PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Pilih Lah Senjata Yang Kamu Suka


__ADS_3

Setelah Mereka mengambil quest mereka pun keluar dari dalam gedung guild petualang dan berencana langsung akan menjalankan misi.


Boni mengikuti mereka dari belakang, dan setelah berada di luar Willy dan Maria pun berhenti, Willy menyerah 10 kertas quest kepada Boni


"Kerjakan ini dengan cepat, dan mana quest ku" ucap Willy sambil menyodorkan 10 lembar kertas quest.


"Sebentar aku akan panggil teman teman ku dulu, dan setelah ini Pergilah ke gerbang selatan pintu masuk kedalam hutan kegelapan, aku dan party ku akan menunggu kalian di sana untuk menjalankan quest ini" ucap Boni.


Boni pun berlalu pergi meninggalkan Willy, Maria dan Libear. Setelah itu Willy mengajak mereka untuk jalan jalan terlebih dahulu ke kota dan membeli perlengkapan untuk berangkat ke hutan kegelapan.


"Ayo kita beli perbekalan jangan sampai kita kelaparan di jalan, karena besok siang kita sudah harus kembali ke kota ini lagi" ajak Willy.


Libear tidak berbicara apapun dia hanya mengekor saja di belakang Maria dan Willy yang berjalan bersama, seperti ban becak yang 2 di depan dan satu di belakang.


Willy pun mengajak Libear pergi ke toko senjata, karena Willy lihat Libear tidak memiliki senjata. "Pilih lah senjata yang kamu suka, tenang aku yang akan membayarnya"


Mendengar perkataan Willy raut wajah Libear yang awalnya kusam berubah menjadi cerah kembali.


"Benarkah itu" tanya Libear.


Willy mengangguk.


Libear pun masuk kedalam toko senjata dan memilih senjata yang cocok dengan dirinya. Dia mengambil pelindung dada, pelindung tangan dan sarung tangan besi.


Sarung tangan itu adalah senjata bagi petarung jarak dekat yang hanya mengandalkan tinjunya, sehingga Libear lebih memilih sarung tangan besi dari pada memilih pedang atau tombak.


Pemilik toko gelisah karena Libear mengambil benda terbaik yang ada di tokonya tersebut, sarung tangan besi terbuat dari bahan logam uru yang sangat keras dan hanya bangsa Dwarf yang bisa membuatnya.


Armor pelindung dada dan pelindung tangan terbuat dari bahan bijih Mithril, bijih logam Mithril adalah logam yang Ringan dan kuat, sehingga cocok di gunakan sebagai bahan Armor.


"Hai nak, apa benar kamu ingin mengambil semua barang terbaik di toko ku, apakah kamu memiliki uang" tanya pemilik toko.


Libear hanya cengengesan "Hehehe.... aku memang tidak punya uang, tapi teman ku ini yang akan membayarnya"


Libear menunjuk kearah Willy dan Maria kemudian si pemilik toko itu bertanya kepada Willy "nak, bocah ini bilang kamu yang akan membayarnya, apa kamu tahu semua barang terbaik ini"


Willy tersenyum "Paman berapa semuanya, akan aku bayar"


Pemilik toko itu mencibir "kamu hanya petualang pemula, mana mampu membeli semua ini"

__ADS_1


Willy pun merogoh tasnya dan mengeluarkan 10 uang koin emas "Apa segini belum cukup "


Willy meletakanya di meja kasir depan pemilik toko, dengan posisi uang koin emas berjajar ke atas.


"Ternyata anda anak orang kaya, uang koin emas ini masih ada kembalikan banyak, bahkan ini totalnya paling 6 uang koin emas" ucap pemilik toko berbinar.


Tiba-tiba dari belakang Maria mengambil sesuatu dan melemparkannya ke arah Libear "Ambil ini, untuk melindungi otak mu yang kecil"


Wuss....


Brak....


Yang di lemparkan Maria adalah sebuah helm pelindung, Libear pun menangkapnya "heh cewek jutek, kalau mau lempar bilang dulu ngapa"


Dengan nada acuh tak acuh Maria mencibir " tapi ketangkap juga kan"


Willy pun tersenyum "aku mengambil helm itu juga, paman. Sisa kembaliannya buat mu saja"


Pemilik toko itu tersenyum sambil menggosok gosokkan tangannya "Terima kasih tuan muda, senang berbisnis dengan anda, kapan kapan kembali lah ke sini aku akan memberikan diskon khusus "


Willy pun mengangguk "ya baiklah, kapan kapan, aku akan kembali "


"Heh beruang sirkus, ayo cepat mau ikut tidak" ketus Maria yang memanggil Libear.


"Iya tunggu" Libear tergesa-gesa.


"Terima kasih Willy, kamu sudah berbaik hati membelikan armor dan senjata ini, aku beruntung satu party dengan mu" ucap Libear.


Willy tersenyum sambil berjalan "itu belum seberapa, kamu nampak gagah dengan memakai Armor itu, seperti petualang level silver"


"Ya kamu beruntung, kami yang buntung" ucap Maria sinis.


"Kenapa sih kamu, lagi datang bulan ya" ucap Libear.


"Semua itu tidak gratis tahu, kamu harus bekerja keras untuk membayarnya" ucap Maria.


"Ya baiklah, aku ini kan kuat, ayo apa yang harus aku bawa untuk bekal perjalanan kita" ucap Libear.


Dia kelihatan sangat senang dan sesekali mengadukan tinjunya sendiri "dengan sarung tangan ini, aku bisa menghajar monster hewan dengan mudah"

__ADS_1


Mereka pun berjalan menyusuri kota menuju ke gerbang selatan, sambil membeli tas ransel yang di pake oleh Libear untuk barang bawaan.


Di depan gerbang kota, Boni dan Partynya sudah menunggu dengan gerobak yang berisikan botol kosong dan perlengkapan lainnya.


"Hai nak, akhirnya kalian datang juga" ucap Boni.


"Apa yang harus kami lakukan, untuk bertukar quest dengan party mu" ucap Willy.


Boni pun segera menjelaskan secara detail, Tetang pengiriman barang yang ada di gerobak, berupa botol kosong untuk potion, dan harus kembali dengan botol isi, gerobak tersebut harus di kirim kepada penyihir yang meramu potion obat.


Karena potion obat di kota ini di suplai oleh penyihir tersebut, dan rumah dia ada di pinggir hutan kegelapan yang berjarak 4 kilometer dari gerbang kota sebelah selatan.


Boni pun menyerahkan quest dan peta rumah si penyihir kepada Willy "Bagai mana mudah bukan, hanya mengantarkan gerobak ini dan kembali dengan membawa gerobak isi"


Willy menganguk setuju dia pun menyerahkan 10 quest untuk pemula kepada Boni "ya baik aku setuju, ini sangat mudah sekali besok pagi aku sudah akan kembali ke sini dan, 10 quest kami harus sudah selesai "


Boni pun tersenyum "Baiklah besok pagi aku akan menunggu kalian di sini, kalau kalian tidak kembali, 10 quest kalian akan aku berikan kepada yang lainnya"


"Jangan khawatir, aku orangnya yang menepati janji, pokoknya besok pagi aku sudah kembali" ucap Willy.


Setelah mereka sepakat mereka pun berjabat tangan.


"Ayo anak anak kita kerja, 10 quest ini bukan masalah yang sulit" ajak Boni kepada teman satu Partynya.


Setelah jauh dari Willy teman satu Party Boni pun berbicara "Dari mana kamu menemukan orang bodoh seperti itu, memang mudah kalau hanya mengantarkan gerobak, tapi di hutan Kegelapan itu ada monster hewan yang buas, itulah yang menjadi sangat sulit, bahkan petualang tingkat silver pun banyak yang tidak kembali"


"Yang penting tugas kita selesai dan kalau pun mereka tidak kembali, aku tidak masalah, kita cari mangsa yang lain lagi aja" ucap Boni.


"Kamu memang pemimpin yang kejam bos" ucap teman Boni satu Party.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2