PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Kota Heypan


__ADS_3

Setelah kondisi Mulai kondusif Maria mengajak Willy untuk pergi ke gudang Harta yang dia temukan waktu menyusup ke kastil ini.


Gudang Harta yang berisi banyak uang koin emas berlian dan permata serta benda lain yang sangat berharga seperti pedang dan benda unik lainnya.


"Penguasa Muda dan penguasa putri, Harta ini sekarang milik anda" ucap Bagoy.


Willy menepuk pundak Bagoy "Saya hanya akan mengambil sebagian saja untuk bekal di perjalanan sisanya gunakan untuk kalian semua. Saya ingin Kastil ini layak di tempati oleh berbagai ras monster dan manusia dan terbebas dari perbudakan"


Kemudian Maria pun menimpali "Aku ingin manusia yang di tahan sebagai budak menetap di sini dan jadikan kastil ini sebagai kota, karena Kastil ini banyak terdapat pemukiman dan bisa di tempati oleh 20.000 keluarga"


Memang kastil ini dulunya adalah sebuah kota kecil, karena suatu hal penduduk yang tinggal di kota ini mengungsi dan kemudian di jadikan markas pasukan tentara bayaran awan gelap.


"Baiklah Saya akan melakukan apa yang anda inginkan, dan saya berjanji akan menjadikan kastil ini sebagai kota yang damai dan di huni oleh berbagai Ras termasuk manusia" jawab Bagoy.


"Kalau begitu tunggulah di luar aku akan mengambil sebagian dari harta ini" ucap Willy.


Maria dan Bagoy serta yang lain melangkah pergi keluar dari gudang harta tersebut.


Willy menggunakan sihir dimensi item Room dan menggunakan juga sihir elemen angin untuk mengangkut harta yang ada di gudang ini dan di masukan ke dalam sihir dimensi item Room.


Willy sengaja memasukannya ke dalam sihir dimensi item Room supaya daya tampungnya banyak tidak seperti sihir dimensi item Book yang terbatas.


Willy sangat cerdas dia bukan hanya mengambil uang koin emas tetapi juga mengambil barang berharga seperti berlian, Willy mengambil semua berlian yang ada di sini dan mengambil 30 persen uang koin emas.


Sehingga gudang harta ini nampak masih penuh dengan uang koin emas yang menggunung, uang ini adalah hasil jerih payah para prajurit awan gelap sebagai tentara bayaran dan hasil dari penjualan budak dan dari hasil menjarah daerah lainnya.


Sedangkan sekarang harta dan bahkan markas dari pasukan Awan Gelap sudah di kuasai oleh pejuang Orc dari suku Heypan.


Setelah Willy selesai memasukan semua yang dia butuhkan dia melihat ada pedang bagus bermata dua dan sebuah tombak, Willy pun mengambil kedua senjata tersebut.


Kemudian Willy keluar dari gudang Harta tersebut dan menghampiri semua orang "aku sudah selesai, coba kalian periksa gudang harta aku hanya mengambil 30 persen dari harta di gudang itu dan sisanya gunakan untuk kalian semua"


Beberapa orang langsung menuju kegudang harta dan melihat uang koin emas masih menggunakan dan beberapa barang berharga masih berserakan di gudang tersebut.


Kemudian beberapa orang tersebut kembali dan melapor kepada Bagoy "Kepala suku, apa yang di katakan Penguasa muda benar, Uang koin emas masih menggunung di gudang Harta"

__ADS_1


Setelah mendengar laporan orang tersebut Bagoy langsung berlutut dan di ikuti oleh semua orang "Terima kasih atas kemurahan hati penguasa muda"


Willy pun tersenyum "bangunlah, kumpulkan semua orang kita akan mengadakan pertemuan"


Semua orang berkata secara bersamaan "Baik tuan ku penguasa muda"


Mereka pun bangun kemudian pergi untuk memberitahukan kepada semua orang supaya berkumpul, dan kebetulan di dalam istana kastil ada singgasana mereka pun berkumpul di singgasana tersebut karena singgasana itu cukup luas dan dapat menampung beberapa ribu orang.


Dalam waktu sedikit lebih lama mereka pun sudah berkumpul termasuk mantan tahanan yang di tahan sebagai budak.


Willy dan Maria duduk di singgasana sedangkan Bagoy duduk di kursi yang berada di tangga bawah sebelah kanan sedangkan Babu dan baba ada di sebelah kirinya di tangga yang lain duduk Blades dan para pemimpin pejuang Orc.


Disana ada sekitar 5 anak tangga yang setia anak tangga terdapat 2 sampai 3 kursi yang di peruntukan para pejabat di kastil tersebut.


Willy pun bangkit dari duduknya dan mulai berpidato dan sebelum mengeluarkan kata-kata Willy terlebih dahulu mengeluarkan pedang dewa naga agung.


Dengan seketika orang orang langsung berlutut kepada Willy yang berdiri di hadapan mereka. "Hormat kepada penguasa Muda, pewaris pedang dewa naga agung"


"Bangunlah dan dengarkan kata kata ku" ucap Willy memerintah.


"Mulai dari Sekarang Aku akan Jadikan Bagoy sebagai penguasa kota ini, dan aku Berinama Kota ini sebagai Kota Heypan, dan aku akan memberikan Token lencana Serikat Perdamaian dan kota ini dalam perlindungan Serikat Perdamaian Benua bagian Utara" Willy mengeluarkan Token lencana dan di berikan kepada Bagoy.


"Terima kasih penguasa muda" ucap Bagoy.


Kemudian Willy melanjutkan bicaranya "Aku akan menunjuk babu dan baba sebagai penasihat penguasa kota dan Blades aku angkat menjadi jenderal Utama dan para pemimpin pejuang Orc aku jadikan para komandan pasukan pelindung kota ini.


Aku harap kalian hidup dengan damai dan menjalankan kehidupan tanpa adanya kekerasan dan bebas dari perbudakan dan aku harap kalian mengajak juga beberapa desa Orc dan ras lain untuk bergabung bersama kita di kota ini.


Untuk manusia, kalian bisa tinggal di sini dengan nyaman dan bantu Para Orc di sini, kalau kalian mau kembali ke kampung halaman kalian aku tidak melarangnya karena kalian sudah bebas dan kami pun tidak akan mengekangnya"


Kemudian ada manusia yang melangkah maju ke depan dan berlutut "Perkenalkan nama saya Simon, saya mewakili Ras manusia yang ada disini menyatakan akan hidup dan tinggal di sini sebagai Rakyat kota Heypan, karena kami tidak lagi memiliki tempat tinggal karena sudah di hancurkan oleh pasukan awan gelap, dan kami siap membantu Ras Orc dalam membangun kota ini"


Kemudian Ras lain selain Ras Orc pun ikut berlutut "Kami pun akan tinggal di sini dan menjadi penduduk kota Heypan dan siap membantu Ras Orc"


Willy merasa senang "Bagus sekarang bangunlah kalian, dan jangan senang dulu karena masih ada prajurit awan gelap di luar sana yang akan kembali sehingga kalian harus sesegera mungkin menyusun kekuatan, ajak lah desa lain untuk bergabung dan bentuk banyak prajurit.

__ADS_1


Serta aku akan memberikan kalian sebuah surat dan mintalah bantuan kepada kota yang ada di bawah kekuasaan kerajaan Jovalavia maka mereka akan membantu kalian "


Semua orang kembali berlutut "Terima kasih Penguasa muda "


Setelah pembahasan itu selesai mereka pun membubarkan diri, karena mereka belum memiliki pekerjaan dan penghasilan karena baru saja di bebaskan maka mereka harus gotong royong dan sementara gudang pangan milik pasukan awan gelap mereka pakai.


"Salaria dan Maltia, atur warga untuk menempati rumah yang kosong, untuk kebutuhan pangan kalian bisa gunakan uang yang ada di gudang untuk membeli pangan dan membeli bibit sayuran untuk ditanam" ucap maria


"Di desa Heypan kalian banyak tanaman obat dan bijih logam, itu bisa menjadi sumber pendapatan kota ini, dan bisa di jual atau di tukar dengan pangan di kota lain, kalian juga harus membuat banyak senjata dan bisa di jual ke kerajaan lain, karena tempat ini dekat dengan kekuasaan kerajaan Gramostola aku akan merekomendasikan kota ini sebagai sarana perdagangan senjata dan bijih logam karena aku kenal Raja dan pangeran dari kerajaan tersebut " Timpal Willy.


Mereka pun berterima kasih kepada Willy dan Maria karena sudah banyak membantu bahkan melatih mereka menjadi lebih kuat dan memiliki benteng pertahanan sendiri setelah direbut dari tentang bayaran pasukan awan gelap.


Mereka pun bersumpah setia kepada Willy akan mengabdi kepadanya dan siap untuk mengorbankan nyawa mereka kalau Willy perlukan.


Willy dan Maria sangat senang bisa membantu mereka dan memperluas pengaruh bahkan menambah sekutu untuk beraliansi.


"Besok pagi aku harus kembali melanjutkan perjalanan karena sudah terlalu lama, mulai besok perketat penjagaan benteng karena bukan tidak mungkin prajurit awan gelap akan kembali Menyerang, dan sesegera mungkin mengajak desa lain untuk bergabung " ucap Willy.


Bagoy mengangguk "Baiklah sekarang juga akan aku perintahkan beberapa orang untuk pergi kedesa desa Orc terdekat dan desa ras lain untuk meminta mereka bergabung dengan kita"


"Bagus ...kembali lah beristirahat karena aku dan Maria mau beristirahat " ucap Willy.


Semua orang membungkukkan badannya "Selamat beristirahat penguasa muda dan penguasa putri "


Willy dan Maria pergi dari singgasana menuju ke kamar yang sudah di sediakan sebelumnya oleh baba dan babu.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2