
Ke esokan harinya
Willy, Maria dan yang lainnya berangkat menuju stadium utama yang ada di tengah kota Federasi Bebas untuk melaksanakan upacara pembukaan pertandingan.
Semua berbondong bondong dari segala arah dan semua kerajaan yang ada di benua bagian Utara ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Karena ini adalah acara puncak selain mengikuti acara ini semua kerajaan juga ingin menunjukan kekuatan kerajaan mereka masing masing kepada yang lainnya.
Dijalan Maria dan Willy berjalan bersama meskipun mereka tidak saling bicara, tetapi di dalam hati Willy ingin mengucapkan sesuatu tetapi berat rasanya untuk di ucapkan terlebih dahulu.
Dan disana Maria pun memecah keheningan dengan berbicara kepada Willy.
"Tenang masalah waktu itu aku minta maaf karena telah membuat hubungan mu dengan Elvina berantakan.
Aku juga sadar bahwa aku hanya kamu anggap sebagai saudara saja tidak lebih bahkan level kita berbeda, karena aku hanya seorang budak yang ditugaskan untuk mengawal pangeran ke 3 oleh pangeran ke 2 saja.
Bisa terus bersama mu juga aku sudah beruntung, tidak terlantar seperti gelandang dan berkat mu juga aku menjadi mengenal banyak orang bahkan sekelas Raja dan putri"
Willy kemudian menundukan kepalanya dia merasa bersalah karena telah menghina dan memaki Maria.
"Sebenarnya aku juga minta maaf, aku juga salah telah memaki dan menghina mu, aku sadar selama ini yang selalu ada di sisiku adalah kamu,
Dan yang selalu mendukung ku adalah kamu, bukan yang lain atau pun Elvina, maaf karena aku mungkin sedang dimabuk cinta sehingga aku lupa diri.
Sebenarnya aku juga sangat menyukai mu, tetapi di dalam jiwa ini merontah untuk mencari sosok yang pernah hadir di dalam mimpi ku.
Dan di dalam sosok itulah terbersit wajah Elvina sehingga aku pun jatuh cinta kepada dirinya"
Willy pun memengang tangan Maria
"Karena ini sudah terjadi maka ya sudahlah mungkin aku tidak akan bisa bertemu lagi dengan Elvina, yang penting sekarang ada kamu yang menemaniku dan selalu mendukung ku"
Akhirnya Willy dan Maria berbaikan dan saling memaafkan.
"Aku tahu dari kak Clarisa dan aku sadar bahwa dalam diri kamu itu ada sosok yang bernama Wildan putra Eldra, putra dari pahlawan legenda Edward El Dragon.
Dan sosok Elvina itu adalah orang yang selalu hadir di mimpi kamu, aku juga baru sadar dulu kamu suka mengigau menyebutkan nama Elvina padahal kamu hanya berinteraksi dengan ku dan ibunda ratu.
Tetapi terakhir kali kamu mengigau ketika energi kamu terserap oleh Elvina setelah kejadian di hutan itu dan sekarang kamu tidak pernah mengigau lagi.
Kalau kamu ingin menjalin hubungan dengan Elvina aku tidak melarangnya dan sekarang aku akan mendukung kamu"
Willy pun mengeluh.
"Percuma mengharap cinta dari Elvina, karena mungkin kejadian itu adalah yang terakhir kali kita bertemu dan kita tidak akan bertemu lagi"
__ADS_1
Maria merogoh kantong sakunya dan mengeluarkan secarik kertas.
"Siapa bilang kamu tidak akan bertemu lagi, ini adalah surat dari Elvina, dan beberapa hari aku menghilang karena aku mencari dia dan akhirnya kita bertemu dan mengobrol.
Aku telah meminta maaf kepadanya dan dia pun memaafkan ku, dan dia juga menitipkan surat tersebut, dia minta ketemu setelah pertandingan ini selesai di tempat yang sama ketika kamu bertemu dengan dia"
Hati Willy pun merasa berbunga bunga dia pun berterima kasih kepada Maria.
"Terima kasih banyak ya Mar...."
Willy ingin memeluk Maria ketika sedang berjalan tetapi tangan Maria langsung mencegahnya.
"Et...dasar Bocah mesum lihat ini kita sedang ada di jalan utama dan banyak orang melihatnya masa mau memeluk ku apa tidak malu"
Willy pun menunduk sambil menggaruk kepalanya.
"Maaf aku terlalu bersemangat"
Tidak lama kemudian mereka sampai di stadium pertandingan yang terletak di tengah tengah Kota.
Bangunan yang begitu besar dan megah yang dapat menampung Ratusan ribu orang dengan ciri khas Parung gladiator terpampang begitu besar dan gagah.
*
"Perhatian kepada peserta turnamen mohon lewat ke arah sini, kepada peserta turnamen Lewat ke arah sini"
Willy dan Maria pun mengikuti arahan dari panitia penyelenggara mereka memasuki ruangan tempat berkumpulnya para peserta turnamen.
Begitu banyak anak yang ikut turnamen ini yang berumur antara 7 sampai dengan 14 tahun, mereka nampak hebat dan kuat.
Ada sekitar 150 peserta turnamen yang berasal dari 30 Negara atau kerajaan Manusia yang berada di benua bagian Utara ini.
Baik itu negara besar maupun kecil mereka ikut andil dalam kompetisi bergengsi ini.
Para penonton dari berbagai kalangan pun semua hadir, suara gemuruh penonton yang tidak sabar menyambut upacara pembukaan.
Semua Raja dan kepala negara yang di dampingi oleh 3 orang perwakilan dari mereka sudah Semuanya berada dalam posisi mereka masing-masing.
Pembawa Acara pun naik keatas panggung dan membuka acara.
"Ehem....."
Semua suara menjadi hilang dan tidak ada yang berbicara lagi, pembawa acara memakai alat sihir supaya suaranya bisa kedengaran oleh semua.
Alah itu mirip seperti mikropon, dan di atas stadion terpancar sinar Biru yang bisa menampilkan hologram sang pembawa acara, dengan menggunakan alat sihir yang begitu canggih seperti kamera handycam.
__ADS_1
Yang di sorot kan kepada pembawa acara oleh beberapa orang yang bertugas sebagai kameraman.
"Hadirin yang terhormat, selamat datang di Kompetisi pertandingan yang di selenggarakan selama 5 tahun sekali ini.
Saya Thomas akan memandu kalian semua dalam kompetisi bergengsi ini, apakah kalian siap untuk acara selanjutnya.
Semua penonton yang hadir berteriak dan bersorak.
"Siap...siap ....siap"
"Ya baiklah Acara ini secara resmi di buka..."
Sorang Sorai dan tepuk tangan pun bergemuruh di dalam stadion tersebut memancarkan kegembiraan yang amat sangat dan rasa tidak sabar menanti.
"Sebelum kita Melaksanakan Pertandingan Penyisihan kita perkenalkan terlebih dahulu Para panitia penyelenggara dan Anggota Federasi yang mengikuti kompetisi ini.
Pertama-tama Kita sambut Ketua pelaksana Dari ke 4 keluarga Besar yang selalu menjadi pelindung Federasi Bebas ini.
Kepala keluarga Dari Harimau Lodaya...Tuan Lodra..."
Semua bertepuk tangan 👏👏👏
"Kepala keluarga Elang Laut....Tuan palkon....
"Kepala keluarga Kobra Hitam.... Tuan Togar....
Dan Maaf kepala keluarga Serigala Abu tidak bisa hadir karena sedang Saki tetapi diwakili oleh Putranya yang berbakat ini dia Tuan Muda Wolf Feng"
Semua bersorak dan bertepuk tangan, karena di Federasi Bebas ini ke 4 keluarga ini lah yang memimpin kekuasaan.
Mereka adalah orang orang yang Netral bahkan tidak terpengaruh oleh kalangan penyembah Dewa atau sekutu Dewa Naga agung.
Dan bahkan di Federasi Bebas ini para monster cerdas Bebas berkeliaran dan berinteraksi satu dengan yang lainnya.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
__ADS_1