
Setelah kejadian pasukan wyvern yang ada di langit kota kerajaan dewagon, orang orang yang mengepung willy pun menjadi ketakutan, mereka pun tanpa komando membubarkan diri mereka, sehingga Willy dan kawan kawannya bisa melanjutkan perjalanan.
Meskipun Willy dan lainnya di kawal oleh prajurit elf yang memiliki level A atau level pahlawan, prajurit elf itu tidak ikut campur dengan urusan mereka.
Karena bangsa Elf tidak tertarik dengan urusan yang dilakukan oleh manusia, sehingga mereka acuh tak acuh menanggapi apa yang terjadi kepada Willy.
Mereka bisa bertindak apabila kerajaan atau diri mereka dalam bahaya, baru mereka melawan atau bertindak.
Rombongan mereka pun keluar dari gerbang kota untuk menuju lembah keabadian, mereka masuk ke dalam hutan pegunungan, dan ngarai yang memisahkan antara benua bagian Utara dan lembah keabadian.
Ngarai yang di apit oleh gunung yang menjulang tinggi dan kemudian masuk kedalam goa yang sangat gelap dan panjang.
Goa itu hanya di terangi oleh batu kristal yang memancarkan cahaya hijau, sehingga meskipun sangat gelap, bagian atas dari goa itu sedikit terang.
Sehingga menjadi petunjuk arah sebagai jalan untuk keluar dari goa itu, Willy pun melihat keluar dengan menggunakan mata emas yang dia miliki.
Dengan mata emas segelap apa pun goa itu, Willy bisa melihatnya dengan jelas seperti waktu senja.
Willy melihat banyak jalan yang menyesatkan, sehingga goa itu mirip sebagai labirin, dan apabila ada manusia yang masuk maka mereka akan tersesat.
Mereka sengaja membuat goa labirin itu untuk melindungi kerajaan mereka dari gangguan pihak luar.
Setibanya di gerbang kota kerajaan Flander yang berada di lembah keabadian pintu masuk kota pun di buka, nampak suasana yang indah terlihat.
Rumah rumah yang berbeda dengan rumah manusia pada umumnya, air terjun yang menampakkan pelangi.
Kerajaan Elf ini seperti negeri dalam dongeng, semua orang yang melihatnya menatap kagum dengan mulut menganga.
"Aku merasa ada di serial Film Lord Of The Ring, Film itu memperlihatkan kerajaan Elf yang sangat indah, dan terbukti yang aslinya lebih keren dari pada di dalam film" gumam Willy.
Kemudian mereka pun tiba di pos jaga dan diperintahkan untuk turun dari kereta kuda, karena kereta kuda hanya sampai ke pos jaga tersebut.
Mereka pun berkumpul dan ada salah seorang bangsa Elf menghampiri dan menyapa "Selamat datang para pemberani yang hebat, selamat datang di kerajaan Elf, perkenalkan nama ku Barot, aku akan memandu kalian dari mulai saat ini"
Semua orang balik menyapa "Senang berkenalan dengan anda tuan Barot"
__ADS_1
Kemudian mereka pun memperkenalkan diri satu persatu termasuk Willy dan Maria. Setelah memperkenalkan diri mereka pun di pandu Barot menuju penginapan tempat mereka beristirahat.
Di sepanjang jalan Barot tidak berhenti berbicara, dia memperkenalkan tempat tempat yang ada di sana.
Kemudian nampak hal yang aneh terlihat di atas langit, benda besar seperti piring terbang turun dari langit.
Sontak semua orang menjadi panik, tetapi Barot menenangkan mereka "Wow kalian semua beruntung sekali, tidak usah takut, itu adalah kendaraan utusan dewa yang akan menjemput perawan suci bangsa Elf"
Mereka semua termasuk Willy dan Maria melihat di atas jembatan yang terbuat alami dari batu karang yang sangat besar.
Di bawah jembatan itu adalah lautan yang menghubungkan antara lautan lepas dan laut amobius yang memisahkan antara benua bagian Utara dan benua bagian tengah.
Willy pun berbisik kepada Maria "Di dunia ku, benda terbang itu di sebut dengan UVO, mereka makhluk asing yang akan menginvasi suatu planet"
Maria pun membalas dengan balik berbisik "Tetapi kenapa tadi bilang tuan Barot itu adalah kendaraan utusan dewa, apa yang sebenarnya terjadi"
Willy menggelengkan kepalanya sambil mengangkat bahunya "Entah lah, kita cari tahu saja nanti, atau kita bertanya kepada tuan Barot"
Barot pun menyadari bahwa ada yang berbisik bisik sehingga dia pun bertanya kepada Willy dan Maria "Hai anak muda yang di sana kenapa kalian berbisik, kalau ada pertanyaan, tanyakanlah kepada ku langsung"
"Tanyakan saja, bertanya di sini tidak ada di jatuhi hukuman kok" ucap Barot.
"Kalau begitu baik lah, aku akan bertanya, untuk apa utusan dewa turun dari langit ke tempat ini dan kenapa tadi anda bilang akan menjemput perawan suci, apa yang para dewa akan perbuat kepada perawan suci tersebut ?" Willy bertanya panjang lebar.
Orang lain di sekitarnya memperhatikan dengan seksama pertanyaan dari Willy dan itu juga yang hendak di tanyakan oleh setiap orang.
Mereka ingin mengetahui rupa dari utusan dewa dan untuk apa mereka turun dari langit dan menjemput perawan suci.
Barot berpikir sejenak dan kemudian dia menjawab pertanyaan dari Willy "Kami bangsa Elf di sebut juga Ras dari keturunan Dewa, keluarga bangsa Elf akan bangga bila anak gadisnya menjadi perawan suci yang akan melayani para dewa di kerajaan langit"
Jawab dari Barot tidak memuaskan Willy sehingga Willy pun bertanya kembali "Apakah suatu hari nanti para perawan suci itu akan kembali lagi ke tempat ini ?"
"Ya mereka akan di kembalikan setelah satu tahun atau dalam keadaan mengandung anak dari keturunan dewa" jawab Barot.
"Oh jadi Perawan Suci bangsa Elf itu di jadikan sebagai pelacur oleh para dewa, dan di buang ketika mereka hamil, benar kata cerita kakek Fahetar" gumam Maria.
__ADS_1
Dia tidak berani langsung berbicara seperti itu, karena takut menyinggung dan malah menjadi masalah bagi dirinya dan Willy.
Willy pun bergumam di dalam hatinya "Anak di jadikan pemuas nafsu para dewa saja bangga, apanya perawan suci, tetap saja di jadikan pelacur"
Willy hanya mengumpat di dalam hatinya, dia menyikapi cerita dari gurunya yang pernah bercerita tentang keadaan di pulau langit tepatnya di kerajaan langit.
Kakek Fahetar atau penyihir agung Volyway Fahetar pernah bercerita kepada Willy dan Maria mengenai kelakuan dewa yang ada di pulau langit.
Mereka menjadikan wanita, baik dari ras manusia maupun ras elf sebagai pemuas nafsu, bahkan penyihir agung Volyway Fahetar pernah melarikan diri dari kerajaan langit bersama dia temannya yaitu dumpi sunne dan Legia Lareagon, dan menjadi buronan para dewa.
Penyihir agung Volyway Fahetar melarikan diri dengan membawa banyak wanita yang sudah lelah menjadi pemuas nafsu, mereka bersama sama melarikan diri dari kerajaan langit tersebut dan bersembunyi di suatu tempat.
Dumpi sunne pulang ke kampung halaman di benua bagian selatan Legia Lareagon dan penyihir agung Volyway Fahetar pernah ikut.
Tetapi mereka ketahuan oleh prajurit dewa dan di buru, semua buku sihir dan bahkan Jirah dari Legia Lareagon di sembunyikan oleh penyihir agung Volyway Fahetar.
Mereka pun berpencar dan penyihir agung Volyway Fahetar meninggal di goa tempat Willy dan Maria berlatih.
Sebelum dia meninggal dunia penyihir agung Volyway Fahetar mengerahkan seluruh sihir yang dia miliki untuk membuat jiwanya hidup dan menunggu pewaris yang datang.
Setelah Willy dan Maria di latih oleh penyihir agung Volyway Fahetar maka tugas dia pun selesai dan kekuatan sihir yang membentuk jiwanya pun menghilang.
Di sini cerita dari penyihir agung Volyway Fahetar terbukti benar, tetapi bangsa Elf malah merasa bangga karena dirinya adalah keturunan dari dewa itu sendiri yang memiliki kekuatan sihir di atas ras lainnya.
Kebanggaan itu karena bangsa Elf adalah bangsa terkuat setelah ras dewa, sehingga mereka sedikit memandang rendah manusia, bahkan ras monster.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
__ADS_1
http://saweria.co/DaniSutisna