
Bab 259 Mohon Bimbingannya
Tiger berusaha menarik tombaknya dengan susah payah, tetapi tobak itu tidak kunjung bergerak dan terus tertancap di lantai tersebut.
Willy tiba-tiba sudah berada di belakang Tiger dan berbisik "Lambat dan tidak bertenaga, apa ini kekuatan dari kepala keluarga klan harimau salju, sungguh lemah, mulut berbicara sombong tetapi kekuatannya hanya begitu saja"
Willy meledek Tiger dan membuat Tiger menjadi semakin marah, kemudian Tiger melepaskan tombaknya dan membiarkan tombak itu menancap.
Setelah itu Tiger menyikut Willy, dan ujung sikut hampir kena ke wajah Willy, tetapi Willy menahannya dan kemudian mendorong tubuh Tiger kedepan sampai terhuyung beberapa langkah.
Tiger berbalik kemudian menggunakan cakarnya yang tajam sebagai senjata, sambil menyerang dia berteriak "Kurang ajar dasar Bocah sialan, akan aku bunuh kamu"
Wuss....
Wuss....
Cakar Tiger berkali-kali, menghujam tubuh Willy, tetapi serangan Tiger tidak ada yang mengenai tubuh Willy satu serangan pun.
Willy menangkis dan menghindari setiap serangan Tiger sambil mencibir "kamu seperti seorang wanita yang menemukan pasangannya yang selingkuh, sehingga kamu mencakar terus menjambak wanita pelakor yang merebut pasangan mu"
Mendengar cibiran itu Tiger semakin geram dan amarahnya tidak bisa di kendalikan sehingga Tiger menyerang dengan membabi buta.
Willy malah tersenyum karena amarah Tiger meluap luap "Hehehe.... Amarah meningkat, maka kecerdasan akan menurun, sehingga pola serangan tidak teratur dan banyak celah untuk di serang balik"
Willy kemudian berjongkok dan menyapu kaki Tiger, karena kuda kudanya tidak kokoh maka Tiger pun terjatuh dan menjadi bahan tertawaan para penonton.
"Apa hanya itu kemampuan mu, sudah menyerah lah, bahkan aku belum mengeluarkan satu jurus pun tetapi kamu sudah terjatuh " ucap Willy.
"Kurang ajar, Aku ini pendekar Tombak, kalau saja aku menggenggam senjata ku, mungkin kamu sudah aku habisi" Tiger beralasan karena supaya tidak terlalu malu sudah di jatuhkan.
Willy tersenyum dan mengangguk "Baiklah aku akan memberi kesempatan kepada mu memakai senjata tombak"
Willy melirik ke arah Maria kemudian dia berbicara kepada Maria "Maria pinjamkan tombak yang kamu miliki, aku ingin melihat bagai mana kesombongan dia aku bungkam"
Maria pun mengeluarkan tombak angin dari sihir dimensi item Book miliknya dan kemudian melemparkannya ke arah Tiger.
"Ambillah, itu tombak angin, kalau kamu sudah memakai tombak itu tapi masih kalah, cepat lah menyerah karena Willy tidak akan berbelas kasih setelah beberapa kali di beri kesempatan" ucap Maria.
__ADS_1
Tiger menangkap tombak yang Maria lempar dan setelah itu dia tertegun sejenak "Ini adalah Tombak cakar angin keluarga klan harimau salju ku yang hilang beberapa tahun yang lalu"
"Kenapa, kamu kaget karena Maria memiliki tombak pusaka keluarga klan harimau salju mu, dan pasti kamu bertanya tanya bagai mana kami mendapatkan nya, aku sudah menuliskan di surat undangan kan, bahwa kami bukan hanya memiliki pusaka klan harimau salju aku juga memiliki pedang taring salju milik klan serigala salju" teriak Willy.
Melihat dan memegang tombak cakar angin, Tiger pun menjatuhkan air matanya, tidak percaya bahwa selama ini pusaka yang mereka cari ada di tangan kedua anak kecil ini.
Willy pun kemudian mengeluarkan pedang taring salju dari sihir dimensi item Book dan memanggil logan "Paman Logan Ambilah pedang ini dan berikan kepada tuan mu"
Logan bergegas berlari menghampiri Willy dan mengambil pedang Taring salju "Terima kasih tuan muda"
Logan pun kembali untuk menyerahkan pedang taring salju itu ke kepala keluarga klan serigala salju.
Mereka begitu senang karena pusaka yang sudah beberapa tahun ini hilang tanpa jejak.
Memang mereka semua bertanya tanya kenapa Willy dan Maria memiliki pedang dan tombak klan salju, padahal mereka baru pertama kali ketempat ini.
Mereka tidak sayang dengan senjata, dan tanpa syarat memberikan kepada kedua klan ini.
Klan serigala salju tidak meragukan Willy bahwa dari kebaikan hatinya memberikan pedang taring salju itu begitu saja.
Maka untuk membalas kebaikan Willy kepala keluarga klan serigala salju langsung berlutut kepada Willy dan di ikuti oleh semua anak buahnya.
Willy pun tersenyum dan merasa senang, tanpa harus menunjukkan pedang dewa naga agung, mereka sudah percaya kepada Willy dan langsung ingin mengabdikan diri mereka.
"Bangunlah, Terima kasih telah tidak meragukan ku, aku terima pengabdian kalian semua kepadaku" ucap Willy.
Mereka semua pun bangkit dari berlutut dan sekarang mereka sudah sah menjadi anak buah Willy.
"Kedepannya, cukup panggil aku sebagai putra Eldra" ucap Willy.
Kepala keluarga klan serigala salju pun mengangguk "Baik Tuan mu....eh Putra Eldra"
Kemudian kepala keluarga melambaikan tangannya kepada anak buahnya, dan mereka pun sudah tahu.
"Atas bentuk terima kasih ku, karena putra Eldra sudah menyelamatkan putri kami, dan mengembalikan pusaka klan kami, kami membawa sedikit hadiah untuk anda" ucap kepala keluarga klan serigala salju.
Kemudian Willy melirik ke arah Tiger yang memandang tidak percaya, dengan apa yang dia pegang, dia memegang tombak cakar angin.
__ADS_1
Kemudian dia sedikit meneteskan air matanya, amarahnya sedikit mereda, tetapi kesombongannya masih terlihat.
"Apa kamu akan melanjutkan pertarungan ini, dengan menggunakan tombak itu kamu bisa berkali-kali lebih kuat, tetapi aku tetap tidak akan menggunakan senjata apapun" tantang kembali Willy.
Tiger tidak lagi tempramen, seperti tadi yang selalu sesumbar, tetapi kesombongannya masih terlihat dia pun bertanya "Aku masih penasaran dari mana kamu mendapatkan pusaka keluarga klan harimau salju, dan buktikan bahwa kamu itu benar benar pewaris pedang dewa naga agung dengan menerima 3 serangan dari tombak cakar angin ini"
Willy menyeringai "Baiklah ayo lakukan, kalau aku bisa menahan 3 reangan mu, apa yang akan kamu lakukan"
"Aku akan berdiri paling depan dan akan menjadi orang pertama yang datang apabila kamu membutuhkan bantuan dari kami, aku akan mengabdikan diri kepada mu" jawab Tiger.
"Hahaha....bagus kalau begitu aku setuju mari kita lakukan, aku akan mengatakan bagai mana aku mendapatkan pusaka klan salju kalian ketika sudah menaklukan mu" ucap Willy.
Willy pun mengangguk kepada Maria, dan di sana Maria langsung mengerti, dia maju mendekati arena kemudian merentangkan kedua tangannya, dan kubah barier pelindung pun terbentuk.
Beberapa orang yang dekat dengan arena langsung mundur sehingga tidak terkurung oleh kubah barier pelindung.
Dan hanya Willy dan Tiger yang ada di dalam kubah barier pelindung, itu di maksudkan, untuk melindungi para penonton, Karena tombak cakar angin bisa menghancurkan apapun.
"Ayo persiapan sudah selesai, kamu bebas mengeluarkan kekuatan penuh mu" ucap Willy kepada Tiger.
Tiger pun membungkukan badannya tanda menghormati Willy "Mohon bimbingannya"
Kemudian Tiger langsung mengeluarkan semua kekuatannya, badanya di selimuti cahaya sehingga area disekitar Tiger di aliri oleh energi sihir elemen angin.
"Siap lah menerima serangan pertama ku" Tiger sambil mengayunkan tombaknya.
Di arah berlawanan Willy menyeringai dia, tidak melakukan apapun, dia hanya menyalurkan energi pertahanan di badan dan baju yang dia pakai.
Willy sudah tahu rahasia dari tombak cakar angin sehingga Willy hanya menyalurkan energi sihir pertahanan saja.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
__ADS_1
👇
http://saweria.co/DaniSutisna