PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Berburu Monster Tikus


__ADS_3

Di tempat lain tepatnya di ruang tunggu peserta turnamen para pemenang di ajak keruangan khusus oleh panitia dan para peserta turnamen yang kalah di suruh kembali ke tempat dimana para pemimpin mereka menonton.


Di ruangan itu pun seketika kosong karena mereka bubar dari tempat tersebut. Keempat peserta turnamen yang masuk 5 besar di bawa ke ruangan khusus panitia termasuk Willy dan Maria.


Setibanya di sana semua peserta turnamen di berikan makanan mewah dan satu botol potion untuk memulihkan stamina tubuh karena sebentar lagi babak final akan segera di mulai.


Setelah beberapa lama shandya pun datang dia memenangkan kompetisi tersebut dan mengalahkan Mubong.


Kamu pun menjadi 5 orang finalis yang akan segera dilaksanakan pertandingan final.


Kemudian semua Panitia penyelenggara pun datang dan mereka langsung duduk di kursi di atas aula dan salah satu dari mereka pun berbicara.


"Selamat bagi kalian yang telah masuk ke 5 besar ini, pertandingan selanjutnya kalian tidak akan bertarung satu sama lainnya.


Karena ada perubahan peraturan, kami panitia pelaksana sudah melihat kehebatan kalian semua dari awal sampai akhir kalian memang anak anak terpilih dari berbagai daerah.


Untuk menentukan juara pertama dan selanjutnya kalian hanya perlu berburu, monster jenis Tikus bermata satu, karena akhir akhir ini banyak laporan monster tikus ini sering menyerang warga dan mencuri makanan.


Sehingga warga meminta supaya peserta 5 besar dari turnamen ini bisa membantu memberantas monster tikus bermata satu ini.


Pemenang akan di hitung dari berapa banyak para peserta mendapatkan inti monster tikus tersebut, siapa yang paling banyak membunuh monster tikus dan mendapatkan inti monster dia lah pemenangnya.


Dan satu hal yang harus kalian ketahui karena inti monster dari monster tikus beda dengan yang lainnya maka kalian tidak dapat memalsukan atau membeli dari pasar"


Panitia lain membawa gelang berwarna hitam yang di atasnya ada batu Kristal berwarna biru. Kemudian panitia itu membagikan gelang tersebut kepada para peserta dan memberikan bola keristal biru kepada peserta.


Salah satu panitia yang tadi berbicara dia menjelaskan kembali kegunaan dari setiap barang yang mereka berikan.


"Pakai lah gelang tersebut selama berburu monster dan bola kristal itu adalah kamera dron yang akan aktif dengan menekan benda merah yang ada di atasnya.


Kamera dron itu akan mengikuti kalian kemanapun kalian pergi dan akan mengirimkan Video kalian langsung ke Podium yang ada di arena pertandingan yang akan di tonton langsung oleh para penonton.


Kalau kalian melepaskan gelang tersebut berarti kalian langsung di diskualifikasi dan kami akan pergi menolong kalian di tempat berburu"


Mereka semua mengangguk kemudian memakai gelang tersebut.

__ADS_1


"Setelah beristirahat sebentar lagi kalian akan di bawa oleh panitia penyelenggara ketempat berburu kalian berlima akan di pisah supaya tidak berebut buruan kalian"


Aturan lain pun di sebutkan oleh panitia supaya mereka dapat mematuhinya dan menjalankannya dengan baik.


Setelah tiba waktunya mereka pun di bawa pergi ke penjuru kota untuk berburu monster tikus.


Willy pun bersiap karena monster tikus bersembunyi di lorong-lorong pembuangan yang berada di bawah kota federasi bebas.


Willy menekan tombol merah yang ada di kristal atau kamera dron, dan keristal itu pun menyala terlihat seperti mata sebagai kamera dan lampu LED menyala untuk penerangan.


Benda tersebut kemudian terbang di atas kepala Willy dan mengikuti dia, panitia yang mengantarkan Willy pun berkata


"Masuk lah dan burulah monster tikus dan ambil inti monster nya, benda itu bisa menunjukkan jalan untuk mu kembali, waktu yang di perlukan untuk berburu adalah 4 jam dari sekarang"


Willy pun mengerti dia pun langsung masuk kedalam dan bersiaga dia menggunakan senjata berupa pedang kayu yang di lapisi mana dan pisau belati yang diberikan kakak nya.


Willy berjalan masuk melalui lorong tersebut dengan di terangi oleh kristal kamera dron dan tidak butuh lama terlihat satu monster tikus sedang memakan bangkai ikan yang mungkin di curi dari pedagang ikan.


Monster tikus bermata satu itu pun menatap Willy monster itu pun bersuara.


Goar....


Meskipun di sebut monster tikus bukan berarti makhluk itu kecil, monster tikus bermata satu ini ukuran badannya sama dengan anjing kampung tinggi sekitar 75 cm dan panjang tubuh sekitar 100 cm dengan ekor mirip seperti ular sedikit bersisik dengan panjang ekor 150 cm.


Monster tikus bermata satu ini pemakan segala, tidak jarang manusia pun mereka buru untuk dimakan karena monster tikus bermata satu ini membentuk koloni yang biasanya dalam satu koloni terdapat banyak Monster yang di pimpin oleh satu monster Alfa yang kuat.


Monster tikus bermata satu pun berlari menghampiri Willy dan langsung menerjang melayangkan cakarnya kearah muka Willy.


Sert....


Wuss....


Brak....


Willy menangkis dan menahan cakar dari monster tikus bermata satu ini dengan pedang kayunya yang di pegang tangan kirinya.

__ADS_1


Celeb....


Tangan kanan Willy yang memegang belati menusuk perut monster tikus bermata satu tersebut kemudian menyayatnya dari atas ke bawah.


Sehingga isi perut dari monster tikus bermata satu itu keluar isi perutnya termasuk inti monster yang di miliki monster tikus tersebut.


Willy bergumam


"Ternyata mudah menghadapi monster tikus ini, tapi kalau mereka banyak aku akan kewalahan juga kalau tidak menggunakan sihir.


Untung lah ini baru satu dan ini permulaan saja untuk ku supaya lebih semangat untuk mengalahkan semua monster tikus bermata satu dan mengambil inti monster nya"


Monster tikus bermata satu itu pun mati dan Willy pun mengambil inti monster nya yang berwarna kuning berbentuk lonjong tidak seperti inti monster lain yang berbentuk bulat.


Hanya Monster tipe hewan yang memiliki inti monster sedangkan monster cerdas humanoid mereka tidak memilikinya.


Setelah Willy berjalan masuk lebih dalam lagi Willy merasa heran karena yang dia masuki adalah aliran sungai dan mengalir air yang kecil sedangkan kalau kondisi sedang hujan lorong ini di penuhi dengan air.


Willy melihat air yang mengalir tersebut membawa darah dengan bau amis yang menyengat, setelah berjalan beberapa lama Willy pun menemukan ruangan yang besar.


Willy tersentak kaget karena melihat tumpukan bangkai tikus bermata satu banyak tergeletak di ruang tersebut dengan perut yang telah terbelah dan inti monster yang telah hilang.


Ada sekitar 50 monster tikus bermata satu yang mati dan di tumpuk seperti ada sekelompok orang yang sengaja membunuh koloni monster tikus bermata satu tersebut.


Di balik Kegelapan lorong ada seseorang yang tertawa dan berbicara.


"Hahaha....datang juga bocah dari Lareagon, hari ini terima lah kematian mu karena kami akan membunuhmu"


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2