PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Bahasa Timur Tengah


__ADS_3

Willy pun menghampiri Ratu Elisia


"Ada apa ibunda Ratu memanggil Willy"


Kemudian Willy pun diarahkan untuk perkenalan kepada Raja Bahri Alfattih.


"Ini a


dalah Raja Bahri Alfattih dari kerajaan samudra dan ini anaknya pangeran haytham Alfattih dan putri Afsha Alfattih"


Willy pun menyalami mereka dan yang pertama di Salami oleh Willy itu adalah putri Afsha Alfattih.


"Halo nama saya Willy, anda sangat cantik seperti bidadari yang turun dari langit, mau kah anda menjadi kakak ipar ku"


Willy Langsung berkata seperti melamar putri Afsha Alfattih untuk kakaknya.


Putri Afsha Alfattih pun tersenyum


"Di negeri ku kalau seseorang ingin menikahi seorang wanita, laki laki itu harus mengalahkan dulu wanita yang dia sukai untuk dijadikan sebagai istrinya.


Supaya tahu bahwa laki laki yang di menikahi nya bisa melindungi istrinya, kalau si laki laki lebih lemah dari pada si wanitanya jangan harap bisa menikah bahkan bermimpi saja tidak akan bisa"


Willy pun ikut tersenyum.


"Kalau begitu bagai mana kalau aku mewakili Kakak ku bertarung melawan mu, jika aku menang kakak ku menikah dengan mu"


Orang orang yang mendengar perkataan Willy tidak bisa tidak tertawa Mereka pun tertawa terbahak-bahak.


"Hahaha...."


"Hahaha...."


Disana Heri Jovanka menjadi sangat malu atas lamaran Willy kepada putri Afsha Alfattih untuk dirinya. Putri Afsha Alfattih pun mencubit kecil hidung Willy.


"Adik kecil, kalau kamu mengalahkan ku, kamu sendiri lah yang harus menikahi ku, bukan kakak mu"


Willy pun menggelengkan kepalanya


"Tidak....tidak.... meskipun anda seorang putri yang sangat cantik Willy tidak berminat"


Putri Afsha Alfattih pun tertawa


"Hahaha....apakah karena aku lebih tua dari mu"


Willy pun menggelengkan kepalanya dan berkata jujur.


"Bukan karena sudah ada 2 orang yang sudah mengisi hatiku, kalau anda mau anda menjadi orang ke 3 yang ada di sisi ku"


Willy sambil tersenyum polos. Pangeran haytham pun menepuk pundak Heri Jovanka.


"Hai saudara ku lihat adik mu begitu jantan dia sudah memiliki 2 orang kekasih dan melamar adik ku untuk menjadi yang ke 3, kamu di tikung oleh adik mu sendiri"


Semua orang pun tertawa terbahak-bahak dan seperti mengolok olok Heri Jovanka, tetapi dia tidak perduli karena dia sudah memiliki istri yang sama cantiknya seperti putri Afsha Alfattih.


Kemudian Willy pun berjabat tangan dengan pangeran haytham, Willy melihat dari atas sampai kebawah pangeran haytham seperti akan mengeluarkan sesuatu.


Willy selalu siap bahkan tangannya sudah di aliri Manna pertahanan yang ada di bagian kulit tangannya sehingga tidak kelihatan oleh orang lain.


Ketika tangan Willy dan pangeran haytham berjabat tangan, pangeran haytham memegang erat tangan Willy, Willy hanya tersenyum dan tidak merasakan apapun.


Tetapi di tangan Willy dan pangeran haytham yang sedang berpegangan muncul asap putih keluar, pangeran haytham pun melepaskan genggaman tangan Willy. Dia pun memuji Willy.

__ADS_1


"Kamu anak hebat yang berbakat"


Willy tersenyum ramah


"Terima kasih atas pujiannya anda juga sangat hebat, dan anda masih berbelas kasih kalau dengan kekuatan penuh anda mungkin tangan Willy akan hancur"


Mendengar pernyataan Willy orang sekitarnya menjadi shok, karena dianggap pangeran haytham ingin mencelakai Willy.


Pangeran haytham pun tertawa.


"Hahaha....aku hanya menguji kehebatan mu, ternyata apa yang paman Alfred dan paman Freevik bicarakan benar adanya"


Dengan pangeran haytham Willy tidak banyak bicara dia langsung memperkenalkan diri kepada Raja Bahri Alfattih.


"Halo nama ku Willy Jovanka senang berkenalan sama anda"


Raja Bahri Alfattih pun menjabat tangan Willy dan kemudian dia berkata dengan bahasa yang tidak di mengerti oleh semua orang.


"Sarart bimaerifatik"


Kemudian Willy menjawab


" 'ana aydaan"


Putri Afsha Alfattih dan pangeran haytham pun tercengang mendengar Willy bisa membalas ucapan dari Raja Bahri Alfattih.


Ketika Raja Bahri Alfattih mau berucap lagi Willy langsung mengangkat tangannya didepan dada.


"Maaf aku hanyalah sedikit mengerti bahasa Timur tengah"


Kemudian Raja Bahri Alfattih berkata lagi.


"Bisakah kita bicara secara pribadi nak, hanya berdua saja kamu dan aku"


"Baiklah ayo di mana kita akan berbicara"


Raja Bahri Alfattih pun membawa Willy kebalkon supaya tidak ada orang yang mendengar percakapan mereka.


Di dalam ruangan orang orang menjadi heran atas tingkah laku Willy dan Raja Bahri Alfattih.


Raja Bahri Alfattih pun bertanya kepada Willy.


"Jujur siapa sebenarnya kamu dan berasal dari dunia mana"


Willy pun tersenyum dan balik bertanya.


"Berarti anda juga bukan berasal dari dunia ini dan anda berasal dari dunia yang bernama pelanet bumi, dilihat dari bahasa yang Anda gunakan anak berasal dari timur tengah. Apa aku benar"


Raja Bahri Alfattih pun mengangguk dan tertawa.


"Hahaha....tepat sekali saya berasal dari timur tengah dan sudah seratus tahun saya berada di dunia ini, saya mencari orang orang dari dunia lain yang di panggil kesini dan membawa mereka ke kerajaan samudra.


Tujuannya adalah supaya orang dari dunia lain tidak mencampuri urusan dunia ini, sehingga sudah sangat lama kami menutup diri dari dunia luar"


Willy bertanya lagi.


"Berarti anda adalah orang yang di panggil"


Raja Bahri Alfattih pun tidak menyangkal.


"Benar, saya pahlawan yang di panggil oleh seorang penyihir agung, untuk membantu peperangan antara Ras manusia dan Ras Dewa.

__ADS_1


Tetapi pada akhirnya saya harus menutup diri dari dunia ini untuk mengembalikan kestabilan dunia ini"


Sekarang Raja Bahri Alfattih balik bertanya kepada Willy.


"Jadi siapa kamu sebenarnya dan berasal dari mana"


Willy tersenyum kemudian menjawab pertanyaan dari Raja Bahri Alfattih.


"Nama saya Willy Jovanka dari kerajaan Jovalavia anak dari Ratu Elisia dan Raja Hendrik Jovanka itu adalah kenyataannya.


Saya seorang yang berengkarnasi, Nama asli saya adalah Wildan Saputra, anak dari Erwin Saputra berasal dari pelanet bumi.


Tepatnya saya adalah orang Indonesia yang tinggal di kota bernama Bandung, saya meninggal karena diracuni seseorang yang mencurangi saya ketika pertandingan beladiri"


Raja Bahri Alfattih menggelengkan kepalanya.


"Tidak mungkin ada orang yang berengkarnasi setelah mereka meninggalkan, kepercayaan ku mengatakan bahwa orang yang telah meninggal dunia akan di bawa ke akhirat dan menjalankan siksa neraka atau di beri nikmat surga. Bahkan ingatan dan keahlian di masa lalu masih kamu miliki.


Willy pun menjelaskan.


"Sebenarnya ayah ku lah yang mengirim ku dan membuat ku berengkarnasi, ayahku berasal dari dunia ini, nama ayah ku di dunia ini adalah Edward El Dra.


Dia menggunakan sihir terlarang yang disebut sihir pengikat hati dan jiwa supaya ingatanku masih ada walau pun aku dalam wujud seperti ini"


Raja Bahri Alfattih pun mengelus jangutnya sambil berfikir lalu berbicara.


"Pantas kamu memiliki Aura yang sangat besar, tetapi walau pun kamu seorang Rengkarnasi jangan sampai mencampuri urusan dunia ini karena bisa berakibat kehancuran"


Willy pun menggelengkan kepalanya


"Justru ayahku Edward El Dra mengirimkan ku kedunia ini untuk mencegah kehancuran dunia ini yang dilakukan oleh Ras Dewa yang mengancam makhluk hidup di dunia ini.


Dan saya rasa, saya sah mencampuri urusan dunia ini karena saya lahir dan besar di Dunia ini meskipun seorang Rengkarnasi"


Willy dan Raja Bahri Alfattih pun terus mengobrol tentang dunia ini dan tentang dunia dulu tempat mereka tinggal.


Dan mereka pun mencapai kesepakatan yaitu melindungi dunia ini dari kehancuran dan membuat dunia ini lebih baik.


Mereka bertekad membuat dunia ini menjadi damai tanpa adanya peperangan baik antara manusia maupun antar Ras mahluk yang hidup di dunia ini.


Willy dan Raja Bahri Alfattih pun bukan seperti mengobrol antara anak kecil dan orang dewasa, tetapi antara orang yang berasal dari dunia yang sama.


Dan yang diharapkan oleh Raja Bahri Alfattih adalah Willy tidak tergoda oleh tahta dan harta yang bisa menjerumuskan Willy kejurang kejahatan.


"Saja berjanji kalau kamu melanggar hukum alam di dunia ini dan berubah menjadi tamak dan jahat maka saya sendiri yang akan menghabisi mu kelak"


Willy tersenyum.


"Baiklah itu yang saya harapkan dari anda, karena setiap orang dapat berubah, mungkin saya suatu saat bisa lupa diri dan terbuai oleh indahnya harta dan tahta.


Makan tolong sadarkan lah saya dengan tindakan anda dan kalau saya tidak sadar juga jangan ragu untuk membunuh saya supaya Dunia ini tetap damai"


Willy meminta kepada Raja Bahri Alfattih untuk membunuh dirinya kalau dia lupa diri dan terlena oleh harta dan tahta.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini

__ADS_1


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2