
Setelah mendengarkan bahwa Lexington ingin tahu banget, bagaimana cara mereka mendapatkan esensi api tersebut, Libear pun berkata "Tapi tuan Lexington jangan kaget setengah melihatnya ya, dan jangan bercerita kepada siapa pun karena ini rahasia"
Lexington pun mengangguk setuju "baik...baiklah aku setuju dan akan merahasiakan ini semua".
Libear melirik ke arah Maria dan Maria pun merentangkan satu tangannya, Maria mengeluarkan sihir dimensi item Room dan mengeluarkan blue dari dalam sihir tersebut.
"Perkenalkan ini blue harimau kilin api yang aku taklukan di hutan kegelapan" ucap maria.
Blue pun meraung keras "Goar...."
Raungan itu membuat Lexington sebagai Master Guild petualang merasa ciut dan kakinya lemas sehingga bergetar ketakutan.
"I...ini harimau kilin api biru yang langka, benarkah Nona muda ini menaklukannya" tanya Lexington.
Maria mengangguk "ya aku menaklukkan dan sekarang dia menjadi peliharaan ku, esensi api yang kita dapat berasal dari blue ku ini"
Maria pun segera memasukkan kembali blue kedalam sihir dimensi item Room tersebut, karena raungannya begitu keras dan Maria takut membuat heboh para petualang.
Setelah itu Lexington berbicara "Tidak salah aku meminta kalian untuk melakukan misi ini, bayarannya akan aku bayar segera, dan persiapan menuju ke kota putih aku yang akan siapkan. Aku juga akan memberikan lencana kehormatan kepada kalian bertiga sebagai petualang muda yang hebat"
Setelah Lexington selesai berbicara tiba-tiba ada yang membuktikan pintu, biasanya pintu itu di ketuk terlebih dahulu, ini langsung membukanya tanpa adanya ijin dari master guild.
Biasanya yang masuk tanpa mengetuk pintu mereka orang yang berderajat tinggi seperti para bangsawan.
Ketika pintu dibuka terdengar suara orang berbicara "Mereka memang hebat karena mereka sahabatku"
Pintu berlahan terbuka dan masuk pemuda dengan pakaian yang bagus dan Napak berwibawa. Dengan di ikuti resepsionis yang membawa nampan berisi 4 tas kecil uang koin, uang tersebut adalah pembayaran dari quest yang di selesai oleh party Willy.
Lexington melihat sosok pemuda itu kemudian dia dengan tergesa gesa bangkit dari tempat duduknya kemudian dia berlutut.
Libear yang melihat dia tersentak kaget karena tidak percaya seorang pangeran dan putra mahkota ada di kota kecil seperti kita hitam ini dan Libear pun berlutut.
__ADS_1
Mereka berdua berbicara dengan kompak "Hormat kepada Pangeran Vico putra mahkota kerajaan Gramostola"
Willy dan Maria bangkit dari duduknya kemudian tersenyum dan Willy pun berbicara dengan Santai "Ternyata kamu yang datang Vico, aku kira siapa"
Willy dan Maria tidak berlutut yang membuat heran Lexington dan Libear, Willy juga berkata ketus seakan tidak menghormati Vico sebagai pangeran dan putra mahkota kerajaan Gramostola.
Vico melihat Lexington dan Libear berlutut kemudian dia menyuruh mereka untuk berdiri "Bangun lah"
Libear dan Lexington pun berdiri "Terima kasih pangeran"
Vico pun berjalan ke arah Willy dan Maria "Putra Eldra, Maria senang melihat mu, aku tahu dari Hiden Balor kalian ada di kota ini sehingga aku bergegas menuju kota hitam, kebetulan aku berada di kota Orgarion"
Kota orgarion adalah kota di wilayah kekuasaan kerajaan Gramostola, kota ini dekat dengan kota hitam ini, dan kota hitam ini juga di bawah perlindungan dari kerajaan Gramostola walaupun kota ini tidak termasuk kedalam wilayah kekuasaan kerajaan Gramostola dan berdiri sendiri.
Tetapi tetap kita ini mengendalikan dan mencari perlindungan ke kerajaan Gramostola sehingga penduduk kota ini sangat menghormati Vico sebagai pangeran dan putra mahkota kerajaan Gramostola.
"Aku sudah menduganya, kamu tahu dari tuan Hiden Balor" ucap Maria.
Vico melirik ke arah Lexington dan Libear "mengapa kalian masih berdiri ayo duduk"
Lexington dan Libear pun duduk karena di perintahkan oleh pangeran yang mereka hormati. Petugas Resepsionis yang membawa nampan uang meletakkan uang tersebut di atas meja dan dia pun pamit untuk kembali bertugas.
Vico pun bertanya "heh... putra Eldra, kenapa kamu malah menjadi petualang di tempat terpencil seperti ini, seharusnya kita mendaftarkan diri kita di federasi bebas, dan aku mau menjadi anggota party mu"
Vico bertanya kepada Willy tetapi Maria yang menjawabnya "Tidak, kami tidak akan menerima mu sebagai anggota party kita"
Ucap Maria terdengar ketus oleh Lexington dan seperti tidak menghormati Vico sebagai pangeran, tetapi Lexington tidak berani menegur Maria.
Vico pun seperti sudah terbiasa mendengar perkataan dari Maria yang terkadang dingin dan ketus.
"Kenapa apakah aku lemah di mata mu, aku sudah sering berlatih semenjak pulang dari goa itu, dan sekarang level ku meningkat pesat, aku tidak kalah dengan anak anak dari kerajaan Eldragon dan para putra dari klan serigala dan Lodaya" ucap Vico.
__ADS_1
Maria menggoyangkan tangannya "tidak, Willy hanya akan membentuk party dengan istrinya saja, kami hanya iseng saja sekarang dan 5 tahun dari sekarang baru kami akan mendaftarkan diri kami sebagai petualang"
Vico tersenyum "Buat apa kalian menjadi petualang, buang buang waktu saja, putra Eldra seorang pangeran yang hebat, bahkan Raja Gibran bilang dia ini putra mahkota kerajaan Eldragon, dan kamu seorang jenderal besar kerajaan Lareagon yang di juluki Iblis Petir, buat apa lagi menjadi petualang, kejayaan ada sama kalian berdua"
Mendengar perkataan dari Viko, Master Guild Lexington dan Libear tersentak kaget, jati diri Willy adalah pangeran dan Maria adalah Jenderal.
Walaupun masih terbilang anak kecil yang berumur di bawah 15 tahun, tetapi mereka sudah sangat hebat.
Di sana Willy malah tersenyum "Untuk mencoba kekuatan dan menambah pengalaman, aku harus menjadi Petualang, dengan menjadi petualang kita akan menemui orang yang lebih hebat dari pada yang kita kira"
Willy pun melirik ke arah Libear "Aku tidak menyangka di kota kecil seperti Kota hitam ini ada anak berbakat seperti Libear ini, jika kamu ingin mencari pengawal atau prajurit hebat aku merekomendasikan dia untuk mu"
"Aku percaya dengan rekomendasi mu, tenang saja kalau dia mau ikut dengan ku dan benar dia kuat aku akan jadikan dia kapten di pasukan ku" ucap Vico.
Mendengar itu Libear pun senang dia pun menyeringai dan membungkukan badannya "Terima Kasih Pangeran Vico, aku akan bekerja keras untuk mengabdi kepada Mu"
Kemudian Vico pun berbicara kembali "Kalau tujuan mu ingin kuat dan menambah pengalaman dengan menjadi petualang, aku akan mengajak adik ku Yarn, Rion, Wolf-grek dan teman dari anak-anak aliansi untuk bersaing dengan party mu nanti, siapa yang memiliki level petualang tertinggi dia pemenangnya, bagai mana"
Willy pun mengangguk "baiklah aku tunggu itu, tapi aku tahu kamu menemui ku bukan untuk bersaing dengan ku, apa yang kamu inginkan dari ku"
Vico tersenyum "Hehehe Kamu memang sahabat ku, tahu saja kalau aku menginginkan sesuatu dari mu"
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
__ADS_1
http://saweria.co/DaniSutisna