
Para Orc itu cepat belajar karena Willy mengajari hal yang sangat dasar dari beladiri ilmu pedang dan tombak bahkan memanah.
Meskipun yang di ajarkan oleh Willy dan Maria ilmu dasar beladiri itu cukup untuk mereka dalam melakukan pertempuran.
Hal dasar dalam beladiri yang mereka pelajari adalah cara bertahan atau menangkis serangan, Willy dan Maria mengajarkan tangkisan samping kanan, samping kiri, tangkisan atas, tangkisan bawah dan tangkisan tengah.
Teknik menyerang pun hanya tebasan samping kanan dan kiri, tebasan atas dan bawah serta cara menusuk ke titik titik vital.
Sehingga dalam beberapa hari para Orc itu bisa memahaminya sehingga mereka siap bertempur melawan musuh yang sebenarnya.
Dalam simulasi tempur pun mereka sangat bersemangat dan hasilnya sangat memuaskan karena hasil latihan selama ini tidak sia sia.
Setelah hari ke 5 semua peralatan tempur sudah selesai sebanyak 1.520 armor dan senjata yang semuanya terbuat dari bahan bijih logam Oricarcum sehingga Jirah armor yang di buat berwarna putih.
Oricarcum juga disebut dengan timah gunung yang berwarna hitam tetapi dari hasil pemanasan warnanya berubah menjadi warna putih.
Semua pejuang pun diberikan 1 set armor termasuk senjata yang mereka gunakan, sebenarnya jumlah pejuang Orc berjumlah 1.500 orang dan armor sisanya di pakai oleh Bagoy, baba dan babu yang ikut dalam persiapan penyerangan.
Setelah mereka mendapatkan semua pull set armor mereka di perintahkan untuk beristirahat sebelum penyerangan dilakukan supaya tubuh mereka menjadi fit untuk melakukan pertempuran karena sudah beberapa hari mereka bekerja keras dan berlatih.
Sedangkan yang lainnya berkumpul untuk mendiskusikan tentang penyerangan yang akan di lakukan 2 hari lagi
"Penguasa Muda, Dari tadi pagi aku belum melihat Penguasa Putri, Ria dan Tia" tanya Bagoy kepada Willy.
Semua orang sekarang memanggil Willy penguasa muda dan penguasa putri karena menurut mereka kalau memanggil dengan sebutan putra Eldra itu tidak sopan.
Dan mereka sudah sepenuhnya menjadi pengikut dari Willy dan bersumpah setia menjadi anak buahnya Willy sebagai pewaris pedang dewa naga agung.
"Maria aku perintahkan untuk memantau Markas dari tentara bayaran awan gelap, Ria dan Tia mereka yang memandu Maria karena mereka yang tahu jalan masuk dan keluar dari daerah ini" jawab Willy.
"Kapan mereka bertiga kembali" tanya lagi Bagoy
"Besok juga mereka kembali, mereka hanya akan mengamati situasi dan jumlah prajurit yang ada di sana" jawab Willy.
Kemudian mereka pun membahas strategi penyerangan, dan strategi yang di atur oleh Willy adalah, para pemanah terlebih dahulu yang menyerang untuk mengurangi jumlah musuh kemudian prajurit tombak yang menerobos masuk setelah itu baru prajurit pedang yang menyelesaikan sisanya.
Semua strategi sudah di susun rapi dan untuk memudahkan berkomunikasi para pemimpin pejuang Orc di berikan nama oleh Willy.
__ADS_1
Willy memberikan nama kepada pemimpin pejuang Orc terkuat dengan nama Blades karena dia bersenjata pedang dengan memiliki sihir elemen api.
Semua pemimpin pejuang sangat berterima kasih kepada Willy "Terima kasih Penguasa muda kami akan setia mengabdi kepada anda"
Mereka berlutut kepada Willy sambil berterima kasih, Willy pun mengangguk "Bangunlah, aku hanya bisa membantu sampai selesai penyerangan dan setelah kita berhasil menaklukkan pasukan awan gelap dan membebaskan saudara kalian maka tugas ku selesai dan aku akan melanjutkan perjalanan"
Bagoy pun mengangguk "Terima kasih Penguasa muda sudah Sudi membantu suku Heypan kami, dan kami berjanji akan setia mengabdi kepada anda"
*
Keesokan harinya Maria Salaria dan Maltia sudah kembali dan melaporkan situasi.
"Sekarang di kastil Awan Gelap terdapat 2.000 prajurit, tetapi kemarin 1.000 prajurit pergi, informasi yang didapatkan mereka di sewa oleh kota lain karena mendapatkan serangan dari Ras monster Centaurus" lapor Maria.
Willy pun berpikir sejenak mendengar Ras monster Centaurus kemudian dia bertanya kepada Maria "Apa Ras Monster itu manusia yang memiliki badan Kuda"
Maria mengangguk "ya mereka ras manusia berbadan kuda, Ras ini sudah hampir musnah karena mereka sangat suka berperang, dan hanya ada di benua bagian Utara ini mereka berada.
Kabar lain tentang Ras Centaurus ini mereka tidak banyak hanya sekitar 3.000 an saja itu juga di bagi kedalam 4 suku Centaurus "
"Kastil Awan Gelap setiap hari diselimuti oleh awan hitam dengan intensitas hujan yang tinggi setiap sore kastil itu di selimuti awan hitam dan hujan gerimis" ucap Maria.
Willy pun mengangguk "Bagus kalau begitu, karena ini awal kemenangan kita, cuaca hujan dan awan hitam itu keuntungan buat kita"
"Iya itu memang menguntungkan bagi ku sebagai pengguna elemen sihir petir, sebelum penyerangan aku akan tanam bibit petir ke awan hitam itu sehingga para Orc bisa dengan mudah membunuh musuhnya dengan bantuan serangan petir dari langit" ucap Maria yang semangat.
"Aku sudah mengantisipasi armor Orc dengan melapisi armor itu dengan getah karet, sehingga apabila pejuang Orc terkena petir mereka tidak akan memiliki efek apapun karena di redam oleh getah karet. Di dunia ku getah karet bisa menetralisir Arus listrik yang disebabkan oleh petir" jelas Willy.
Maria pun memuji "kamu memang pintar, dan tampan, aku semakin menyukai mu"
Mendengar pujian dan rayuan Maria Willy jadi Malu sendiri dan menjadi salah tingkah.
Hari penyerangan pun tiba, mereka berkumpul sangat pagi dengan memakai Jirah Armor yang lengkap, dari helm, pelindung tangan pelindung kaki, pokoknya mereka dilapisi oleh baju besi.
Tetapi Willy tidak membuat tameng untuk mereka seperti tameng yang di pakai oleh prajurit Dwarf, karena menurut Willy pelindung tangan yang di pertebal itu cukup sebagai perisai dan menahan serangan sehingga pergerakan mereka fleksibel.
Sekitar 1.500 pejuang Orc berbaris rapi dalam 3 kelompok barisan yang di antaranya 500 pasukan berpedang, 500 pasukan Tombak dan 500 pasukan panah.
__ADS_1
Blades sebagai pemimpin utama berada di depan pasukan bersama Willy, Maria, Bagoy, babu dan baba.
Mereka semua siap untuk menyerang kastil pasukan awan gelap, sebelum berangkat Bagoy sebagai kepala suku memberikan pidato.
"Saudara ku pejuang bangsa Orc suku Heypan, hari ini kita akan menyerang markas dari pasukan Awan Gelap, bukan hanya untuk menyelamatkan anak dan istri ku, tetapi menyelamatkan saudara kita lainya yang mereka tangkap dan di perbudak.
Kita juga akan merebut tempat mereka dan kita jadikan benteng pertahanan kita untuk membentuk aliansi kuat dengan suku Orc lain supaya kita tidak lagi di tindas dan di perbudak oleh bangsa dan Ras lain" Pidato Bagoy membuat semangat mereka meningkat.
Salah satu dari mereka pun berteriak "Rebut kastil Awan Gelap....."
Suara itu pun di ucapkan kembali oleh seluruh pejuang Orc "Rebut kastil Awan Gelap.....rebut kastil Awan Gelap"
Kemudian Blades mengarahkan senjatanya ke atas dan suara mereka seketika berhenti, kemudian Blades berteriak "Kita rebut kastil Awan gelap dan selamatkan saudara kita, tetapi ingat semua itu perlu pengorbanan, di antara kita pasti akan ada yang mati di Medan Perang, tetapi kita harus berbangga diri karena kita mati di Medan Perang dengan gagah berani dan untuk membela suku Haypan kita yang tercinta ini"
Para pejuang membenturkan senjata yang mereka pegang dengan pelindung tangan yang mereka pakai sehingga mengeluarkan bunyi yang sangat berisik, itu adalah tanda mereka bersemangat dan siap bertempur.
Blades mengacungkan senjatanya kembali ke arah jalan keluar lembah Haypan "Kalau kalian sudah siap ayo kita berangkat"
Blades memimpin barisan paling depan dan di ikuti oleh yang lainnya dan mereka berbaris rapih seperti prajurit kerajaan pada umumnya.
Mereka sangat gagah dengan memakai Armor tersebut dan aura kemenangan menyelimuti mereka semua.
Willy, Maria, Bagoy , baba dan babu mengikuti mereka dari belakang. Willy dan Maria tidak akan ikut dalam pertempuran karena dia hanya menjadi penonton saja dan mereka harus berjuang sendiri untuk mencapai tujuan.
Dengan sedikit bantuan untuk mereka yaitu Maria akan menggunakan sihir elemen petir untuk membantu mereka dalam pertempuran sehingga Willy dan Maria tidak terlibat langsung dalam pertarungan.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1