PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Monster Laut Cthulhu


__ADS_3

Keadaan yang sangat panik membuat semua orang bersiaga sehingga alarm peringatan pun berbunyi sangat keras.


Ombak besar berseru dan menggulung air, seperti sebuah karpet yang di lipat dengan cara di gulung.


Semakin lama ombak tambah membesar dan kemudian menabrak dinding karang dan rumah rumah warga yang berada di tepi pantai.


Beruntung semua warga telah di evakuasi ketempat yang aman. Banyak prajurit elf berlari dengan memegang senjata berupa busur serta sekeranjang anak panah.


Mereka berjajar di sepanjang jembatan di mana Willy dan Maria sedang berada di tempat itu.


Salah seorang pemimpin prajurit elf pun bertanya "Hai kalian berdua, kenapa masih ada di tempat ini ? ayo kalian mengungsi ke tempat yang aman"


Willy pun bertanya kepada pemimpin pasukan "Maaf tuan kalau boleh tahu ada kejadian apa, kenapa aku lihat ombak datang membesar dan kemudian pra prajurit bersiaga penuh"


"Oh iya aku lupa, kalian tamu di kerajaan ini dan belum tahu situasi sekarang, kerajaan ini sering di serang monster laut yang besar, biasanya monster laut itu hendak menyebrang untuk mencapai laut amobius" jawab pemimpin pasukan.


Pemimpin pasukan itu melambangkan tangannya "sana....sana pergi di sini bukan tempat yang aman"


Maria malah menolak untuk pergi dia pun berkata kepada pemimpin itu "Tidak tuan, kami akan tetap berada di tempat ini dan melihat semuanya, tenang saja kami berdua bisa jaga diri kami masih masih ko"


Pemimpin itu menghela nafas dan menggelengkan kepalanya kemudian mengangguk "Hadeuh dasar manusia keras kepala, baiklah kalau kalian mau tetap di sini, tetapi aku tidak akan tanggung jawab kalau terjadi sesuatu kepada kalian berdua, dan jangan menjadi beban kami karena harus melindungi kalian"


Maria pun tersenyum dan kemudian membungkukkan badannya "Terima kasih tuan, kami tidak akan menyusahkan prajurit yang sedang bertugas"


Lalu pemimpin pasukan itu pun pergi menghampiri prajurit lain sambil berseru "Tetap di posisi kalian siapkan anak panah kalian semua"


Semua prajurit itu pun berteriak "Ya...."


Mereka semua sudah siap dengan busur dan anak panah merah masing masing tinggal menunggu untuk di perintahkan menarik, membidik dan melepaskan anak panah saja.


Kemudian di lautan terlihat ada tentakel yang keluar dari dalam air, tentakel itu sangat panjang seperti ular tetapi memiliki sisik sisik yang tebal seperti perisai.


Willy dan Maria pun bertanya tanya tentang makhluk yang muncul di lautan kemudian Willy pun berbicara kepada Maria "Lihatlah itu tentakel makhluk itu, tentakelnya sangat besar, apakah itu monster Kraken"


Maria menyanggahnya "Aku kira itu bukan monster Kraken, karena monster Kraken tidak memiliki sisik di tentakelnya, dan itu yang keluar dari dalam air hanya 2 buah sedangkan, kalau monster Kraken biasanya mengeluarkan tentakel lebih dari 2 buah"


Kemudian Willy menghampiri prajurit yang sudah bersiap dengan senjatanya, Willy pun bertanya "tuan laut yang ada di bawah kita kira kira dalamnya berapa meter ?"


Prajurit itu menjawab tanpa menoleh ke arah Willy "Laut di bawah kita sedalam 100 meter, semakin ke lautan luas maka akan sangat dalam sekali"

__ADS_1


Willy pun mengangguk kemudian tersenyum "Terima kasih tuan"


Dia pun memantau pergerakan dari monster tersebut dan masih terlihat tentakel yang semakin memanjang dan membesar.


Kemudian muncul ujung kepala monster tersebut yang kelihatan sangat bulat dan memancarkan sedikit cahaya karena pantulan sinar matahari.


Seseorang dari mereka berteriak "Itu adalah monster Cthulhu, monster laut yang berukuran sangat besar dan memiliki tinggi 200 meter"


Mendengar itu Willy pun tercengang "Apa 200 meter itu lebih besar dari monster Kraken yang kita lawan dulu di laut amobius"


Maria pun tidak kalah tercengang dia tidak percaya ada monster yang besar sekali, bahkan seekor monster Kraken yang dulu mereka kalahkan sudah sangat besar dan bisa menenggelamkan kapal pesiar mewah.


Di daratan saja tidak ada monster yang sebesar ini, yang Willy pernah kalahkan monster darat terbesar adalah monster bukit hitam, itu pun tidak sebesar Kraken.


Dan sekarang mereka melihat monster yang sangat besar yang bahkan bisa memporak porandakan satu kerajaan manusia.


Pantas saja para prajurit itu menyuruh Willy dan Maria pergi karena meskipun mereka memiliki level tinggi, kalau menghadapi monster laut yang sebesar ini, mereka juga akan kewalahan.


Tentakel yang tadi muncul ke permukaan air itu hanya kumisnya saja berarti ukuran tubuhnya sangat besar.


Dalam laut yang ada di jembatan itu adalah 100 meter, kalau monster itu hendak lewat dan menuju laut amobius, maka jembatan dan dinding di sekitar laut dan pantai akan hancur.


Willy menatap langit karena terdengar suara kepakan sayap, Willy mengenali suara kepakan sayap serangan karena sedikit mendengung.


Prajurit elf yang ada di dekat Willy langsung bersorak karena bantuan mereka sudah datang, pemimpin pasukan itu pun berbicara "Syukurlah Pasukan angkasa Dragonfly sudah tidak dengan gear mereka"


Pasukan udara elf menaiki benda aneh yang mereka sebut Dragonfly gear, penampilannya mirip seperti speed boot, tetapi memiliki sayap dan ekor seperti capung.


Benda itu di naiki oleh dua orang, yang satu sebagai pengendali dan satu lagi sebagai penyerang.


Monster laut itu pun sudah nampak sampai tinggi sedada monster, dengan penampilan yang sangat menyeramkan.


Pemimpin pasukan itu pun memberikan perintah "Tarik anak panah dan bidik ......"


Semua orang langsung melakukan perintah sambil berteriak "Siap sasaran di bidik"


Mereka pun sambil menyalurkan energi sihir mereka kedalam anak panah yang akan mereka luncurkan.


Pemimpin pasukan itu berteriak lagi "Tembak....."

__ADS_1


Wuss....


Wuss....


Mereka melepaskan anak panah dengan di sisipi sihir elemen yang mereka miliki, ada yang menyalurkan sihir elemen api ledakan, sehingga apa bila menancap ke kulit monster itu langsung meledak.


Ada yang menyisipkan sihir elemen angin, sehingga kecepatan anak panah menjadi cepat dan akurat serta dapat menembus kulit monster yang keras.


Pasukan udara Dragonfly pun melakukan hal yang sama, mereka menyerang dari udara dengan menggunakan anak panah mereka.


Wuss.....


Wuss.....


Duwar....


Anak panah tepat mengenai kulit monster itu dan terjadi ledakan, monster itu pun meraung.


Goar....


Raungan itu menimbulkan suara yang keras sehingga membawa angin yang berhembus sangat kencang dan bahkan banyak dari pasukan udara terjatuh dan gear yang mereka gunakan hancur.


Willy dan Maria pun harus tiarap dan menutup telinga mereka karena raungan yang sangat keras, di susul gelombang air laut yang menghempas para prajurit yang ada di atas jembatan.


Beruntung Willy dan Maria berpegang erat ke tiang bangku yang tadi di duduki mereka berdua, bangku itu sangat kokoh dan menancap ke lantai karang jembatan, sehingga bangku itu tidak ikut terhempas walaupun di Bebani Willy dan Maria.


Mereka berdua pun basah kuyup karena terkena air laut yang di hempaskan bersama raungan monster laut Cthulhu.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


__ADS_2