PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Pasukan Awan Gelap


__ADS_3

"Bangun dan duduk lah serta ceritakan siapa yang membantai kalian semua, dan siapa nama mu" tanya Willy.


"Saya kepala desa Suku Orc di lembah ini dan saya tidak memiliki nama, kalau julukan saya di juluki si pemi


mpin, sudikah kiranya anda memberikan nama kepada makhluk rendahan seperti saya ini" pinta Orc itu.


Kemudian dia pun duduk di dekat api unggun dan kembali berbicara "Orang yang membantai kami adalah prajurit dari kastil Awan Gelap, mereka para tentara bayaran yang mengincar hasil tambang kami"


Willy pun mengangguk "pantas saja kalau mereka tentara bayaran dan mereka membantai suku Orc hanya untuk mendapatkan harta jarahan yang mereka miliki"


"Kami hidup di daerah sini dengan membuat goa sebagai rumah dan perlindungan kami, terkadang ketika kami sedang menggali kami menemukan bijih emas, permata dan bijih logam lainnya.


Kami hidup dari berburu dan menangkap ikan, serta kamu selalu membuat aksesoris dari bijih logam yang kami temukan di dalam goa dan kami juga memakai aksesoris yang kami buat" ucap Orc itu.


Kemudian dia mengeluarkan aksesoris berupa kalung dengan tali terbuat dari anyaman bulu kambing hutan dan liontin bergantung 5 buah berwarna kuning.


Liontin itu adalah emas murni yang mereka temukan dari tempat tinggal mereka dan kalung yang mereka pakai juga menunjukan setatus sosial mereka di suku Orc.


"Ini contoh dari kalung aksesoris yang kita buat, dan kalung ini milik anak ku yang di bawa oleh prajurit kastil Awan Gelap" Orc itu nampak sedikit dan menundukkan kepalanya.


Dia sendiri memakai kalung dengan liontin 4 emas murni dan satu batu berlian berwarna biru di tengah nya. Itu melambangkan bahwa dia adalah seorang bangsawan di bangsa Orc.


Maria pun melirik kalung yang dia pakai dan menunjuk bagian liontin tengah "apa itu Blue diamond "


Orc itu tidak tahu tentang permata, mereka hanya tahu bahwa batu berwarna itu adalah batu indah yang berharga.


"Entahlah saya tidak mengetahuinya, yang pasti ini batu biru yang indah dan yang saja kenakan" ucap Orc itu.


Kemudian Orc itu melepaskan kalungnya "kalau nona muda mau, ini buat nona muda, dan kalau boleh tahu siapa nama tuan dan nona muda ini"


Maria pun menerima kalung tersebut dengan senang hati "Nama ku Maria dan ini calon suami ku Willy "


Orc itu tiba-tiba bangkit dari duduknya dan kembali bersujud kepada mereka berdua. "Hormat saya Tuan ku Willy dan Tuan ku nona Maria"


Willy pun kembali menyuruh Orc itu berdiri " bangun lah jangan bersujud terus"


"Saya tidak akan bangkit kalau anda tidak memberikan saya nama" pinta Orc itu.


Willy pun berpikir sejenak untuk memberikan Orc itu nama "baiklah aku akan memberi nama kamu Bagoy, karena kamu sudah memiliki nama maka cepatlah bangun"


"Terima kasih tuan ku, kamu sekarang adalah master ku maka aku akan berbakti kepada mu" ucap Orc itu yang telah di beri nama Bagoy.


Willy memberikan nama Bagoy karena dia ingat nama babi hutan di daerahnya dulu ketika masih di dunia asalnya.

__ADS_1


Babi hutan di daerahnya di beri nama Bagong dan dia memelesetkannya sedikit menjadi Bagoy.


Bagoy pun duduk kembali, kemudian Willy pun bertanya kepadanya "Apakah desa mu atau goa tempat mu sudah di kuasai oleh pasukan awan gelap"


Bagoy menggelengkan kepalanya "tidak mereka tidak mengetahui di mana goa kita berada, mereka hanya menangkap kami di desa tetangga yang ada di tengah hutan dekat sini, dan hanya menjarah hasil tambang kami yang kami barter dengan Orc lain.


Mereka biasanya membunuh dan mengambil kalung yang kita pakai karena menurut mereka kalung yang kami pakai sangat berharga.


Mereka tidak mengetahui tentang goa kami yang penuh dengan bijih emas dan batu bercahaya " jelas Bagoy.


Setelah berbincang bincang lama ke 2 Orc lainya pun bangun "kemari lah dan kenalkan mereka adalah tuan kita sekarang yang telah menyelamatkan kita bertiga.


Kemudian mereka pun bangun dan bersujud "terima kasih telah menyelamatkan kami"


Maria pun menyuruh mereka untuk bangkit " bangkit lah dan ayo bergabung untuk makan"


Mereka tidak ragu karena pemimpin mereka atau kepala desa mereka yang telah di beri nama Bagoy oleh Willy terlihat akrab.


Mereka pun duduk, Maria pun memberikan mereka masing masing sepotong besar ayam hutan yang sudah di bakar.


"Makanlah ayam ini, tetapi pelan pelan saja karena makanan kita masih banyak" ucap Maria


Mereka pun mengambil potongan ayam bakar itu tanpa ragu "terima kasih nona muda"


Sebenarnya mereka berdua, adalah prajurit hebat di Suku mereka sehingga mereka bisa bertahan dari serangan prajurit armor hitam.


"Sudikah kiranya anda memberikan nama kepada kami berdua" ucap salah satu dari mereka.


Maria pun menatap Willy dan Willy pun sama sehingga mereka saling menatap wajah masing masing kemudian Willy pun mengangguk.


"Aku akan memberikan kalian nama, nama mu aku berikan nama Baba" ucap Willy sambil menunjuk.


"Aku akan memberikan nama Babu" ucap Maria.


Kemudian mereka pun bangkit dan bersujud "Terima kasih sudah Sudi memberikan kami nama"


Maria dan Willy pun berbicara serempak "bangun lah"


Mereka pun bangkit dan kembali duduk dan mereka sekarang sudah menjadi anak buah dari Willy dan Maria.


Mereka semua menikmati makanan yang di bakar oleh Willy dan Maria hingga hari menjelang malam mereka pun tidur di dalam goa tersebut.


Willy dan Maria yang tidur kelihatan mengeluarkan cahaya redup dan kadang terang begitu pula para Orc yang sudah mereka beri nama

__ADS_1


Mereka bertiga mengalami proses evolusi dari Orc menjadi high Orc dan menyerap energi sihir untuk berevolusi dari Willy dan Maria.


Willy pernah mengalami hal ini dan dia kehabisan energi sihir pada waktu memberi nama Elvina, dan sekarang dia memberikan nama ke 2 orang Orc.


Energi sihir mereka terkuras tetapi bejana Ilahi mereka menjadi lebih besar.


Maria yang baru pertama kali memberikan nama kepada Ras monster, energi sihir nya terkuras dan dia pun menjadi lemas.


Tetapi kejadian tersebut tidak mereka rasakan karena mereka sedang tertidur pulas hanya ketidak nyamanan menghampiri mereka.


Ketika pagi tiba Willy bangun dengan sedikit lemah, tatapi Maria terlihat tidak berdaya karena kehilangan energi sihirnya.


Willy menyadari keadaan tubuhnya yang sudah diserap energi sihir untuk berevolusi ke 2 Orc yang dia beri nama


Willy bergegas mengambil tas ransel yang dia bawa kemudian mengambil botol Magic potion yang sudah di persiapkan oleh Ratu Elisia sebelum keberangkatan Willy.


Dia pun meminum habis satu Magic potion, kemudian dia bangkit dan berjalan kearah Maria.


"Pasti kamu lemas, itu yang aku rasakan ketika setelah memberi nama Elvina dulu dan hampir mati kehilangan seluruh energi sihir" ucap Willy sambil mengangkat kepala Maria.


Maria seperti mayat hidup dia hanya bisa membuka mata dan tidak sanggup untuk bergerak.


Kemudian Willy meminumkan magic potion ke mulut Maria dan berlahan tubuhnya kembali berenergi, Willy memberikan 2 botol Magic potion karena energi sihir yang terbuang di tubuh Maria sangat banyak.


Dia pun seketika menunjukkan kenormalan dan mulai bisa menggerakkan tangannya dan bisa berbicara.


"Ternyata efek samping memberikan nama kepada Ras monster itu sangat membagongkan" ucap Maria


Willy tersenyum "kamu benar Ras Orc itu memang manusia setengah Bagong"


Maria mencubit bahu Willy "bukan itu maksud ku"


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


__ADS_2