
Willy berlatih dengan giat ilmu sihir dari kakek Fahetar dari sihir serangan, sihir penditeksi dan sihir kontrak.
Karena Willy punya dasar yang di ajarkan oleh ibunya Willy pun menguasai dengan mudah sihir serangan tersebut, bahkan sihir penguatan yang disalurkan ke senjata.
"Coba gunakan sihir serangan mu kemudian arahkan kebatu besar yang ada di sana"
Willy mengangguk
"Iya kek baik lah"
Willy kemudian membaca mantra, kemudian di tangannya keluar bola api berwarna biru sebesar bola tenis.
"Lepaskan"
Wuss....
Duwar...
Batu yang besar pun hancur menjadi kepingan kepingan kecil.
Kakek Fahetar tepuk tangan.
"Bagus...bagus sihir serangan bola api mu sangat hebat, meskipun kelihatannya kecil hanya sebesar bola tenis tetapi daya ledaknya begitu besar ini benar benar langka karena kamu dari dunia lain dan keturunannya Edward El Dra"
"Hehehe...iya kek aku kira sihir elemen api yang aku keluarkan lemah karena bola api yang keluar begitu kecil, tidak seperti Maria yang sihir serangannya sangat besar"
Willy pun terus berlatih dan tidak terasa sudah hampir 1 bulan Willy berlatih di dalam goa, dia pun sudah menguasai beberapa sihir dasar dan sihir pembuka segel.
Gripon yang Willy selamatkan sangat setia kepada Willy yang selalu menemani dia kesana kemari bahkan disaat berlatih, dia selalu berlari lari dan menunjukkan tampang imutnya.
Kakek Fahetar bertanya
"Apakah kamu sudah kasih nama sama monster kecil ini"
Willy menggelengkan kepalanya
"Belum kek"
"Berilah dia nama, karena dengan memberikan nama kepada monster mereka akan menganggap kamu seperti tuannya selain itu kamu akan mempunyai ikatan batin dengan monster kecil ini dan monster kecil ini tidak akan berhianat, atau pasangi dia segel kontak supaya dia patuh kepada mu"
"Apa benar kalau akau kasih nama aku akan mempunyai ikatan batin, dan untuk segel kontak itu tidak perlu kek karena dia telah aku anggap sebagai teman"
Kemudian kakek Fahetar menjelaskan
"Selain itu dengan memberi nama kepada monster kamu bisa menambah energi sihir dan memperbesar bejana Ilahi kamu dan juga sebagian kekuatan mu akan di transfer ke monster Gripon kecil ini sehingga dia juga akan bertambah kuat"
__ADS_1
Willy pun senang mendengar penjelasan dari kakek Fahetar
"Baiklah kek aku akan beri nama untuk si imut ini, siapa ya yang bagus namanya"
Willy sambil menggendong anak monster Gripon kecil sambil di elus elus.
"Karena kepala dan sayapnya seperti burung elang dan tubuhnya berbentuk seperti harimau maka aku akan memberi nama kamu...."
Willy sambil menatap Gripon kecil dan berpikir
"Elang itu Falcon dan harimau itu Lion eh Lion itu singa yaudah sama saja. Nama mu sekarang Fallion ya Gripon kecil dan aku akan memanggil mu Fall"
Kakek Fahetar tertawa
"Hahaha....pintar juga kamu memberi nama Fallion perpaduan Antara elang dan singa"
Willy tertawa kecil
"Hehehe...."
Setelah pemberian nama kepada anak Gripon kecil itu tiba-tiba tubuh Gripon kecil bercahaya, kemudian Willy pun melepaskan Fallion dari pelukannya.
Dan Willy pun tubuhnya merasa lemas dia pun berlutut karena kakinya tidak kuat menahan beban badanya sendiri karena lemas.
Kakek Fahetar malah menertawakan Willy.
"Hahaha ....tenang saja itu akibat setengah energi sihir mu di transfer ke Gripon kecil itu, nanti juga kamu akan kembali pulih"
Kemudian kakek Fahetar memperingatkan kepada Willy.
"Ingat suatu hari nanti jangan berani menamai monster sembarangan apalagi monster cerdas yang bisa berpikir seperti goblin,
kalau energi sihir kamu belum cukup kuat atau energi sihir kamu banyak karena dengan memberi mereka nama mereka akan berevolusi dengan energi sihir milik kamu, tetapi ada keuntunganya mereka akan patuh dan setia kepada orang yang memberikannya nama,
Tetapi apabila monster tersebut lebih kuat dari kamu maka kamu akan mati kehabisan energi sihir dan jiwa mu akan terserap oleh monster yang lebih kuat dari kamu"
Willy pun mengangguk setelah mendengar penjelasan dari kakek Fahetar.
"Iya kek Willy mengerti, terus sekarang bagaimana ini badan Willy begitu lemas tidak bertenaga"
Kemudian kakek Fahetar memapah Willy masuk kedalam rumah untuk beristirahat.
"Istirahat lah besok kita mulai latihan lagi"
Willy pun beristirahat untuk memulihkan energi sihirnya, sedangkan Gripon kecil yang sudah di beri nama Fallion mengepak ngepakan sayapnya mencoba untuk terbang.
__ADS_1
Dan Fallion pun dapat melayang keudara, ini di sebabkan oleh Willy yang memberi Fallion nama dan mentransfer sebagian energi sihirnya, mengakibatkan pertumbuhan sayap dari Fallion yang sebenarnya tidak tumbuh dengan normal kembali sempurna.
Fallion di buang oleh induknya karena mempunyai tubuh yang lemah dan sayap yang tidak tumbuh sempurna maka dari itu induk Gripon membuang Fallion, karena bisa menjadi beban mereka dan induk Gripon hanya membesarkan anak-anak yang kuat saja.
Setelah melayang layang terbang di dalam goa Fallion pun masuk ke dalam rumah kemudian melompat keatas tubuh Willy yang sedang beristirahat.
Ke esokan harinya Willy kembali bangun dengan tubuh yang sudah sangat segar, energi sihir nya sudah kembali pulih bahkan bertambah.
Willy pun memulai latihan kembali dengan kakek Fahetar setiap hari kegiatan mereka berlatih dan terus berlatih.
Hingga tiba waktunya Willy belajar ilmu pedang tingkat tinggi bagian dasar Willy langsung diberikan kitab beladiri pedang tingkat tinggi bagian dasar
Di sana Willy membuka kitab beladiri pedang tingkat tinggi tersebut kemudian muncul sesosok hologram yang akan membimbing Willy dalam mempelajari beladiri pedang tingkat tinggi.
Willy pun mengikuti gerakan dan arahan dari hologram yang keluar dari kitab beladiri pedang tingkat tinggi tersebut.
Tidak terasa Willy sudah 2 bulan berada di dalam goa mempelajari sihir dan berlatih ilmu beladiri pedang tingkat tinggi meskipun baru bagian dasar.
Tetapi Willy sudah sangat rindu kepada ibunya dan juga Maria Willy pun meminta ijin kepada kakek Fahetar.
"Kek Willy rindu ibunda dan Maria, bolehkah Willy keluar dari goa ini, Willy berjanji akan datang lagi kesini karena pelajaran yang kakek ajarkan belum semuanya Willy kuasai"
Kakek Fahetar mengangguk sambil mengelus kepala Willy.
"Nak sihir kamu dan fisik kamu sudah kuat sekarang, kakek mengijinkan kamu pergi dan membuka segel sihir yang ada di pintu goa itu, tetapi nak Willy harus berjanji sesering mungkin datang kesini untuk melanjutkan latihan.
Dan ingat jangan ceritakan Willy belajarnya ilmu sihir dan beladiri pedang dari kakek Fahetar ya"
Willy pun mengangguk
"Baik kek Willy janji tidak akan mengatakan apapun"
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
*Rate**
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
__ADS_1