PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Senior


__ADS_3

Sesampainya di pangkalan militer dekat Dungeon keabadian mereka turun dan di sambut oleh para prajurit.


Di sana Willy dan Maria merasa ada hal yang aneh karena hanya mereka berdua lah yang tidak di sambut


Ya karena yang menyambut mereka itu bukan lah bangsa Elf melainkan para pendeta suci dari kerajaan dewagon.


Selain para pendeta suci, ada juga para kesatria yang dahulu pernah mengikuti kompetisi kejuaraan sebenua bagian Utara dan mereka adalah 10 besar juara.


Salah satu dari mantan juara 10 besar itu menghampiri Willy dan Maria "Oh jadi ini juara pertama tahun ini, kelihatannya tidak sekuat yang aku kira"


Willy yang mendengar perkataan dari seniornya itu pun tersenyum "Senior senang melihat ada, perkenalkan nama ku Willy dan ini Maria perwakilan dari kerajaan Lareagon"


Willy malah memperkenalkan diri kepada orang itu yang baru saja datang sudah mencemooh Willy dengan mengatakan tidak sekuat yang dia kira.


Orang itu pun tertawa "hahaha ternyata kamu tahu diri juga kalau aku senior mu, perkenalkan nama ku Miles, aku juara ketiga di kompetisi 5 tahun yang lalu"


Para senior 10 besar ini tidak tahu konflik yang terjadi di luar, karena mereka di sini sudah sangat lama untuk memperkuat kekuatan mereka.


Karena mereka memiliki token khusus yang bisa dengan mudah masuk ke dalam kerajaan Elf ini, maka mereka memanfaatkan waktu untuk menyerap energi di kolam keabadian dan membuat tubuh mereka lebih kuat.


Willy sedikit memindai kekuatan dari seniornya yang bernama Miles tetapi mata emas yang di miliki Willy tidak bisa mendeteksi kekuatan dari seniornya ini.


"Apa dia sudah memasuki tahap dewa, sehingga aku tidak bisa memindai kekuatan yang dia miliki" gumam Willy.


Kekuatan pendeteksi mata emas milik Willy bisa melihat kekuatan tempur orang lain, tetapi dia tidak bisa memindai orang yang lebih kuat dari dirinya.


Tetapi Willy berpikir kembali "Padahal aku bisa memindai kekuatan kak Billy waktu bertarung dengan dirinya yang sudah mencapai level prajurit dewa, tetapi sekarang aku...."


Willy menjadi bingung sendiri, sebenarnya Willy bisa melihat kekuatan tempur Billy karena kekuatan asli Billy di bawah Willy, dan bisa naik level ke prajurit dewa karena pedang kegelapan, berkat dewa dan obat yang dia minum.


Miles berkata "Hai aku mau menantang mu setelah kamu di baktis di kolam keabadian, aku sudah tidak pernah lagi menghadapi orang yang kuat kecuali Deriyan dan verda"


Miles menunjuk ke belakang dirinya, dia menunjuk 2 orang yang bernama Deriyan mantan juara pertama kompetisi dan verda juara kedua kompetisi.


Kedua orang yang ada di belakangnya pun tersenyum dan melambaikan tangannya kearah Willy dan Maria.

__ADS_1


Willy dan Maria pun tersenyum kemudian mereka berdua membungkukkan badannya untuk menghormati kedua seniornya itu.


Willy pun tersenyum "baik lah senior, mohon bimbingannya"


Willy pun menerima tantangan dari Miles, yang akan di sepakati setelah Willy di bakti di kolam keabadian.


Tetapi disana Maria menolak "Tidak.... tidak, tantangan senior jangan di setujui"


Willy pun mengangkat bahunya "Kenapa ?"


Kemudian Miles ikut bertanya "Hai gadis cantik, kenapa aku tidak boleh menantang bocah ini"


Maria malah tersenyum "Kak senior, seharusnya anda melawan ku, bukan melawan bocah bodoh ini"


Maria malah menantang Miles sambil menepuk bahu Willy yang mengatakan bahwa Willy bocah bodoh.


"Hahaha....hai gadis cantik, kamu berani menantang ku, baiklah aku akan melawan mu dulu setelah itu aku akan melawan bocah ini" ucap Miles.


Raut wajah Maria memperlihatkan kegembiraan karena dia sangat hobi bertarung, apalagi melawan orang yang lebih kuat.


Meskipun yang terakhir kali dia dan Willy pingsan karena kalah bertarung melawan Billy dan di bawa oleh pasukan udara kerajaan Lareagon ke federasi bebas.


Maria semangat dan menghentakkan tangannya "Yes,..... Terima kasih kak senior"


Orang yang melihat Maria menganggap dirinya gila karena dia sangat terobsesi dengan pertarungan dan malah berani menantang senior yang lebih kuat dari pada dirinya.


Kemudian Barot memanggil semua orang untuk berkumpul dan memperkenalkan semua senior yang menjadi juara 10 besar kompetisi 5 tahun yang lalu.


Mereka pun saling berkenalan, ke 10 senior itu sebenarnya akan di jadi kan mentor mereka selama berada di sini dan membimbing para junior dalam penyerapan energi yang ada di kolam keabadian.


Tetapi salah seorang dari senior ada yang selalu menatap Maria dan Willy dengan tatapan membunuh, dia seperti sangat benci kepada mereka berdua.


Dan Willy merasakan firasat itu, dan melihat senior itu seperti seekor harimau yang ingin menerkam seekor domba.


Tetapi senior itu masih bisa menahan diri karena di sana banyak orang, dia pun menggertakan giginya dan berencana untuk membunuh Willy dan Maria.

__ADS_1


Kemudian semua orang di bagi mentor, Willy bersama seniornya yang bernama Deriyan juara pertama kompetisi dia berasal dari kerajaan Lustinia.


Kerajaan ini tidak banyak di kenal karena tidak banyak berinteraksi dengan kerajaan yang lain, tetapi kerajaan ini lumayan besar dan sedikit di takuti.


Kerajaan Lustinia ini menganut ajaran dewa, tetapi dewa yang di sembah adalah dewa pertanian atau dewa kesuburan, karena mayoritas penduduk bertani dan beternak.


Kerajaan Lustinia ini pengimpor gandum terbesar dan Deriyan sendiri adalah anak dari Marquez di kerajaan tersebut.


Sedangkan Maria dia memiliki mentor yang bernama Gandes, dia berasal dari klan Black cobra sama seperti Shandya, Gandes sendiri bia berada di urutan 5 besar.


Setelah di bagi mentor mereka pun memasuki area pinggiran Dungeon, di lembah keabadian ini Dungeon yang berdiri adalah Dungeon 1 lantai, tidak seperti Dungeon raja iblis Garuda yang memiliki 10 lantai.


Dan konon di dunia ini terdapat 20 Dungeon yang tersebar di seluruh Benua dan yang ada di benua panjang ini adalah Dungeon raja iblis Garuda yang memiliki 10 lantai, Dungeon lembah keabadian yang memiliki 1 lantai, Dungeon hilia yang memiliki 20 lantai dan Dungeon gunung langit yang memiliki 4 lantai.


Sehingga ada 4 Dungeon yang ada di benua panjang ini dan sisanya berada di pulau dan benua lain yang belum di ketahui keberadaannya, dikarenakan hanya di benua panjang ini lah yang memiliki peradaban.


Mereka pun sudah sampai di pinggiran Dungeon dan terlihat ada 1 kolam yang lumayan besar dengan air yang sangat bening serta di selimuti oleh kabut.


Kabut ini memancarkan hawa dingin yang menusuk tulang dan bisa membuat orang biasa membeku.


Dan terlihat ada tetesan air yang keluar dari celah Dungeon yang di tampung kolam tersebut.


Seorang senior menjelaskan "ini adalah kolam keabadian, disini kalian bisa berendam dan menyerap energi murni untuk memperbesar bejana ilahi, untuk teknis aku serahkan kepada mentor kalian masing-masing"


Senior itu sedikit menjelaskan dan kemudian mengalihkan tugas itu kepada senior lain yang sudah di tunjuk sebagai mentor.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2