PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Putra Mahkota


__ADS_3

Willy mempunyai harapan untuk menjadikan Elvina pacarnya tetapi dia kecewa karena harus menunggu 5 tahun lagi.


"Kenapa aku harus menunggu 5 tahun lagi, kalau kamu juga suka aku kenapa sekarang kita tidak langsung jadian saja"


Elvina tersenyum.


"Usia ku masih 8 tahun, kalau orang bilang aku ini Bocil, dan selama 5 tahun juga aku tidak akan bisa kemana-mana karena ada tradisi keluarga.


Aku 3 bersaudara Kaka pertama ku seorang Prajurit dan dia sudah meninggal dalam perang, Kaka ke 2 ku adalah perempuan dia sudah bersuami dan baru memiliki seorang putra.


Dan sebentar lagi Kaka ku akan menjadi kepala keluarga menggantikan ayah ku karena tidak mungkin Kaka ipar ku yang menjadi kepala keluarga disana.


Karena Kaka ipar ku juga seorang prajurit yang jarang pulang kerumah, sehingga Kaka ku lah yang menggantikan ayah.


Dan di keluarga ku ada tradisi Pengukuhan keluarga sehingga aku juga akan menggantikan peran Kaka ku.


5 tahun itu adalah waktu pengukuhan ku di keluarga setelah itu aku akan bebas memilih jalan ku sendiri.


Aku berencana untuk menjadi seorang petualang karena batas umur Minimal menjadi seorang petualang pemula adalah 13 tahun.


Dan di Federasi Bebas ini adalah pusat Guild Petualang, kalau kamu mau kita menjadi 1 Party dan sekaligus kalau aku belum menemukan orang yang aku cari aku akan menerima kamu sebagai pacar ku"


Willy menghela napas


"Baiklah kalau itu keinginan dari kamu, 5 tahun lagi kita bertemu disini lagi ketika ada acara kompetisi ini diselenggarakan lagi, ayo kita berjanji"


Willy dan Elvina pun mengikat janji untuk 5 tahun kedepan,


"Tapi bisakah aku bermain dengan mu di saat saat ini sampai acara di federasi bebas ini berakhir"


Elvina pun mengangguk.


"Boleh karena aku tidak memiliki teman dan kamu adalah temanku satunya"


Setelah makan dan obrolan itu selesai mereka berdua pun turut ke bawah kemudian mereka berdua jalan jalan ke pinggiran kota.


Willy tetap menggunakan jubah dari kerajaan Lareagon dan menggunakan masker dan Elvina menggunakan stelan baju santai yang indah.


Di jalan mereka berpapasan dengan Rombongan Billy yang sama sedang berjalan jalan dan tidak di sengaja Elvina menabrak anak bangsawan dari kerajaan Jovalavia yang bernama Crude.


Buk....


Brak...


Elvina jatuh tetapi si Crude tidak terima dan dia pun marah.


"Hai ditaruh di mana muka mu itu sampai kamu menabrak ku hah, lihat baju ku jadi kotor ini baju mahal tau kamu tidak akan sanggup untuk membelinya"


Willy membangunkan Elvina yang terjatuh kemudian Willy meminta maaf.


"Maaf tuan adik saya tidak sengaja menabrak anda, kami sedang buru buru ibu kami sedang sakit menunggu di Rumah mohon kemurahan hati tuan untuk memaafkan kami"


Disana Billy melihat Crude sedang membully penduduk lokal.


"Sedang apa kamu Crude ayo cepat nanti kita terlambat"


"Sebentar pangeran ke 2 anda duluan saja"

__ADS_1


Kemudian Crude melihat Willy dan Elvina.


"Heh, jangan hanya minta maaf tapi ayo ganti rugi untuk baju yang kotor ini"


Crude mengintimidasi Willy dan Elvina.


"Maaf tuan kami orang miskin kami tidak punya uang untuk ganti rugi"


"Kalau begitu bersujud lah dan cium sepatu ku kemudian merengkak lah di bawah ************ ku"


Willy berniat untuk menolaknya, tetapi beruntung disana ada bangsawan lain yang lewat dan membantu Willy.


"Hai hai hai...ada apa ini baru datang sudah mengintimidasi penduduk lokal, dimana harga diri mu, hadeh malu maluin kerajaan saja"


Crude menjadi marah kepada anak bangsawan itu.


"Siap kamu dan apa urusanmu dengan ku"


"Perkenalkan nama ku Tavin komandan Latih kerajaan Eldragon, pasti kamu anak bangsawan Cruise, Crude Cruise kan"


Crude heran kenapa anak ini bisa tahu tentang dirinya.


"Kenapa kamu tahu siapa aku"


"Ya aku hanya menebak saja karena siapa orang yang tidak mengenal anak bangsawan Cruise yang suka mendindas orang lain"


Crude pun menjadi marah


"Kalau sudah tau itu aku, terus apa hah, aku tidak takut sama kamu meskipun kamu komandan pasukan latih, pergi sana jangan campuri urusan ku"


Kemudian Tavin melihat plakat yang di pakai oleh Willy.


"Mana kamu tahu dia dari Lareagon dia ini bukan bangsa Dwarf"


"Dasar Bodoh lihat plakat yang terpasang di jubah tuan ini dia berasal dari kerajaan Lareagon"


Tavin pun menyadari perkataan Crude yang bilang dia bukan Bangsa Dwarf. Tavin berkata dalam hati.


"Jangan jangan dia ini"


Tanpa ragu Tavin langsung berlutut di hadapan Willy. Dan memerintahkan semua pengawalnya untuk ikut Berlutut.


"Ayo kalian juga berlutut"


Brak ....


Semua pengawal Tavin berlutut kepada Willy, Crude pun shock.


"E....e....apa apaan ini mengapa kalian berlutut sama orang ini"


Tavin menghiraukan perkataan dari Crude dan Tavin langsung memberi hormat.


"Hormat kepada Putra Mahkota, maaf kami tidak mengenali anda, saya Tavin putra dari Jendral Tavish. Saya sudah mendengar cerita dari ayahanda bahwa anda berada di kerajaan Lareagon"


Willy Memerintahkan mereka untuk berdiri.


"Berdirilah lah..."

__ADS_1


Mereka pun berdiri


"Terima kasih putra mahkota"


Crude kaget dia berniat untuk melarikan diri. Tetapi keburu di cegah oleh Tavin.


"Aet... mau kemana kamu, sudah mempermalukan putra mahkota kerajaan Eldragon kamu sekarang mau kabur"


Crude pun gemetaran


"Maaf aku tidak tau kalau anda adalah putra mahkota"


Kemudian Tavin balik menindas Crude.


"Karena kamu telah menghina putra mahkota kami maka ini bisa dianggap sebagai pernyataan perang terhadap kerajaan Eldragon"


Crude tambah ketakutan mendengar perkataan dari Tavin.


"Maaf aku tidak bermaksud....."


"Tidak bermaksud apa, kalau kalau kamu tidak ingin kejadian ini tersebar dan menjadi perang maka kamu harus membayar kompensasi atas penghinaan yang kamu lakukan kepada putra mahkota"


Crude pun mengeluarkan sekantong uang koin emas.


"Aku cuman punya segini mohon di terima dan maafkan aku serta lupakan kejadian ini"


"Ya sudah sini"


Tavin mengambil Uang dari Crude kemudian memberikannya kepada Willy.


"Ini putra mahkota Terima lah"


Willy pun menerima uang tersebut tanpa berbicara, kemudian Tavin berbalik ke hadapan Crude.


"Nunggu apa lagi cepat pergi sana"


Tavin mengusir Crude dan dia pun langsung pergi sambil menggerutu.


"Kalau bukan putra mahkota kerajaan Eldragon sudah habis dia dari tadi"


Tavin mendengar sedikit grutuan Crude.


"Apa yang kamu katakan ingin di hajar, baik lah nanti di pertandingan akan aku hajar kamu"


Crude berbalik


"Ti...tidak aku tidak berkata apapun"


Setelah itu diapun berlari dan pergi


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2