
Pelindung kota itu bernama Flin Vorn, adik ke 4 dari Marquis Vorn yang bertugas menjadi pelindung kota dan menjaga keluarga Vorn dari pihak keluarga lain.
Mendengar bisikan dari anak buahnya, Flin Vorn menjadi emosi, dia merasa bahwa tidak ada yang bisa menyinggung keluarga Vorn bahkan orang dari luar kota sekalipun.
Flin Vorn memegang kerah dari anak buahnya yang tadi berbisik "apa kamu bilang tadi, apa kamu takut dengan kedua anak ini"
"Bu...bukan begitu tuan, apakah tuan tahu identitas asli mereka berdua" ucap orang yang membisikan tadi ingin memberitahukan bahwa Willy dan Maria adalah anak anak yang tidak bisa di singgung.
Tetapi Flin Vorn tidak mau mendengarkannya "Apa yang kamu takutkan dengan kedua bocah sombong dan nakal ini"
Wuss....
Orang itu dilempar oleh Flin Vorn kearah depan sampai terjatuh ke tanah.
Brak ....
"Ugh"
Orang itu pun kesakitan kemudian Willy mendekat dan mengangkat orang itu supaya berdiri "kamu tidak apa-apa paman" ucap Willy.
Orang itu pun berbisik "Terima kasih pangeran ke 3"
Mendengar itu Willy pun kaget karena dia mengetahui siapa Willy sebenarnya tetapi dia tetap tenang karena seperti halnya Bomay pasti prajurit kota ini orang dari Inggarsia.
"Apa paman dari Inggarsia" tanya Willy.
Orang itu pun mengangguk "iya aku mantan prajurit sukarelawan Inggarsia, karena pertolongan anda aku masih bisa hidup sampai sekarang ini"
"Bangunlah" perintah Willy.
Dia pun bangun dan berada di belakang Willy dan Maria, melihat itu baik Walton Vorn maupun Flin Vorn geram dan menganggap orang tadi berkhianat.
"Apa kamu memihak anak nakal itu brush" tanya Walton Vorn.
"Maaf tuan muda Walton Vorn, bukan aku berkhianat tetapi aku sudah katakan kepada tuan Flin Vorn, bahwa tuan dan nona muda yang ada di depan aku ini tidak boleh di singgung, atau bencana akan menimpa keluarga Vorn anda" ucap orang itu yang di panggil brush.
"Kurang ajar kamu terang terangan memihak kepada mereka berdua brush, siapa lagi orang yang mau berkhianat dan memihak kepada kedua anak nakal ini ayo maju dan bergabunglah dengan mereka biar aku habisi kalian semuanya" teriak Flin Vorn.
Di belakang Flin Vorn ada sekitar 5 orang yang keluar dari barisan mereka bergegas berlari menuju ke arah Willy dan kemudian berlutut di depan Willy.
__ADS_1
"Hormat kepada pangeran ke 3 dan Jenderal Iblis Petir, kami Mantan tentara sukarelawan Inggarsia bersumpah setia mengikuti anda, karena kebaikan hati anda kami semua masih bisa hidup sampai sekarang ini" ucap salah satu dari mereka.
Willy pun tersenyum dan menyuruh mereka untuk bangkit "Bangunlah aku terima hormat dan kesetiaan kalian"
Mereka pun bangkit dan berdiri di belakang Willy dan Maria. Dan membuat mereka kaget bahwa mereka berlima langsung berlutut di hadapan Willy dan Maria.
"Apa mereka berlutut di depan anak-anak itu, siapa sebenarnya mereka berdua, ach tidak perduli siapa mereka yang pasti di kota ini tidak ada yang boleh menyinggung keluarga Vorn dan siapa pun mereka harus mati sekarang juga" gumam Flin yang tetap dengan kesombongannya.
"Sekarang ada 6 orang yang memihak kepada kalian berdua, tetapi kami masih lebih banyak, apakah kalian kira masih akan selamat" teriak sombong Walton Vorn.
Ya memang mereka banyak karena kebanyakan mereka adalah prajurit kota di bawah pimpinan dari Flin Vorn yang bahkan tidak tahu apa apa dan hanya mengikuti perintah saja.
Brush pun mencoba meyakinkan teman temannya untuk tidak memihak kepada Flin Vorn dan Walton Vorn "Teman teman kalian adalah prajurit Kota dan pelindung masyarakat, apakah kalian akan mematuhi pemimpin yang salah.
Sekarang kalian berkumpul di sini hanya untuk mematuhi perintah atasan kalian yang gara gara keponakannya menyinggung Nona muda di depan kalian.
Aku sarankan kalian untuk tidak ikut campur dalam urusan ini, bersikap lah netral dan mundur lah, kalau tidak jangan harap kalian bisa menatap hari esok karena mereka berdua orang besar yang tidak dapat kalian singgung.
Berfikir lah secara bijak, kalau kalian sayang keluarga dan nyawa kalian, maka menyingkirlah, jangan takut kepada keluarga Vorn karena sebentar lagi mereka akan hilang dari kota ini" brush terus meyakinkan teman temannya supaya tidak memihak kepada keluarga Vorn.
Walton Vorn dan Flin Vorn menjadi Sangat marah dengan ucapan brush yang mencoba memprovokasi para prajurit supaya tidak mematuhi perintah mereka lagi.
Willy pun berjalan 2 langkah ke depan "Maria biar aku urus sendiri orang orang ini aku ingin mencoba pedang baru ku, apakah memiliki sihir elemen angin seperti tombak angin mu atau tidak"
Maria pun memerintahkan keenam orang yang memihak dirinya untuk mundur "Kalian Mundur lah kebelakang"
Mereka pun mundur sekitar 10 langkah kebelakang dan tinggal Willy sendiri yang berhadapan dengan mereka, Willy pun mengeluarkan pedang barunya dari sihir dimensi item Book.
Kemudian dia menyalurkan sedikit energi sihir angin kepedang tersebut dan benar saja pedang itu merespon sihir elemen angin yang di masukan oleh Willy.
Tetapi angin yang terpancar sedikit aneh, angin ini terasa sangat dingin tidak seperti sihir elemen angin biasanya.
Willy pun sedikit menggertak mereka "yang masih ingin hidup dan melihat hari esok maka mundur lah, dan kalau kalian ingin mati maka serang lah, karena aku tidak mau berlama-lama bermain dengan kalian semua"
Semua prajurit yang melihat Willy tiba tiba mengeluarkan pedang dari sihir dimensi item Book merasa kaget dan kena mental, karena baru pertama kalinya mereka melihat ada orang yang mengeluarkan senjata dari sihir dimensi item Book tersebut.
Sebagian prajurit merasa takut dan mereka pun mundur beberapa langkah kebelakang dan tersisa prajurit yang memang mereka berasal dari keluarga Vorn dan prajurit yang di pekerjakan oleh keluarga Vorn.
"Hahaha.... pantas saja kamu berani ternyata kamu berada dalam level kesatria, orang orang yang memiliki dimensi item Book hanyalah para kesatria, tetapi kamu memilih lawan yang salah, aku pun memiliki level kesatria yang sama seperti diri mu" ucap Flin Vorn yang merasa hebat.
__ADS_1
Dia pun mengeluarkan sihir dimensi item Book dan mengambil senjatanya berupa golok pedang bermata satu yang lumayan besar.
Kemudian Flin Vorn membanggakan dan menyombongkan dirinya sendiri "Aku adalah mantan Petualang yang ratusan kali membunuh dalam pertarungan hidup dan mati, dan yang aku lawan semuanya ada di level kesatria seperti mu, kamu hanya anak kecil manja dengan pedang ku ini akan menghabisi mu dengan sekali Tebasan"
Willy tersenyum karena di kira dia berlevel kesatria, Flin Vorn tidak menguasai mata emas untuk menilai dan melihat level seseorang sehingga dia meremehkan Willy, dan Willy pun menekan kekuatannya sampai di level kesatria tingkat 2.
"Kalau begitu maju lah hadapi aku" tantang Willy yang mengacungkan pedangnya ke arah Flin Vorn.
"Kurang ajar dasar anak nakal tidak tahu diri" teriak Flin Vorn yang menyalurkan energi sihir ke pedangnya untuk membuat pedang itu menjadi bertambah tajam dan kuat.
Willy tersenyum dan bergumam "Hanya seorang magic sword man berani melawan ku"
Flin Vorn mengangkat pedangnya kemudian dia berlari kearah Willy, setelah dia dekat dia. Mengayunkan pedangnya "Tebasan Golok penghancur batu "
Wuss....
Willy mengangkat ringan pedangnya untuk menangkis pedang yang di ayunkan oleh Flin Vorn.
Prang....
Duwar....
Kedua pedang itu pun saling bertubrukan, dan karena kedua pedang tersebut di selimuti sihir maka tubrukan energi sihir membuat ledakan yang sangat besar.
Flin Vorn sampai terpental ke belakang beberapa meter, akibat dari ledakan tersebut udara di sekitar pertarungan jadi terasa dingin, itu di akibatkan oleh pedang yang di pegang oleh Willy dan ternyata pedang angin itu mengeluarkan angin dingin.
Willy tersenyum karena pedang barunya akan cocok di kombinasikan dengan sihir elemen es yang dia miliki dengan perpaduan antara sihir elemen angin dan sihir elemen es menjadikan pedang tersebut seperti memiliki dua kemampuan sihir.
Willy pun menatap pedangnya tersebut dan berkata "Aku akan menamai kamu dengan nama pedang Badai salju"
Willy mengibaskan pedang tersebut ke arah bawah dan ada suara wuss.... pedang tersebut memancarkan energi sihir angin yang dingin.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
__ADS_1
👇
http://saweria.co/DaniSutisna