
Pasukan sudah bersiap untuk berangkat dan Raja Hendrik Jovanka pun sudah memakai Armor Jirah dan menunggangi kuda.
Ratu Elisia dan Ratu Vanessa pun dengan anggun menunggangi kuda putih mereka juga menggunakan Armor.
Ratu Elisia menyelesaikan busuk dan sekeranjang anak panah serta pedang tergantung di pelana kuda, dengan gaun berwarna putih dan armor putih serta kuda putih yang di balut armor berwarna kuning emas.
Ratu Vanessa dengan menggunakan gaun berwarna hitam dan armor hitam terbuat dari Logam bijih Uru, khas dari kerajaan Lareagon dan kapak besar di punggung nya. Dengan menaiki kuda jantan berwarna hitam dibalut armor kuning emas.
Didalam pertempuran terdahulu waktu kerajaan Jovalavia berperang dengan kerajaan Pemonst kedua Ratu ini dikenal sebagai Dewi perang Hitam dan Putih.
Sedangkan Raja Hendrik Jovanka memakai Armor serba berwarna kuning emas, tanda kewibawaan sebagai seorang Raja dari kerajaan Jovalavia.
Meskipun kerajaan Eldragon sekutu dari kerajaan Jovalavia tetapi mereka tidak mau ikut campur dalam urusan kerajaan lain.
Begitu pula kerajaan Lareagon yang baru saja selesai berperang dengan kerajaan Inggarsia, dan prajurit mereka sudah sangat lelah dan hanya membawa pasukan raja naga milik Willy.
Kerajaan Lareagon tidak ikut campur meskipun Pangeran Heri Jovanka adalah cucu dari Raja Freevik Reagon tetapi mereka memilih untuk pulang setelah upacara pemakaman. Begitu pula kerajaan Eldragon yang kembali pulang.
Willy yang sudah membendung amarahnya yang meluap-luap langsung meniup peluit dan memanggil Gripon kesayangannya bernama Fallion.
Dan dia pun menaiki Fallion dan ditemani oleh Maria, mereka segera memerintahkan Fallion untuk terbang secepatnya ke arah dimana Dungeon Raja Iblis Garuda berada.
Ratu Elisia lupa perintah dari suaminya Raja Hendrik Jovanka, dia di perintahkan untuk menjaga Willy supaya tidak pergi, tetapi ini semua sudah terlambat karena Willy pergi dengan menaiki Fallion dan terbang sangat cepat sehingga sulit untuk di susul.
Karena semua itu sudah terjadi sehingga mereka pun membiarkan Willy untuk pergi dan mereka pun segera berangkat menuju Dungeon Raja Iblis Garuda.
3 ekor kuda berjalan di depan dan di ikuti oleh 200.000 prajurit terdiri dari 100.000 prajurit infanteri dan 100.000 prajurit kavaleri.
Tetapi ketika mereka memasuki taman Labirin sebelum mereka menuju ibukota kedua Ratu membelokan kudanya memasuki Taman Labirin tersebut sedangkan Raja Hendrik Jovanka dengan prajurit kavaleri terus maju berjalan kearah ibukota.
Taman Labirin itu sering di gunakan bersembunyi dan bermain-main oleh pangeran Heri Jovanka dan bahkan, dulu ketika Willy di bully oleh Billy, Willy lari ke dalam taman Labirin ini dan bersembunyi di dalamnya.
Dan bahkan dia menemukan sihir teleportasi menuju ke kerajaan Lareagon dan sekarang kedua Ratu memasukinya yang di ikuti prajurit infanteri.
__ADS_1
Entah apa yang mereka rencanakan sehingga mereka memasuki taman Labirin tersebut sedangkan dulu para prajurit pengawal pangeran Billy yang mengejar Willy takut masuk kedalam taman Labirin tersebut.
Yang mana ada rumor bahwa taman Labirin itu di huni oleh monster yang sangat buas dan memakan manusia dan bahkan kalau ada orang yang masuk ke dalam sana dia tidak akan bisa kembali lagi.
Sehingga tidak ada yang berani memasuki taman Labirin itu sejak sangat lama kecuali pangeran Heri Jovanka dan Willy.
Dan taman Labirin tersebut sering berubah sehingga menyesatkan karena terdapat suatu sihir yang bisa menggerakkan tanaman disana untuk berubah posisi.
Ratu Isabel yang tidak ikut dalam penyerangan menuju Dungeon Raja Iblis Garuda tetap berada didalam istana kerajaan Jovalavia karena beralasan dia baru sampai dari kerajaan Nebulosus dan merasa sangat lelah.
Sehingga semua orang meninggalkan dirinya sendiri di istana kerajaan Jovalavia dan ke 500 prajurit yang di bawahnya dari kerajaan Nebulosus berada di komplek istana.
Dengan alasan menjaga istana dari serangan musuh dan melindungi Ratu Isabel yang tidak ikut untuk menyerang Dungeon Raja Iblis Garuda.
Setelah beberapa lama para prajurit kerajaan Jovalavia meninggalkan istana dan sudah jauh dari ibukota kerajaan Ratu Isabel pun merasa senang.
Dia pun tertawa terbahak-bahak "Hahaha.... Bodoh sungguh bodoh mereka semua mau di kelabui dan di adu domba, mereka pergi dari kerajaan ini dan menyerang Dungeon Raja Iblis Garuda.
Kalau pun mereka menang dalam peperangan melawan Dungeon Raja Iblis Garuda tetapi ketika mereka sudah pulang dari sini, kerajaan ini sudah di ambil alih oleh ku.
Ratu Isabel dengan berani duduk di singgasana kerajaan Jovalavia dan tiba-tiba ada seseorang yang datang dan berlutut.
"Lapor Ratu, apakah hamba perlu memanggil semua pejabat kerajaan untuk berkumpul ke singgasana kerajaan ini" ucap orang itu.
"Ya suruh mereka kumpul di singgasana ini, para pejabat dan bangsawan yang ada di komplek istana kerajaan ini, kalau mereka menentang tangkap dan masukan mereka ke penjara" perintah Ratu Isabel.
"Baik Ratu perintah anda akan saya laksanakan " ucap orang itu.
"Bawa prajurit ku untuk membantu mu" ucap Ratu Isabel.
Orang itupun mengangguk dan pergi dari singgasana kerajaan Jovalavia.
Selang waktu 3 jam semua bangsawan dan petinggi kerajaan sudah Hadir di singgasana dan ketika mereka melihat Ratu Isabel duduk di kursi singgasana yang khusus di duduki oleh Raja kerajaan Jovalavia mereka pun terkejut.
__ADS_1
Dan ada salah seorang pejabat kerajaan yang berbicara keras "Lancang kamu Ratu Isabel, berani beraninya duduk di kursi singgasana Raja yang sangat sakral itu"
Bangsawan yang setia kepada Raja Hendrik Jovanka pun ikut berteriak "iya hanya seorang Raja kerajaan Jovalavia yang patut duduk di kursi singgasana itu, kamu bahkan tidak berhak duduk di kursi singgasana itu"
Ratu Isabel pun melambaikan tangannnya dan semua prajurit yang ada disana mengeluarkan pedang mereka dan di arahkan ke leher para pejabat dan bangsawan kerajaan.
Kemudian orang yang tadi memberitahukan kepada mereka untuk berkumpul pun berbicara "Karena Raja Hendrik Jovanka dan Ratu pertama dan ke tiga tidak ada di kerajaan ini maka kerajaan ini di ambil alih oleh Ratu Isabel.
Bahkan menurut saya Raja Hendrik Jovanka dan Ratu yang lain tidak akan pernah lagi kembali kekerajaan ini sehingga sekarang Ratu Isabel lah yang berkuasa di kerajaan Jovalavia ini"
Pejabat kerajaan yang sudah tua berumur sekitar 60 tahun berkata dan menunjuk ke orang tersebut "Kurang ajar kamu Cruise crusher, kamu ternyata penghianat, akan aku laporkan kamu nanti kepada Raja Hendrik Jovanka "
Cruise crusher adalah bangsawan kerajaan Jovalavia dan dia juga seorang pedagang yang bertanggung jawab atas segala aktivitas ekonomi di kerajaan Jovalavia.
Tetapi karena dia di buatkan oleh uang maka dia mudah sekali di sogok dan berbelot menjadi anak buah Raja Adrian Plakona dengan embel-embel jabatan tinggi dan uang yang banyak.
Dan sekarang Cruise crusher berjalan menghampiri pejabat kerajaan tersebut dan tangannya mengambil pedang yang di pegang oleh prajurit.
Wuss....
Cleb....
Pedang itu di tusukan ke jantung pejabat tua itu dan berkata "kamu seharusnya mati dan di gantikan oleh anak muda dan sekarang berkata yang tidak tidak maka hari ini kamu pantas mati"
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
__ADS_1
http://saweria.co/DaniSutisna