
Setelah itu mereka pergi ke halaman belakang kemudian loncat ke atas genting, rencana mereka yaitu langsung menuju gunung bogi untuk menyerang langsung markas besar pasukan tentara bayaran armor Putih.
Willy dan Maria tidak ingin membuat keributan di kota dengan melawan mereka yang sedang mencari, Willy akan menggunakan sistem bermain catur.
Yaitu apabila pemimpinnya kalah maka anak buahnya pun akan ikut tunduk kepada Willy, sehingga mereka tidak lagi buang buang waktu dan tenaga.
Maria melesat di atas genting dengan menggunakan langkah kilatnya, dan Willy menggunakan langkah angin untuk berlari di atas genting dengan cepat.
Willy dan Maria melompat dan berlari dari rumah satu ke rumah lainnya, gedung satu ke gedung lainya, dan sampai di benteng kota.
Tetapi disana ternyata ada juga prajurit dari tentara bayaran armor Putih yang melihat Willy dan Maria melompat dari atas benteng kota dan masuk ke dalam hutan untuk menuju ke arah gunung bogi.
"Yoy itu kedua anak yang sedang kita cari, mereka melipat dari atas benteng untuk melarikan diri, ayo cepat kejar mereka" teriak salah satu prajurit tentang bayaran armor Putih.
Puluhan orang langsung bergegas keluar dari gerbang kota dan mengejar Willy dan Maria. Salah satu dari mereka pun mengirimkan sinyal dengan menggunakan petasan mercon ke atas dan meledak menjadi kembang api.
Tentara bayaran armor Putih yang ada di kota pun melihat tanda tersebut dan mereka bergerak menuju gerbang kota.
Sedangkan Willy dan Maria menghiraukan itu semua, mereka berdua terus berlari menuju bukit gunung bogi yang di sana terdapat kastil markas dari tentara bayaran armor Putih.
*
Di dalam markas salah seorang prajurit melapor kepada pimpinan "Lapor Ketua, ada tanda sinyal dari gerbang kota yang menandakan kedua anak itu sedang menuju tempat ini"
Si ketua itu menyeringai "Mujur juga anak itu, dia bisa lolos dari pasukan ku yang mencarinya di dalam kota"
Prajurit itu pun bertanya lagi "Ketua apa yang harus kami lakukan sekarang"
Ketua dari tentara bayaran armor Putih mengarahkan tangannya kedepan, panggil para kesatria ku untuk berkumpul di sini, dan kumpulkan semua prajurit yang ada untuk berjaga di depan gerbang dan area kastil ini"
Ketua tentara bayaran armor Putih sebagai pimpinan tertinggi pun memerintahkan dengan tegas dan di angguki oleh prajurit tersebut "Baik ketua"
Prajurit itu pun pergi meninggalkan pemimpinnya dan tidak lama kemudian 20 orang yang berarmor lengkap datang menemui si ketua.
__ADS_1
"Kami menghadap ketua" mereka berlutut di hadapan pemimpin mereka.
"Bangunlah dan duduk" pinta ketua. Kemudian dia melanjutkan bicaranya Setelah anak buahnya duduk "Apa ada yang tahu informasi siapa kedua orang anak ini, yang berani menyingung guild tentang bayaran armor Putih kita, bahkan berani menyerang ke markas ini hanya dengan 2 orang saja"
Salah seorang dari mereka pun ada yang angkat bicara "Ketua, dari informasi yang aku dapat, ini di awali dari salah satu kapten kita yang bekerja sama dengan pasukan awan gelap.
Salah satu prajurit kita ada yang selamat dan melaporkan hal ini, anak itu terusik ketika sedang beristirahat karena pertarungan Prajurit kita dengan Ras Centaurus sehingga kedua anak ini membantai pasukan kita dan bersumpah untuk menghabisi pasukan tentara bayaran armor Putih.
Selain itu anak ini bekerja sama dengan Ras Orc untuk menyerang markas besar pasukan awan gelap, dan markas mereka pun berhasil di taklukan, dan sekarang Markas pasukan awan gelap berganti nama menjadi kota Heypan"
Orang itu pun berbicara panjang lebar mengenai Willy dan Maria yang berhasil menaklukkan pasukan awan gelap dan merebut Markas mereka.
Orang itu pun melanjutkan bicaranya "informasi lain anak ini berada di Level C3, itu informasi terakhir dari informan kita yang membeli barang jarahan yang di jual anak itu, dan informasi dari mana mereka berdua berasal tidak ada informasi lebih lanjut"
Ketua tentara bayaran armor Putih pun menggebrak meja. Brak....
"Sialan pantas saja kedua anak itu berani menyinggung guild tentara bayaran ku ini, seperti mereka berdua bukan anak sembarangan, tangkap kedua anak itu dan cari tahu dari mana mereka berasal, kemudian bantai semua keluarganya"
Mendengar level dari Willy dan Maria saja yang berlevel C3 ketua itu menjadi sangat tidak senang, karena memang level tertinggi yang ada di tentara bayaran armor Putih ini berada di level C.
20 orang pasukan elit milik tentara bayaran armor Putih rata rata berlevel C2, dan si ketua sendiri berada di level C3.
Willy dan Maria bisa dengan mudah melawan puluhan orang prajurit tentara bayaran armor Putih karena mereka masih berlevel E dan D, atau masih dalam tahap pembentukan dan level prajurit.
Level pembentukan tidak ubahnya seperti manusia biasa yang hanya memiliki sedikit elemen sihir yang belum terbentuk. Sehingga Willy dan Maria cepat sampai ke pintu gerbang kastil.
Maria Sangat senang, sebagai assassin tidak ada kesenangan lain selain menghajar musuh, apalagi menghadapi lawan yang kuat.
Seperti waktu di ladang kematian di kala perang melawan kerajaan inggarsia, Maria saking asiknya membunuh sampai lupa sehingga dirasuki oleh hawa iblis pembunuh sehingga dia membantai siapa saja yang mendekat.
Tetapi sekarang dia sudah bisa mengontrol diri, sehingga serangannya terarah ke satu titik serangan untuk menghabisi musuhnya.
Dengan menggunakan tombak kilin api yang baru saja Willy buat dengan mudah Maria menumbangkan puluhan pasukan musuh, Maria pun menghancurkan gerbang kastil dengan mudah.
__ADS_1
Willy yang berada di sisi lain menebas musuh dengan pedangnya, pedang hadiah dari pertandingan sebenua bagian Utara yang hanya bisa menjadi sangat tajam saja sekarang sudah di modifikasi.
Dengan menambah unsur beast kedalam pedang tersebut sehingga bisa mengeluarkan sihir elemen api.
Pedang tersebut Will beri nama pedang cakar api kilin, sehingga bukan hanya sangat tajam sihir elemen api yang di keluarkan bisa membuat kerusakan serang semakin parah.
Pertarungan di gerbang kastil begitu sengit, ratusan prajurit berkumpul dan mengelilingi Maria dan juga Willy.
Maria mengeluarkan jurus baru dengan menggunakan tombak kilin api, dia mengeluarkan sihir elemen api ke tombak tersebut kemudian ujung tombak di selimuti oleh api.
Maria memutar tombak tersebut kemudian berteriak "Serangan Kilin Api....."
Wuss.... energi sihir elemen api keluar dari ujung tombak dan membentuk harimau api dari sihir elemen tersebut dan kemudian meraug, setelah itu harimau api itu menerjang musuh, dan musuh pun terhempas keberbagai arah.
Di sisi Willy, dia tidak mau kalah Willy pun menebaskan pedangnya dengan memberikan sihir elemen api sehingga pedang tersebut di selimuti api.
"Tebasan Cakar harimau kilin....."
Wuss....api yang menyelimuti pedang seketika menghilang dan berubah menjadi sabit api yang terbang menyerang musuh.
Efek dari serangan yang di lancarkan oleh Willy ialah siapa pun yang terkena maka nampak seperti di cakar kuku harimau yang besar sehingga goresan cakar begitu besar dan dalam, bahkan armor yang mereka pakai pun terbelah.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1