
Maria bangkit dari duduknya dan berniat untuk meninggalkan tempat pertemuan tersebut tetapi ada 2 orang wanita langsung berdiri dan berlutut di depannya.
"Mohon Nona muda tidak marah, aku pejuang perempuan di suku Heypan ini, mohon bimbingannya" ucap wanita itu.
"Aku pejuang panah di suku Heypan ini, Mohon Nona muda memberikan kami arahan untuk bisa bertambah kuat" ucap wanita pemanah itu
Maria tersenyum "Aku akan memanggil kamu dengan Nama Salaria atau Ria dan aku akan memanggil kamu Maltia atau Tia.
Besok pagi datanglah kepadaku, aku akan memberikan kalian berdua pencerahan supaya bisa bertambah kuat sebelum aku pergi meninggalkan desa Heypan ini" ucap Maria lalu berjalan pergi.
Tetapi sebelum Maria pergi Willy memberikan 2 botol Magic potion yang terbuat dari rumput bulan, itu berfungsi untuk mempertahankan energi sihir Maria apabila energi sihir nya tersedot untuk evolusi Salaria dan Maltia.
Sehingga Maria tidak akan lemas karena tersedot energi sihirnya untuk evolusi ke 2 wanita Orc yang telah dia beri nama.
Salaria dan Maltia pun mengangguk dan berbicara secara bersamaan "Terima kasih Master dan selamat beristirahat"
Mereka berdua langsung berterima kasih dan menyebut Maria sebagai master mereka berdua.
Maria pun pergi dengan di antara oleh Babu, dia pun sampai di rumah kayu untuk beristirahat "silahkan Nona muda beristirahat di sini" ucap babu.
"Terima kasih sudah mengantarkan ku ke sini" ucap Maria.
"Itu sudah tugas ku, anda adalah master ku yang harus aku patuhi segala perintahnya" ucap babu.
Maria pun membuka pintu dan masuk kedalam rumah tersebut untuk beristirahat sedangkan babu kembali ketempat ruang pertemuan.
Maria meminum satu botol Magic potion sebelum dia merebahkan diri dan satu botol lagi akan di minum nanti ketika dia bangun tidur.
Evolusi Orc akan berlangsung ketika mereka tidur dan selama mereka masih terjaga maka evolusi itu tidak akan terjadi.
Di ruang pertemuan pemimpin pejuang itu kembali berbicara dan dengan arogan dia menunjukkan sihir api di tangannya yang sebesar api lilin.
"Buktikanlah bahwa segala perintah anda bisa di patuhi oleh kami, aku pejuang terkuat di suku Haypan ini dan ini bukti kekuatan ku" ucap pemimpin pejuang itu.
Dia sangat sombong karena dia satu satunya pejuang terkuat meskipun belum berevolusi menjadi high Orc dia sudah mencapai level E.
__ADS_1
Level E adalah Level pembentukan sihir sehingga pejuang itu bisa menggeluarkan sihir elemen api walau pun sebesar api di lilin.
Meskipun mereka rata rata ada di tingkatkan level F dan tanpa energi sihir tetapi mereka pejuang yang berani, tetap saja kalau mereka berhadapan dengan prajurit mereka akan kalah.
Meskipun begitu mereka tetap berjuang dan bisa mengalahkan prajurit manusia dengan jumlah mereka yang banyak.
Satu pemimpin pejuang memiliki 100 anak buah dan di suku Heypan ini ada 15 pemimpin pejuang berarti ada sekitar 1.500 pejuang yang mempertahankan lembah Haypan ini.
Melihat kesombongan pemimpin pejuang terkuat dari bangsa Orc Willy hanya tersenyum tetapi disana Bagoy sebagai kepala suku mereka menjadi marah.
"Apa yang harus di buktikan lagi oleh master ku ini, dia sudah menyelamatkan nyawa ku dan nyawa ke 2 teman kalian dan beliau juga menghadiahi kami sebuah nama sehingga kami dapat berevolusi" teriak Bagoy.
Salah satu tetua desa berbicara "Tuan ku kepala suku, kami memang melihat anda sudah berevolusi menjadi Ras yang lebih tinggi lagi, tetapi kami tidak percaya dengan manusia dan semua manusia itu sama saja. Mereka makhluk yang serakah dan suka membunuh, merampas dan memperbudak bangsa kita"
Pemimpin pejuang itu berkata lagi "kalau anda bisa membuktikan bahwa anda tidak seperti manusia lain dan tidak seperti prajurit awan gelap maka saya berjanji akan menjadi abdi yang paling setia"
"Dengan cara apa aku harus membuktikan apakah dengan cara melawan mu atau melawan kalian semua " ucap Willy memprovokasi.
"Anda hanya anak anak yang baru berusia 12 tahunan, kami tidak yakin anda bisa mengalahkan kami semua, begini saja anda dapat melawan ku untuk membuktikan bahwa anda dapat memerintah kami.
Willy tersenyum dan mencoba memprovokasi kembali "Apakah dengan sihir elemen api yang begitu lemah kamu ingin melawan ku, Hahaha....aku bahkan geli mendengarnya"
Pemimpin pejuang terkuat itu pun terprovokasi dan menjadi marah dia mengeluarkan pedang dan mengacungkan pedangnya ke arah Willy.
"Jangan Sombong bocah, turun dan lawan aku sekarang, atau kamu akan menjadi daging mati di tempat ini " ucap pejuang terkuat dengan marah.
"Hahaha baru bisa mengeluarkan sihir elemen api sebesar biji kacang kamu sudah sombong dan merasa paling kuat, Main mu kurang jauh bro" ucap Willy.
Pemimpin pejuang terkuat itu menjadi tambah emosi dia pun mengayunkan pedangnya dan bergegas berlari serta menerjang Willy.
Biasanya senjata yang di pakai oleh Orc di sini adalah gada batu, tetapi pemimpin pejuang terkuat itu memakai pedang dia mengambil pedang dari prajurit awan gelap yang tewas dan menjadikannya sebagai senjata dirinya.
"Rasakan Bocah, kamu akan mati hari ini" teriak pemimpin pejuang terkuat
Wuss....
__ADS_1
Pedang di ayunkan dari atas kebawah, mengarah ke arah kepala Willy tetapi Willy hanya menghindar dengan cara menggeser posisi kakinya satu langkah.
Brak....
Pedang itu menghantam tanah Willy tertawa dan memprovokasi "apa hanya itu kemampuan mu, apakah pejuang terkuat di suku Heypan ini kemampuannya hanya segini, benar benar lambat"
Pejuang itu pun kembali menarik kembali pedangnya dan mengayunkan kembali ke arah Willy. "Mati kamu"
Wuss....
Willy menahan pedang yang di ayunkan begitu kuat oleh pejuang itu hanya dengan 2 jarinya "Dasar lemah"
Willy menggibaskan tangannya sehingga pejuang itu terpental kebawah. Willy pun menguap "aku sangat ngantuk, tak perlu lagi bertarung karena kamu pasti akan kalah.
Meskipun kalian semua datang kepada ku, aku akan dengan mudah menghabisi kalian semua, aku datang kesini karena di mintai bantuan oleh kepala suku kalian.
Tetapi kalian semua mempersulit ku, besok lusa aku akan pergi dari tempat ini dan melanjutkan perjalanan, urusi urusan kalian masing-masing. Dan kalau kalian masih ingat mencoba ku, aku juga akan mencoba kalian semua"
Willy mengeluarkan pedang Dewa Naga Agung dari dalam sihir dimensi item Book dan melemparkannya ke tengah ruangan pertemuan hingga tertancap sekitar 10 centimeter kedalam tanah.
"Kalau kalian bisa mencabut pedang ku maka kalian bisa melakukan apapun kepada ku bahkan membunuh ku, tetapi apabila kalian tidak sanggup mencaput pedang ku sampai besok pagi maka kalian yang harus mematuhi ku" ucap Willy sambil berlalu pergi.
"Bubu antarkan aku untuk beristirahat" pinta Willy kemudian Willy menoleh kepada mereka dan berkata "Hanya perlu kalian ketahui Nama ku Willy Jovanka dan bangsa Dwarf memanggil ku dengan sebutan putra Eldra" setelah berkata begitu Willy pun pergi meninggalkan mereka di ruang pertemuan.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1