
Setelah Willy pergi mereka pun membatu tanpa bersuara karena mereka kaget dengan julukan Willy yaitu putra Eldra.
Dan pedang yang menancap di hadapan mereka adalah pedang dewa naga agung yang memiliki kekuatan mutlak yang dapat memerintah semua Ras monster.
Setelah Willy keluar dari ruang pertemuan mereka pun berlutut lemas di depan pedang dewa naga agung.
Aura yang memancar mendominasi semua orang yang ada di sana bahkan Bagoy pun berlutut, dia tidak menyangka bahwa masternya itu pewaris dari pedang legendaris milik pahlawan legenda Edward El Dra.
Sambil berlutut Bagoy berbicara kepada semua tetua dan para pemimpin pejuang yang ada di sana "Apa kalian masih belum cukup memprovokasi master ku, dan membuat dia berpaling dari kita.
Apakah kalian sudah puas dengan perlakuan kalian kepada master ku, yang memiliki kekuatan mutlak dan pewaris dari pahlawan legenda Edward El Dra yang kita kagumi.
Nenek moyang kita sudah bersumpah setia kepada siapa pun yang memiliki dan pewaris dari pedang dewa naga agung dan sekarang dia ada di hadapan kita.
Kita malah memprovokasi dan hendak membunuhnya, apa sekarang yang kalian inginkan, lihat pedang dewa naga agung ada di hadapan kita.
Bagaimana kita menebus sumpah nenek moyang kita yang di ceritakan sejak dulu dan turun menurun "
Bagoy terus menceramahi para tetua dan semua orang yang ada di sana sehingga mereka pun menundukan kepalanya, menyesali perbuatan mereka.
"Untuk sekarang kalian bubar lah besok pagi kita kumpulkan semua pejuang kita, dan memohon maaf kepada master kita, sekarang bubarlah" Bagoy mengusir Semua orang dan mereka pun pergi.
Pedang dewa naga agung menancap semalaman di tempat tersebut tidak ada yang berani menyentuh pedang tersebut.
Bahkan mendekatinya mereka tidak berani karena aura dominasi yang dikeluarkan oleh pedang tersebut sangat kuat.
Pedang yang mengeluarkan kekuatan absolute yang membuat semua Ras monster tunduk sehingga tidak ada lagi yang berani menyinggung perasaan Willy.
Ke esokan paginya ada lebih dari 1.500 penduduk suku Heypan berkumpul, menunggu Willy dan Maria keluar dari gubuk bambu tempat mereka beristirahat.
Willy dan Maria pun keluar dan di kaget kan oleh semua orang yang berkumpul, dan ketika mereka melihat Willy dan Maria keluar mereka pun langsung berlutut.
"Selamat Pagi Putra Eldra" ucap semua orang.
Kemudian para pemimpin pejuang berkata yang di ikuti oleh para tetua "Maafkan kami atas perlakuan kami semalam sudikah kiranya anda memaafkan kami semua, kami berjanji akan mengabdi dan setia kepada anda"
Mereka semua bersumpah setia kepada Willy sebagai pewaris dari pedang dewa naga agung Willy pun memerintahkan kepada mereka untuk bangkit.
"Berdirilah kalian semua, aku menerima pengabdian kalian semua" ucap Willy.
__ADS_1
Mereka pun berdiri serempak kemudian Bagoy pun berjalan menuju kearah Willy, "Tuan muda bagai mana dengan rencana kita untuk membebaskan anak dan istri ku serta para warga kita yang di culik dan dijadikan budak oleh prajurit awan gelap"
,"Jujur aku tidak dapat membantu banyak, tetapi kalian sendiri lah yang harus menyelesaikan masalah kalian, aku hanya akan membantu kalian dari belakang dan kalian sendiri lah yang harus berusaha " jelas Willy.
Bagoy menjadi sedikit lebih bersemangat "Biar pun anda membantu dari belakang itu sudah cukup bagus, tetapi aku mohon bimbingannya dari tuan muda"
"Untuk kedepannya panggil aku putra Eldra, dan aku berjanji bahwa seminggu dari sekarang kita akan Menyerang markas dari pasukan Awan Gelap, sehingga kalian harus mempersiapkan diri untuk berlatih dan menghadapi perang yang sesungguhnya.
Selama beberapa hari sebelum penyerangan kalian semua akan aku ajari Menggunakan senjata berupa pedang, tombak dan panah, untuk hari ini kalian carilah alat atau senjata sementara yang tepat untuk kalian semua.
Baik itu pedang kayu, tombak atau panah senjata yang cocok digunakan oleh kalian dan sesuai dengan keahlian kalian semua, dan sekarang silahkan kalian untuk membubarkan diri dan besok kita mulai berlatih " perintah Willy.
Mereka pun mengangguk kemudian membubarkan diri untuk mencari senjata sementara yang cocok untuk mereka semua.
Sementara para tetua dan para pemimpin pejuang masih berada di sana Willy pun berkata kepada mereka "Aku dengar kalian memiliki tambang Bijih logam dan kalian ahli dalam membuat perkakas rumah tangga"
Salah satu tetua berbicara "ya kami memang ahli dalam membuat perkakas rumah tangga dan biji logam kami lumayan melimpah, apa anda menginginkan sesuatu dari bijih logam tersebut"
Willy mengangguk "ya, rencana aku akan membuat Armor untuk kalian pakai dalam pertempuran, armor bisa mencegah kita dari luka berat dan mengurangi korban jiwa"
Mereka pun berpikir sejenak dan mengangguk "tidak pernah kami pikirkan sebelumnya, bahwa bijih logam kami akan di buat armor, karena jujur kami tidak suka berperang" ucap salah satu tetua.
"Iya benar para pejuang kami, berburu dan mempertaruhkan nyawanya untuk mendapatkan hewan buruan bahkan kami sering bertarung dengan hewan buas" ucap pemimpin pejuang.
"Sebenarnya kalian sudah memiliki dasar, aku akan dengan mudah memberikan arahan kalian nanti di dalam pertempuran sehingga kita dapat memenangkan perang " ucap Willy.
Kemudian Willy mengajak Bagoy "Bagoy antar aku untuk melihat bijih logam yang kalian miliki, kita akan membuat Armor dan senjata untuk kita pakai dalam pertempuran nanti"
Kemudian Bagoy pun memandu Willy pergi ke goa tempat mereka menambang bijih logam sedangkan Maria dan 2 pejuang wanita tetap tinggal.
Kedua wanita itu sudah berevolusi menjadi high Orc dan wajah nampak lebih cantik, badannya sedikit lebih langsing dan tingkat hingga kekuatan mereka bertambah.
"Nona muda terima kasih karena telah memberi kami berdua nama aku Ria sangat senang sekali " ucap Salaria
"Aku pun begitu, nona muda " ucap Maltia
"Baiklah karena kemarin aku sudah berjanji kepada kalian akan memberikan pengarahan makan bersiaplah" ucap Maria.
Maria pun melatih Salaria ilmu beladiri dasar tombak dan mengajari Maltia cara memanah dan melempar pisau yang akurat.
__ADS_1
Mereka berdua berlatih seharian di bawah bimbingan dari Maria sehingga dalam satu hari mereka bisa menguasai dasar-dasar dari ilmu beladiri tombak.
Maltia pun begitu dia sekarang bisa memanah dengan akurat dan melempar pisau tepat pada sasaran.
Willy dan yang lainnya mereka sedang membuat cetakan untuk armor, Willy menggunakan tubuh Orc yang belum berevolusi, karena tubuh Orc dewasa relatif sama.
Dan membuat beberapa armor untuk Orc yang sudah ber evolusi, bukan hanya itu Willy juga membuat cetakan untuk pedang, mata tombak dan mata anak panah.
Selain itu Willy membuat cetakan pelindung tangan dan kaki serta helm pelindung kepala.
Bijih logam yang di miliki suku Heypan memang melimpah bukan hanya itu mereka juga menambang banyak permata, berlian dan emas.
Bijih logam yang digunakan untuk pembuatan armor dan senjata yaitu bijih Oricarcum yang di kenal juga sebagai tembaga gunung.
Disana juga Willy melihat banyak pohon karet dia pun meminta para pengrajin mengambil getah karet untuk campuran armor nantinya supaya bisa di pakai dengan nyaman.
Ke esokan harinya mereka pun berkumpul dengan membawa tongkat kayu, pedang kayu dan panah Willy pun membagi kedalam beberapa kelompok.
Dan semua hampir rata yaitu 500 orang pengguna tombak, 500 orang pengguna pedang dan 500 orang pemanah.
Sistem latihan pun di bagi 2 bagian sore dan bagian pagi, bagian pagi latihan terlebih dahulu sedangkan bagian sore membantu membuat armor dan senjata begitu pula sebaliknya.
Willy mengajarkan beladiri pedang tingkat tinggi bagian dasar dan begitu pula para pemanah dan tombak di ajarkan oleh Salaria dan Maltia karena mereka berdua sudah di ajari lebih dahulu oleh Maria.
Dalam 3 hari mereka sudah menguasai tingkat dasar dan itu cukup untuk mereka dalam melakukan pertempuran dan mereka pun melakukan simulasi pertempuran.
Hasil dari latihan yang dilakukan sangat memuaskan mereka pun rata rata naik level menjadi level E.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1