
Pembawa acara pun berbicara lagi
"Ow... Apakan ini adalah Konflik internal Antara Ratu Isabel dan Ratu Elisia, dan apakan Perkataan dari Ratu Isabel bisa menyalakan Api peperangan antara kerajaan Jovalavia dan kerajaan Eldragon"
Ratu Isabel pun berbicara kepada pembawa acara. Dan terus Mempropokasi Ratu Elisia.
"Hai pembawa acara saya tidak memicu Konflik untuk berperang melawan kerajaan Eldragon tapi ini kenyataan.
Para hadirin Lihat lah telinga Runcing dari Ratu Elisia, apakah dia seorang Manusia seperti kita...Dia bukan manusia seperti kita...dia adalah setengah Elf.
Ratu Elisia adalah satu satunya setengah Elf yang ada di dunia ini bahkan kalian semua tahu bahwa Bangsa Elf dilarang Menikahi seorang manusia apalagi seorang Monster sekalipun.
Dia adalah Aib bagi bangsa Elf, dan mungkin dia adalah anak Haram dari seorang Elf"
Bisikan bisikan dari orang orang yang berada di stadion menjadi terdengar sangat bergemuruh, Raja Agung Smith Flander pun menutupi mukanya karena perkataan dari Ratu Isabel"
Raja Hendrik Jovanka pun berbicara kepada Ratu Isabel.
"Sudah hentikan jangan diteruskan lagi"
Ratu Isabel malah semakin panas
"Kenapa harus di hentikan kalau ini adalah kenyataan yang orang lain harus tahu"
Ratu Elisia bersikap biasa dia acuh tak acuh dengan perkataan dari Ratu Isabel yang memojokan dirinya.
Pembawa acara pun berbicara kepada Maharaja Alfred Eldragon.
"Maharaja Alfred Eldragon apakah yang dikatakan oleh Ratu Isabel itu benar, kalau tidak benar adakah pembelaan dari Maharaja Alfred Eldragon"
Maharaja Alfred Eldragon pun angkat bicara.
"Para Hadirin semua apakah kalian ingin tau cerita sebenarnya tentang Ratu Elisia"
Semua orang berkata...
"Ya ceritakan lah kebenarannya"
"Betul cerita lah"
"Awalnya aku tidak ingin menceritakan tentang kenyataan yang terjadi karena akan adanya pihak yang merasa aib nya tersebar, dan karena perkataan dari Ratu Isabel yang memojokan Elisia maka aku akan bercerita.
Raja Hendrik Jovanka kamu masih aku anggap sebagai menantu ku karena telah menyelamatkan putri ku dari perdagangan budak.
Tapi ajari pula istri ke 2 mu itu supaya berkelakuan layaknya seperti seorang Ratu, karena tidak ada seorang Ratu yang tutur katanya seperti seorang Budak.
Aku dulu adalah teman baik dari Raja Varanus, Raja Kerajaan Nebulosus yang Lama dan aku tahu Adrian Plakona waktu masih menjabat menjadi Perdana menteri.
__ADS_1
Yang aku tahu Raja Adrian Plakona tidak memiliki anak perempuan dia hanya memiliki anak laki laki yang sekarang sedang duduk di sampingnya.
Dan aku rasa Ratu Isabel Plakona adalah Budak *** nya putra dari Adrian Plakona yang diangkat anak lalu di nikahkan dengan Raja Hendrik Jovanka.
Untuk kepentingan Birokrasi supaya kerajaan Nebulosus Baru mendapatkan dukungan dari kerajaan Jovalavia sebelum memberontak terhadap kerajaan Nebulosus lama.
Apakah ucapan ku ini benar Raja Adrian Plakona dari kerajaan Nebulosus Baru.
Semua orang tercengang mendengar Maharaja Alfred Eldragon menyatakan bahwa Ratu Elisia adalah anaknya.
Dan Maharaja Alfred Eldragon menyerang Ratu Isabel dengan perkataannya dan memojokan Raja Adrian Plakona.
Kemudian Maharaja Alfred Eldragon melanjutkan bicaranya menceritakan masa mudanya.
"Berawal waktu aku masih Muda dulu ketika aku masih menjadi seorang petualang, mungkin kalau kalian para petualang sudah tahu dan sering melihat papan nama Party yang berada paling Atas.
Ya itu adalah Party 3 Ras yang anggotanya adalah aku, Maharaja Freevik Reagon, dan Putri dari Raja Agung Smith Flander yaitu Putri Elvia.
Waktu itu Saya dan putri Elvia menjalani Cinta, sampai dia hamil dan Raja Agung Smith Flander tidak menyetujui hubungan kita berdua dan memisahkan aku dan Putri Elvia.
Putri Elvia diasingkan oleh Raja Agung Smith Flander dan melahirkan Elisia di pengasingan, dan merawatnya sampai umur 5 tahun.
Karena Elisia dianggap Aib bagi kerajaan Flander maka dia diserahkan kepada Pendeta agung kemudian karena penderita agung memiliki hati nurani dia menyerahkan Elisia kepada sepasang petani untuk diadopsi sampai dia berumur 15 tahun.
Dan karena desa tempat Elisia di adopsi diserang oleh para bandit dan Elisia di tangkap dan akan di jual untuk dijadikan budak dan setelah itu Raja Hendrik Jovanka yang menyelamatkan Elisia dari perbudakan dan menikahinya.
Semua orang terdiam setelah mendengarkan cerita dari Maharaja Alfred Eldragon dan semua mata tertuju kepada Raja Agung Smith Flander.
Orang orang pun berbisik...
"Ternyata Selama ini Raja Flander orang yang busuk"
"Tega teganya dia mengasingkan anaknya sendiri dan membuang cucunya"
Omongan omongan Miring tentang Raja Flander terus menderu, Raja Agung Smith Flander pun merasa malu karena rahasia yang dia simpan selama ini di beberkan oleh Maharaja Alfred Eldragon.
Dan itu gara gara Ratu Isabel yang memperopokasi Ratu Elisia sehingga Maharaja Alfred Eldragon menceritakan tentang masa lalu dirinya dan putri Elvia.
Pembawa acara pun menanyakan nya kepada Raja Agung Smith Flander.
"Yang Mulia Raja Agung Smith Flander apa yang diceritakan oleh Maharaja Alfred Eldragon itu semua benar"
Raja Agung Smith Flander pun tidak menyangkal apa yang di bicarakan oleh Maharaja Alfred Eldragon.
"Sudahlah itu semua terjadi di masa lalu, bangsa Elf tidak mungkin berhubungan dengan sekutu Dewa Naga Agung.
Pembawa acara lanjutkan lah pengenalan para Raja yang lain dan sudah lah jangan membahas ini lagi"
__ADS_1
Harga diri dan nama baik Raja Agung Smith Flander hancur karena Ratu Isabel yang memperopokasi Ratu Elisia.
Ratu Isabel pun diam tidak berkata, dia tidak menyangka bahwa Ratu Elisia adalah Cucu dari Raja Agung Smith Flander dan anak dari Maharaja Alfred Eldragon.
Pembawa acara pun melanjutkan memperkenalkan Raja yang lainnya, tetapi ketika pembawa acara mau berbicara Maharaja Freevik Reagon berdiri dan berkata.
"Maaf Memotong acara ini, Saya Raja Freevik Reagon ingin mengumumkan sesuatu, Saya Raja Freevik Reagon mengundang hadirin semua untuk hadir dalam acara pernikahan antar Cucuku Putri Clarisa dengan Raja Gibran yang akan di selenggarakan 2 bulan dari sekarang"
Semua wanita yang mengidolakan Raja Gibran kecewa termasuk para putri dari kerajaan lain yang ingin menikah dengan raja Gibran.
Raja Hendrik Jovanka pun angkat bicara.
"Mohon ijin untuk berbicara Ayah Mertua, Karena Putri Clarisa adalah anak ku sendiri dan berita ini adalah berita yang menggembirakan maka untuk resepsi pernikahan bagai mana kalau di adakan di kerajaan Jovalavia saja.
Ini adalah berita bahagia yang akan menyatukan 3 kerajaan Besar yaitu kerajaan Lareagon, Eldragon dan Jovalavia"
Disana Maharaja Freevik Reagon pun menyetujuinya.
"Baiklah Menantu, aku sangat menyetujuinya bagai mana dengan pihak dari saudara ku yang akan menjadi besan.
Bagaimana saudarah ku Alfred Eldragon apa kamu menyetujuinya, presentasi pernikahan akan di adakan di kerajaan Jovalavia.
Raja Hendrik Jovanka pun berbicara kepada Maharaja Alfred Eldragon.
"Bagai mana ayah mertua Maharaja Alfred Eldragon apakan anda setuju"
Raja Gibran pun berbicara mewakili ayahnya Maharaja Alfred Eldragon.
"Ayah mertua Raja Hendrik Jovanka, kami sih setuju setuju saja tetapi kami memiliki 1 syarat yaitu Ratu Isabel tidak boleh berada di kerajaan Jovalavia selama resepsi pernikahan kami"
Raja Hendrik Jovanka pun menyetujuinya.
"Baiklah selama itu untuk kebahagiaan Putri Clarisa saya setuju dengan persyaratan yang kamu ajukan"
Semua orang yang berada di stadion pun bersorak dan tepuk tangan, dan Raja raja pun menyelamati Raja Gibran dan putri Clarisa yang akan menjadi pengantin
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
__ADS_1