PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Lamaran


__ADS_3

Raja Hendrik Jovanka melanjutkan bicaranya "Dalam beberapa hari kedelapan kita akan merayakan pesta jadi kalian bersiaplah, segala sesuatu akan di tanggung oleh kerajaan kita"


Penduduk kembali bersorak gembira, karena setiap kebahagiaan yang di alami anggota keluarga kerajaan selalu di bagi dengan para penduduk.


Sehingga mereka sangat bersyukur menjadi penduduk kerajaan Jovalavia dan memiliki seorang raja yang sangat baik kepada semua orang.


Dan mereka bersyukur bahwa, Raja mereka sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat bahkan di kerajaan Jovalavia ini tidak ada penduduk dalam katagori Miskin.


Semua orang berkecukupan dan dapat makan sehari 3 kali, bahkan nutrisi yang dibutuhkan untuk kebutuhan tubuh sangat berkecukupan.


Setelah banyak dari para lelaki mendaftarkan diri mereka sebagai prajurit kerajaan untuk membalas kebaikan hati Raja dan menjadi abdi negara.


Menjelang Pesta Raja Lodra dan Putra Mahkota Salvator yang sekarang sudah menjadi Raja di kerajaan yang di ambil alih kembali dari Raja Adrian Plakona datang dengan membawa beberapa pasukan yang membawa puluhan peti besar.


Mereka memasuki ibukota dan berjalan terus menuju ke istana kerajaan Jovalavia, para penduduk kota memberikan jalan untuk mereka lewat dan tidak ada satu orang pun yang berani menghalangi rombongan itu.


Para penduduk saling berdiskusi "siapa mereka dan pasukan dari mana"


"Lihat ke 2 bendera yang di bawa prajurit itu" penduduk itu menunjuk ke arah bendera.


Mereka melihat bendera yang berlambangkan burung elang dengan perisai di dadanya dan kaki elang tersebut menggenggam pedang.


Cuman di perisai yang menggantung di dada tidak terdapat gambar pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas.


Di gambar perisai yang tergantung di dada elang itu polos tanpa gambar, dan hanya lambang kebangsawanan yang tertera di bendera itu.


Melihat bendera dengan lambang elang penduduk kerajaan Jovalavia menjadi tahu siapa mereka dan dari mana.


"Apa benar mereka pasukan dari Dungeon Garuda dan anak buahnya Raja iblis Garuda " ucap salah seorang penduduk.


"Di lihat dari bendera yang mereka bawa memang benar mereka dari Dungeon Raja Iblis Garuda, terapi lihatlah bendera lainnya itu berbeda" penduduk itu menunjuk ke bendera yang di bawa prajurit lainnya.


Bendera itu bergambarkan kepala naga air dengan 2 kaki depan menggenggam pedang dan di atasnya terdapat 3 bintang.


"Apa mereka dari klan Varanus" tanya penduduk ke penduduk lainnya.


"Bukannya Klan Varanus sudah di musnah oleh raja Adrian Plakona pada waktu pemberontakan nya" ucap penduduk.


"Aku dengar mereka meminta bantuan Raja iblis Garuda dan berdiam di sana, dan setelah kejadian kemarin mereka mengambil alih kerajaan Nebulosus yang menjadi hak mereka" ucap seorang penduduk lainnya.

__ADS_1


Mereka menganguk "Pantas mereka bersama pasukan Raja iblis Garuda, tapi kita kira mau apa mereka ke kerajaan ini dan tepat ketika kita akan merayakan pesta besar"


"Lihat prajurit itu mereka membawa peti besar, mungkin isinya adalah hadiah untuk Raja kita karena sudah berjasa mengalahkan Raja Adrian Plakona" ucap seseorang


"Ya mungkin saja" ucap lainnya.


Mereka terus bergerak menuju ke istana kerajaan Jovalavia dan di halaman istana mereka pun di sambut oleh Raja Hendrik Jovanka dan yang lainnya.


"Selamat datang di kerajaan Jovalavia ku wahai besan ku Raja Lodra, dan selamat datang Raja baru kerajaan Nebulosus " sambut Raja Hendrik Jovanka.


Mereka semua pun berjabat tangan dan masuk kedalam istana kemudian mereka di jamu dengan meriah.


"Yang mulia Raja Hendrik Jovanka, Aku atas nama Kerajaan ku mengucapkan banyak terima kasih karena telah membunuh Raja Adrian Plakona dan anaknya Erik Plakona.


Tanpa mengurangi rasa hormat kami membawakan beberapa hadiah untuk kerajaan ini, dan aku harap anda menerimanya " ucap Raja Salvator.


Raja Salvator memberikan isyarat kepada prajurit untuk menyerahkan beberapa puluh peti besar kepada pihak kerajaan Jovalavia.


"Aku terima dengan senang hati, terima kasih atas hadiah yang anda berikan kepada kami" ucap Raja Hendrik Jovanka.


Kemudian Raja Salvator mengajukan permohonan "aku kesini bukan hanya ingin mengucapkan terima kasih, tetapi hal lainnya yang akan aku sampaikan"


"Kami ingin melamar Pangeran Heri Jovanka, untuk adik ku Putri Hanna dalam pernikahan, untuk menciptakan persekutuan antara kerajaan kita" ucap Raja Salvator.


Semua orang yang ada di sana menjadi kaget apa lagi pangeran Heri Jovanka yang tidak menyangka bahwa Raja Salvator akan melamar dirinya untuk adiknya sendiri.


Putri Hanna memang gadis yang cantik, pangeran Heri Jovanka sudah beberapa kali bahkan sering bertemu dengan dirinya, tetapi tatapan pangeran Heri Jovanka biasa saja.


Karena dia lebih mencintai Vania, dan Vania pun sudah menganggap putri Hanna sebagai saudara sendiri.


"Untuk masalah pernikahan aku tidak bisa memutuskan, karena ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, Aku pernah berkata kepada anak ku pangeran Heri Jovanka bahwa dia cukup memiliki istri 1 saja.


Yaitu Putri Vania anak dari Raja Lodra, dan mereka saling mencintai, keputusan aku serahkan kepada anak ku sendiri mau atau tidak.


Dan kalau soal aliansi aku sambut baik keinginan untuk kita beraliansi karena kerajaan Jovalavia ku tidak ingin memiliki musuh dan hidup dengan damai" ucap Raja Hendrik Jovanka bijak.


Kemudian semua orang menatap ke arah Pangeran Heri Jovanka "Maaf aku tidak bisa membuat keputusan karena ini pernikahan politik, aku sangat mencintai istri ku Vania, kalau dia mengijinkan aku menikah lagi ya aku terima, tetapi kalau istri ku Vania tidak setuju, maaf aku menolaknya "


Sebelum Vania berbicara, Raja Salvator berbicara terlebih dahulu, "Aku sudah berdiskusi dengan Raja Lodra dan dia setuju dengan keputusan ini, tadinya kalau keluarga dari Raja Lodra memiliki anak laki-laki

__ADS_1


Mungkin aku akan menikahkan adik ku dengan anak laki-laki dari kerajaan Garuda, tetapi kerajaan Garuda hanya memiliki 2 putri maka, aku putuskan untuk melamar pangeran Heri Jovanka.


Dan kalau pangeran Heri Jovanka melimpah keputusannya kepada putri Vania maka kami akan menerima keputusan dari putri Vania"


Vania pun melirik kearah Ratu Vanessa sebagai ibu mertuanya dan Ratu Elisia, kedua ratu itu mengangguk kan kepala mereka yang menjadi arti keputusan terakhir ada di tangannya.


Vania pun mulai berbicara "Putri Hanna sudah ku anggap sebagai saudara sendiri, mungkin kalau aku berbagi kasih sayang dengannya itu tidak menjadi masalah.


Karena aku tahu dia gadis yang baik, dan aku akan terima dia sebagai madu ku, tetapi Apakah putri Hanna tidak merasa terpaksa di nikahkan dengan suami ku dalam pernikahan politik ini" Vania balik bertanya kepada putri Hanna.


Putri Hanna dia gadis pendiam dan pemalu tetapi di momen kali ini dia ingin berkata jujur "a...aku se... sebenarnya jatuh cinta kepada pandangan pertama ke...kepada Pangeran Heri Jovanka "


Putri Hanna berbicara terbata bata, mukanya memerah karena menahan malu tetapi dia terus melanjutkan bicaranya "Tetapi pangeran Heri Jovanka sudah menjadi milik putri Vania dan tidak mungkin aku mengambil dari mu.


Tetapi kakak ku setelah mendapatkan kembali haknya sebagai Raja memiliki ide untuk melamar pangeran Heri Jovanka untuk ku, jujur aku senang tetapi merasa bersalah kepada putri Vania.


Kalau putri Vania bersedia berbagi kasih sayang untuk ku, aku rela melakukan apapun untuk mu, sebagai madu ku"


Raja Salvator pun merasa senang karena keputusan Vania bisa menerima putri Hanna sebagai madunya dan tinggal keputusan terakhir yaitu keputusan pangeran Heri Jovanka.


Pangeran Heri Jovanka melirik kearah semua orang dan mereka pun mengangguk tanda pangeran Heri Jovanka harus mengambil keputusan "karena istri ku bersedia di Madu maka keputusan ku adalah menerima lamaran ini.


Tetapi aku minta maaf sebelumnya, karena cinta ku untuk Vania maka besar cinta ku kepada putri Hanna tidak akan sama, apakah putri Hanna bisa menerimanya"


Putri Hanna mengangguk "Baiklah, aku akan berusaha untuk menjadi istri yang baik dan meraih cinta mu, supaya cinta yang kamu berikan akan sama besarnya dengan putri Vania"


Setelah keputusan terakhir di berikan mereka pun membahas tentang kapan acara pernikahan akan di laksanakan.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


__ADS_2