PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Tebakan Mu Benar


__ADS_3

Manager beay sudah meminta maaf dan dia pun mengajak Willy dan Maria untuk ke ruangannya.


Willy tidak memperdulikan tentang hinaan atau pun perkataan yang tidak menyenangkan dari pelayanan toko itu. Willy menganggapnya angin lalu.


Setelah berada di dalam ruangan manager beay Willy mengemukakan maksudnya datang ke toko ini, yang kebetulan dia lewat.


Willy menawarkan potion untuk di jual di toko ini, dengan sistem bagi hasil, Willy memiliki banyak potion yang dibuat waktu di hutan kegelapan bersama tuan Hektor.


Apa lagi kota Boginia ini di huni oleh 70 persen tentara bayaran, sehingga penjualan potion akan meningkat di banding dengan hanya menjual bahan obat herbal.


Karena potion itu siap pakai tidak perlu meracik terlebih dahulu, di banding membeli bahan obat terus di racik sendiri.


Manager itu pun setuju, kemudian Willy mengeluarkan semua potion yang dia miliki, bukan hanya health potion tetapi juga stamina potion.


Dan manager itu pun memberikan sekantong uang koin emas dan juga beberapa bahan herbal untuk Willy buat magic potion.


Karena sebenarnya Willy dan Maria lebih membutuhkan magic potion dari pada potion lainnya,


Dan Willy juga meminta beberapa bahan herbal lagi untuk mengobati anak si black Smith yang sedang Terkena Racun.


Sebenarnya Willy tidak menyerah untuk mendapatkan armor yang di inginkan Maria, sehingga Willy pun memiliki rencana dan itu masih di rahasiakan.


Willy pun merekomendasikan apabila potion itu habis, mereka bisa membeli di kota hitam dengan nama pembuat potion itu adalah Hektor.


Setelah bisnis nya selesai Willy pun kembali jalan jalan, disana Maria menyadari bahwa dari sejak keluar hotel mereka selalu di ikuti oleh beberapa orang.


Karena jalan yang dilalui Willy dan Maria jalan yang ramai sehingga orang orang itu tidak berani bertindak, dan apabila mereka bertindak pun mereka akan menjadi cemoohan orang lain karena berani membegal anak kecil di muka umum.


Willy dan Maria saling menatap kemudian mereka mengangguk dan mencari tempat yang sepi.


"Keluar aku tahu kalian dari tadi menguti kami" ucap Willy setelah berada di jalan yang sepi.


Kemudian muncul sekitar 10 orang yang berbadan besar, salah satunya menggunakan Jirah putih, mereka berasal dari tentara bayaran armor Putih.


"Hey bocah, Ternyata kalian berdua memiliki keberanian juga, kami tahu kalian berdua anak orang kaya, ayo berikan semua uang kalian, kalian berdua masih kecil jangan membawa uang banyak banyak, biar kami yang memegang uang kalian itu" ucap salah satu dari mereka.

__ADS_1


Maria pun maju satu langkah "Apa ini namanya perampokan, atau pembegalan"


Semua orang tertawa terbahak-bahak "Hahahaha...."


Kemudian orang yang memakai Armor itu mendengus "Hai Nona muda kamu masih kecil dan polos, bagai mana kalau aku membuat mu dewasa sebelum waktunya, ayo ikut kakak dan kita akan bersenang senang"


Mendengar perkataan itu semua orang tertawa lagi "Hahahaha....."


Willy yang berada di belakang Maria bertanya kepada para tentara bayaran yang ingin membegal mereka "Apa kalian semua dari tentara bayaran armor Putih "


Orang yang memakai Armor itu menjawab "Nak tebakan mu benar, kami tentara bayaran terkuat yang ada di kota ini"


Willy menyunggingkan bibirnya "Kebetulan, kami berdua datang ke kota ini untuk menghancurkan markas tentara bayaran armor Putih, Ternyata kalian datang lebih awal menemui kami berdua, tadinya aku akan membuat tentara bayaran armor Putih mencari ku, ternyata kalian sudah mengikuti kami lebih dulu"


Mendengar perkataan dari Willy para tentara bayaran itu mengacungkan senjata mereka salah satu dari mereka pun bertanya "kurang ajar Bocah bau seperti mu ingin menghancurkan markas tentara bayaran armor Putih kami, jangan mimpi hari ini kamu akan mati"


Kemudian orang yang memakai Armor itu memerintahkan teman temannya "Bunuh yang laki laki itu ambil semua uangnya, jangan sakiti wanita itu dia milik ku"


Kemudian mereka pun maju dan mengepung Willy dan Maria, pertarungan pun terjadi 5 orang dewasa melawan 1 orang anak anak.


Sedangkan Willy menggunakan jurus beladiri tari serigala untuk melawan yang lainnya dan dalam beberapa menit mereka pun sudah tewas di bunuh.


Tersisa 1 orang yang di biarkan untuk hidup, orang itu yang memakai Armor putih.


"Kenapa kamu mengikuti ku, semenjak keluar dari penginapan, dan itu pasti ada seseorang yang menyuruh mu" tanya Willy.


"Lepaskan aku, aku salah satu kapten dari tentara bayaran armor Putih, kalau tidak sampai aku di lepas, tentara bayaran armor Putih akan mencari mu dan menghabisi seluruh keluarga mu" ancaman orang berarmor putih.


Buks.... Willy memukul wajah orang itu sampai mukanya tidak berbentuk lagi. "Sudah mau mati masih berani mengancam, ayo katakan, atau aku akan menguliti mu"


Sambil mengeluarkan aura membunuh yang pekat Willy tidak kalah mengancam, sehingga orang itu gemetar ketakutan.


"Kami pembegal orang baru yang masuk ke penginapan itu, informasi yang kami dapatkan dari wanita resepsionis yang menjadi mata mata pasukan armor putih, dia memberikan informasi orang kaya atau bukan sehingga kami mengikuti mu, karena kamu royal ketika membayar biaya penginapan" ucap orang itu


Krek....

__ADS_1


Willy langsung memelintir leher orang tersebut dengan kejam dan akhirnya orang itu mati dengan mata melotot.


"Ayo kita lanjutkan jalan jalan kita" ajak Willy seolah tidak terjadi apa-apa.


"Jadi wanita resepsionis yang melayani kita, dia itu mata mata dari para pembegal armor Putih" tanya Maria sambil berjalan ke jalan yang ramai orang.


Willy mengangguk "iya, dia informan yang memberitahukan dan kita menjadi target sasaran pembegalan mereka"


"Apa kita harus membunuh wanita resepsionis itu" ucap Maria.


"Jangan dulu, kita akan mengintrogasi dia bagai mana kekuatan dari tentara bayaran armor Putih tersebut" ucap Willy.


Mereka pun berjalan di area pasar yang menjajakan berbagai macam makanan dan pernak pernik aksesoris.


Dan mata Willy terfokus kepada salah satu toko yang bertuliskan jual beli barang bekas.


Willy pun mengajak Maria untuk menghampiri toko itu, disana ada penjaga toko, dia seorang kakek tua yang berusia 60 tahunan.


Willy dan Maria pun masuk kedalam toko tersebut, dan suara sambut terdengar dari mulut kakek tua itu.


"Selamat datang di toko kami anak muda, kamu mau mencari apa, coba tanyakan kesini" ucap kakek tua itu.


Willy pun menghampiri nya dan bertanya "Kek di toko ini menjual apa saja"


Memang toko ini terlihat kecil, tetapi toko ini memiliki 3 lantai dan barang yang ada di sini berbagai macam, dari senjata, armor dan berbagai barang lainya, bahkan binatang awetan pun di pajang di toko ini


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2