" ucap Willy.


"Aku adalah pangeran kerajaan inggarsia, kamu sudah membantu kerajaan Lareagon untuk menghancurkan kerajaan ku, sekarang giliran ku untuk membunuh mu, akan aku balaskan kematian Elena dan Maharani roselia" teriak Jhon.


Kemudian dia melancarkan serangan api "Rose flame slash...."


Wuss....


Jhon mengeluarkan beberapa Tebasan kilat sambil mengeluarkan api, dan api tersebut berubah menjadi kelopak bunga mawar merah yang indah.


Meskipun terlihat indah bunga mawar merah yang terbuat dari api itu sangatlah panas sehingga apa pun yang ada di sekitarnya langsung mengerti, bahkan air pun menguap ke udara.


Setelah membentuk bunga mawar merah kemudian Jhon berteriak "Terhempas lah ...."


Bunga itu meluncur seperti rontok terkena angin, tetapi terbang cepat secara beraturan.


Willy pun mengayunkan pedangnya "Ice barier...."


Wuss....


Willy membentuk dinding es dengan pedang taring salju, untuk menahan kelopak bunga mawar merah yang di luncurkan Jhon.


Duwar....


Duwar....


Duwar....


Ledakan terjadi beberapa kali dan barier milik Willy pun hancur tertembus panasnya mawar merah.


Willy pun menghindari, beberapa kelompok bunga yang tersisa, sehingga kelopak bunga sisanya menghantam tanah dan pepohonan.


Seketika tanah dan pohon yang terkena serangan langsung terbakar. Kobaran api pun semakin melebar karena daerah tersebut menjadi gersang pengaruh dari sihir api Jhon.


"Tidak aku sangka masih ada keturunan dari kerajaan inggarsia, kamu seharusnya tidak memberitahukan jati diri mu kepada ku, apa lagi balas dendam sehingga kelangsungan keturunan dari kerajaan inggarsia bisa terus berlangsung, tetapi ini adalah hari terakhir garis keturunan kerajaan inggarsia musnah" ucap Willy tenang.


"Kamu hanya pembual, menyentuh kulit ku saja kamu tidak bisa, apa lagi membunuh ku" teriak Jhon.


Willy pun tersenyum dia pun menancapkan pedang taring salju miliknya di atas tanah.

__ADS_1


"Apa yang akan kamu lakukan, apa kamu akan menyerah dengan membuang senjata mu, jangan harap aku akan mengampuni mu" ucap Jhon.


"Dasar Bodoh, aku akan segera mengakhiri hidup mu tahu tidak" ancam Willy.


"Dasar bocah sombong, Bahakan sihir es yang kamu gunakan tidak mampu melawan sihir api ku" sindir Jhon.


"Bagai mana dengan ini.....!" Ucap Willy sambil merubah posisi Tangan kearah atas.


"Water hand....."


Wuss....


Es yang tadi di lancarkan oleh Willy di rubah menjadi air oleh Jhon, dan sekarang Willy memanfaatkan air tersebut sebagai senjatanya.


Sekarang Willy menggunakan sihir elemen air, dan air yang ada di atas tanah itu berubah menjadi tangan besar yang hendak menangkap John.


"Hanya ini saja yang ingin kamu tunjukkan" cibir Jhon.


Dia pun menebas bebas air yang berbentuk tangan itu dengan pedang api yang dia miliki.


Willy tersenyum "Apa kamu tahu bahwa es bisa berubah menjadi air dengan menggunakan panah api, tetapi apa kamu tahu, api bisa di padamkan dengan air"


Wuss....


Pedang yang di ayunkan John tidak berguna, api yang ada di pedangnya menjadi padam ketika pedang itu di Tebaskan ke air yang berbentuk tangan.


Meskipun air itu menguap karena api yang dihasilkan sangat panas, setelah berubah menjadi asap air itu akan berubah kembali menjadi buih air dan kembali meregenerasi tangan air yang di buat oleh Willy.


Jhon pun sekarang di selimuti oleh sihir air milik Willy, tetapi Willy tidak tinggal diam begitu saja.


"Ice barier...."


Air yang sekarang membentuk bola air yang mengurung Jhon, sekarang di lapisi dengan barier es, sehingga panas yang di hasilkan api Jhon hanya di bagian tengah saja dan di bagian luar tetap dingin. Sehingga air tidak mudah menguap dan habis.


Jhon pun berusaha untuk keluar dari kurungan air itu dengan menggunakan sihir elemen api yang dia miliki, sihir elemen api yang dia keluarkan semakin panas sehingga air itu pun menjadi mendidih.


Air yang mendidih itu hanya di bagian yang terkena api saja tetapi di luar air tetap stabil karena adanya barier es yang menahan air menguap.


Dapat di bayangkan kalau ada manusia di dalam air yang mendidih, itu bagaikan ayam yang sedang di rebus.


Jhon pun mati karena ulahnya sendiri dan dia pun melepuh karena efek dari air yang mendidih tersebut.


Willy pun melepaskan sihir es dan sihir air sehingga John pun tidak lagi terkurung di dalam air mendidih tersebut.


Setelah Jhon mati, ada penunggang wyvern yang mendekati Willy dan berteriak "Putra mahkota, ayo kita pergi"


Willy pun menoleh ke arah wyvern tersebut dan itu ternyata jenderal Travis, Willy pun menghentakan kakinya untuk loncat ke punggung wyvern yang ditunggangi jenderal Travis.


Di sisi lain Maria ingat dengan cincin penyinpan yang ada di jari Miles, di dalam cincin itu banyak tersimpan harta berharga, termasuk uang miliknya hasil taruhan di kerajaan Elf.


Maria pun memerintahkan penunggang wyvern itu untuk kembali "Hai Fergus, kembali ketempat semula ada sesuatu yang ketinggalan"

__ADS_1


Ternyata penunggang wyvern itu bernama Fergus, dia adalah seorang kapten dari pasukan raja naga yang di bentuk oleh Willy.


Mereka pun kembali dan tepat dekat di mayat Miles, Maria pun turun dan langsung mengambil cincin dari jari Miles kemudian dia kembali melompat ke atas panggung wyvern.


"Ayo kita kembali" teriak jenderal Travis kepada seluruh pasukan udara penunggang wyvern.


Mereka pun menukik dan pergi, tetapi pasukan udara musuh masih mengikuti dan mengejar mereka.


Maria memiliki cara supaya mereka tidak di kejar "Fergus bawa aku kebarisan belakang, akan aku jatuhkan mereka semuanya"


Fergus pun melambatkan wyvernnya sehingga dia sekarang ada di barisan paling belakang, kemudian Maria berdiri dari punggung wyvern.


Maria menyetabilkan posisi dia berdiri untuk melancarkan serangan ke arah pasukan udara musuh.


Maria menggunakan tombak angin untuk menjatuhkan semua musuh dari udara.


"Angin penghancur.... berhembus lah...." Terima Maria sambil mengayunkan tombaknya.


Wuss....


Angin kencang berhembus seperti membawa ratusan ribu pisau yang menguliti semua bulu dari burung raksasa yang mereka kendarai.


Bulu burung itu lepas sehingga semua burung tidak lagi dapat terbang dan mereka pun terjatuh kebawah. Melihat semua musuh jatuh pasukan aliansi SPBU pun bersorak gembira.


Tombak angin milik Maria tidak bisa membunuh makhluk hidup, tetapi efek sihir yang di keluarkan bisa menghancurkan apa pun benda mati.


Sehingga yang terkelupas hanyalah bulu dari burung raksasa tersebut, sehingga burung dan pengendaranya masih hidup, tetapi mungkin mereka akan meninggal dunia karena terjatuh dari ketinggian seperti ini


Prajurit kavaleri yang melihat pasukan udara wyvern sudah meninggalkan pertempuran, komandan mereka pun berteriak.


"Putra Eldra sudah di amankan, sekarang kita mundur" teriak komandan pasukan.


Seorang prajurit pun meniup terompet tanda pasukan kavaleri harus mundur meninggalkan pertempuran.


Pasukan kavaleri pun bergegas kabur dari Medan perang, sehingga pasukan aliansi penganut ajaran dewa mengira bahwa mereka sudah menang.


Padahal di balik itu pasukan aliansi penganut ajaran dewa banyak terdapat korban jiwa, sedangkan pasukan kavaleri aliansi SPBU hanya menderita luka lecet dan Tebaskan pedang saja.


Tidak ada korban jiwa dari pihak aliansi SPBU, karena setiap prajurit memiliki potion penyembuhan untuk menyembuhkan luka mereka.


Pertempuran pun selesai mereka pun kembali ke daerah federasi bebas untuk transit dan kembali ke wilayah mereka masing masing.


Karena bentrok antara kedua aliansi, yang bertolak belakang, sehingga kedepannya akan menjadi perang besar di benua bagian Utara.


Perang besar tersebut akan mengulang masa lalu ketika Edward Eldra memimpin pasukan sekutu dewa naga agung.


Dan kedepannya Willy lah yang akan memimpin perang sebagai komandan tertinggi pasukan Aliansi SPBU atau Serikat Perdamaian Benua Utara.


***


* Tamat

__ADS_1


* Perjalanan Willy di akhiri sampai di sini dulu ya kak.


* Lanjutkan Part ke 2 dengan judul yang sama yaitu Pahlawan Terpilih Part 2.


__ADS_2