
Luwan berbicara panjang lebar sambil memberikan kode kepada anak buahnya untuk mengepung temannya Willy.
Willy dan teman temannya itu pun di kelilingi oleh pengawal Luwan, dan mereka pun bersikusi sambil berbisik.
Tavin berbicara kepada semua sambil berbisik.
"Bagai mana ini apakah kita harus melawan mereka, mereka ada 21 orang sedangkan kita hanya 8 orang"
Di sana Vico menggunakan sihir mata emas untuk menilai level mereka dan kemudian dia berbicara kepada semua.
"Mereka rata rata mau masuk ke Level D dan masih tahap level E akhir, sedangkan kita rata rata berlevel C, di antara mereka hanya si tuan muda saja yang berlevel C seperti kita.
Saya bisa mengalahkan 10 orang dari mereka, kalian pasti menang kalau melawan mereka karena kalian lebih kuat dibandingkan dengan mereka"
Kemudian Nolan berbicara.
"Ayo kita lawan saja saya siap untuk bertarung dengan mereka semua"
Willy pun berbicara
"Tenang dulu, saya akan bernegosiasi dengan mereka, kalau negosiasi gagal baru kita lawan mereka"
Semua nya mengangguk.
"Baiklah..."
Luwan berbicara kepada Maria
"Ayolah gadis manis kita bermain sebentar dengan Kaka ini kalau tidak teman teman mu akan kami hajar biar kalian juga merasakan bagai mana kalau menolak ajakan tuan muda yang jenius ini"
Willy pun mendekati Luwan
"Hormat kepada kakak senior...."
Willy menghormat ala klan serigala karena sudah di beri tahu oleh Raja Alfred tata cara menghormat ala klan serigala.
"Ayolah senior jangan begini, jangan bully kami, kita sesama dari klan serigala tidak mungkin kan saling mengganggu.
Apa lagi anda anak dari Tetua Wan yang terkenal, kalau senior seperti ini bikin malu klan serigala tau, nanti mau di taruh di mana Wajak kakek Feng dan tetua wan kalau senior salah membully orang"
Luwan dengan congkak nya dia tertawa.
"Hahaha.....apa kamu bilang kamu dari klan serigala dan aku bikin malu klan serigala hahaha.....
Dan aku tidak salah membully orang karena kalian itu sekupulan sampah yang kalah bertanding di putaran pertama.
Kalau kamu memang dari klan serigala dan kenal kepala keluarga klan serigala apa buktinya"
Willy pun mengeluarkan token emas klan serigala.
"Ini senior bukti aku anggota dari klan serigala"
Semua pengawal Luwan shock melihat token emas milik Willy, token emas itu jabatannya setara tetua di klan serigala.
Sedangkan Luwan sendiri dia memiliki token Perunggu satu tingkat di atas token Tembaga.
__ADS_1
Token tembaga di miliki oleh para prajurit atau pengawal biasa sedangkan token Perunggu hanya lah pemimpin regu yang membawahi 10 sampai 20 orang prajurit atau pengawal.
Para pengawal itu pun mundur beberapa langkah ke belakang, tetapi karena Luwan menganggap dirinya orang hebat dan jenius dia punya pemikiran lain tentang token yang di pengang oleh Willy.
"Hai bocah, dari mana kamu dapat token kehormatan itu, Jangan jangan kamu ini pencuri yang mencuri token berharga itu.
Sini kembalikan dan mengakui kesalahan mu itu karena telah mencuri token tersebut dari tetua klan serigala"
Willy pun mengelak tuduhan dari Luwan.
"Apa buktinya kalau saya mencuri token ini, Kakek Feng sendiri yang memberikannya kepada saya"
Luwan hendak mengambil token itu dengan paksa tangannya akan meraih token tersebut tetapi Willy menyadarinya.
Dan Willy pun dengan cepat menurunkan tangannya sehingga token tersebut tidak ke ambil oleh tangan Luwan.
"Dasar Bocah pencurian kembalikan token itu, kecil kecil sudah jadi pencuri dan pembohong bagai mana kalau sudah besar nanti"
Willy pun tersenyum
"Kenapa tuan muda yang jenius tidak bisa mengambilnya dan siapa yang pencuri mungkin kamu yang akan mencuri token ini dari saya"
Luwan menjadi marah
"Kurang ajar dasar pencuri kecil.... Pengawal tangkap mereka semua untuk kita serahkan kepada tetua kita karena telah berani mencuri token"
Para pengawal dari Luwan pun langsung menyerang teman temannya Willy mereka pun melawan dan perkelahian pun tidak terelakan.
Di dalam hati Luwan dia berkata
"Kalau aku mendapatkan token itu aku akan menggunakannya sendiri untuk keuntungan pribadi ku, siapa pun anak ini kalau token nya telah aku ambil dia bukan siapa siapa lagi"
"Serahkan atau aku ambil dengan paksa, ingat aku ini si jenius dari klan serigala akan dengan mudah menghajar mu sampai babak Belur dengan jurus serigala ku ini"
Willy tersenyum
"Baiklah kalau begitu, ambil lah kalau kamu mampu mengambilnya"
Kemudian Luwan menyerang Willy dengan jurus beladiri taring serigala tingkat dasar.
"Hiat....rasakan ini dasar bocah pencuri"
Willy pun bertarung dengan Luwan dengan jurus serigalanya Luwan menyerang Willy, tetapi dengan mudah Willy tahan dan hindari segala serangan dari Luwan.
Bak.....
Buk.....
Bak....
Buk....
Satu persatu temannya Willy dapat mengalahkan para pengawal Maria pun menunjukkan jurus taring serigala. Dan dia melawan 3 orang.
"Jurus pukulan Serigala Petir..."
__ADS_1
Wuss....
Crack....
Duwar....
3 orang yang melawan Maria langsung terlempar jauh dengan tubuh yang gosong dan hitam, mereka bertiga pun pingsan.
Luwan disana kaget karena Maria bisa menggunakan jurus beladiri taring serigala tingkat tinggi dengan perpaduan antara pukul dengan sihir petir yang sangat langka.
Semua pengawal yang masih bertahan kaget dan menghentikan pertarungan. Disana Luwan pun bertanya kepada Maria.
"Kenapa kamu bisa menggunakan jurus beladiri taring serigala, itu hanya kami dari klan serigala yang bisa mempelajarinya.
Dari mana kamu belajar pukulan Serigala Petir, jurus itu adalah jurus tingkat tinggi bahkan aku saja sudah 4 tahun berlatih jurus taring serigala baru sampai tahap menengah"
Maria pun menjawab
"Kan sudah putra Eldra katakan tadi kita juga dari klan serigala"
Luwan pun gemetaran, kemudian Willy pun berbicara.
"Masih tidak percaya saya dari klan serigala dan aku punya token emas dan masih mau merebutnya dari saya.
Jangan harap bahkan tetua Wan akan membuang mu karena membuat malu klan serigala, sudah cukup sampai di sini"
Willy pun mengeluarkan jurus taring serigala Salju.
"Pukulan serigala Salju .."
Wuss.....
Krekak....
Luwan dan pengawal yang tersisa membeku dan hanya kepalanya saja yang tidak Willy bekukan.
"Rasakan itu adalah balasan dari kami karena kamu sudah berani membully dan menuduh ku sebagai pencuri.
Tunggu sampai kamu aku laporkan kepada Kakek Wolf-Fank biar klan serigala yang menghukum mu kembali nanti"
Willy pun mengajak teman-temannya.
"Ayo kita pergi dari sini, biarkan saja mereka membeku seperti ini, nanti juga Esnya meleleh sendiri dan mereka pun bisa bebas kembali"
Willy dan teman temannya pun pergi meninggalkan mereka.
Luwan pun teriak sambil kedinginan
"Dasar Bocah sialan, awas kalian kalau ketemu lagi akan aku balas"
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
__ADS_1
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.