PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Tatanan Dunia Baru


__ADS_3

Prajurit dan Clovis di biarkan mematung bersama, mereka tidak percaya bahwa orang yang selama beberapa hari ini bersamanya di guild petualang adalah putra Eldra yang palsu.


Pantas saja Maria menyebutkan dengan berani bahwa Wiliam itu adalah putra Eldra yang palsu dan Maria berani menantang semua petualang untuk kebenaran yang terjadi.


*


Para petualang di kota Ormea ini sudah banyak mengetahui cerita tentang putra Eldra yang asli dari manager Neerc.


Para petualang banyak membeli informasi dari manager Neerc hanya untuk mengetahui putra Eldra yang asli.


Clovis pun langsung berlutut di tempat sambil tersenyum yang membuat prajurit itu menjadi heran.


"A...anda kenapa tuan Clovis?" Tanya Prajurit.


"Ternyata yang pernah aku lawan itu adalah Jenderal besar kerajaan Lareagon yang di juluki sebagai iblis petir" ucap Clovis.


Prajurit itu semakin bingung dan kembali bertanya "Siapa Yang di juluki iblis petir dan Jenderal besar kerajaan Lareagon itu, tuan Clovis?"


"Wanita muda itu" Clovis menjawab dengan ringan.


"Maksud anda, bocah perempuan itu seorang jenderal dari kerajaan Lareagon, dan apa maksud anda tadi bahwa bocah laki-laki itu sebagai putra Eldra yang asli, bukanya tuan muda Wiliam yang di juluki putra Eldra" Prajurit itu bertanya secara beruntun.


Kemudian Clovis pun bercerita "Tuan muda mu adalah putra Eldra palsu, putra Eldra yang asli adalah anak itu, dia bernama Willy Jovanka pangeran ke 3 kerajaan Jovalavia, keturunan dari pahlawan legendaris Edward Eldra, dan wanita muda yang mendampinginya adalah Maria si iblis petir, jenderal besar kerajaan Lareagon yang telah berjasa dalam perang melawan kerajaan inggarsia"


Tanpa penjelasan lebih lanjut, prajurit itu mengerti, Karena informasi di kalangan prajurit sangat detail yang datang dari luar, dan karena pembatasan informasi oleh viscoun Velez maka mereka enggan membagi informasi kepada masyarakat karena itu merupakan pelanggaran yang bisa di hukum secara militer.


"Karena kamu sudah tahu kebenaran ini, maka kalau sampai tersebar luas maka aku tidak akan segan mencari mu dan membunuh mu secara langsung" ancaman Clovis.


Prajurit itu pun menganggukkan kepalanya tanda mengerti dan tidak akan membocorkan informasi rahasia tersebut tentang putra Eldra yang asli.


*


Pagi hari para pengungsi sudah kembali ke rumah mereka masing masing, dan para petualang sekarang sibuk mencari Willy dan Maria, untuk berterima kasih, karena Clovis sudah memberitahukan bahwa mereka berdua yang sudah mengalahkan Troll dan mengusir monster hutan.

__ADS_1


Kemarin malam Willy dan Maria terlebih dahulu mengunjungi guild untuk membawa beast mereka dan kemudian menghilang.


Sedangkan para kesatria 3 kuil mereka sangat panik, karena dari malam kemarin orang yang membantai monster tersebut menggunakan pedang dewa naga agung.


Yang berarti, keberadaan pemegang pedang Dewa ini sangat berbahaya karena bisa mengancam alias mereka.


Berita pun menyebar seperti badai ke pelosok negeri bahkan seluruh kerajaan aliansi penganut ajaran dewa.


Mereka pun segera mengirimkan banyak assassin dan kesatria elit untuk segera menemukan Willy dan Maria sebelum dia sampai ke federasi bebas.


Semua orang di kota Ormea pun mencari Willy dan Maria, di kubu para petualang mereka ingin berterima kasih, sedangkan di kubu 3 kuil mereka pun ingin menangkap Pemilik pedang dewa naga agung.


Willy dan Maria pun menghilang tanpa jejak bahkan manager Neerc pun tidak tahu Willy dan Maria sekarang berada di mana.


*


Di tempat yang lain di kedalaman hutan terlihat ada kubah tanah, dan dia dalam kubah tanah itu ternyata ada kamar tidur dan terdapat muda mudi yang sedang tidur pulas.


Setelah hari menjelang siang barulah mereka bangun dan cuci muka di westapel, setelah itu mereka pun sarapan.


"Aku yakin di kota Ormea sekarang setiap orang sedang mencari kita" ucap Maria.


"Bukannya itu rencana kita untuk membuat ke gaduhan di kota itu" jawab Willy.


"Hahaha....aku membayangkan nasib si Wiliam Velez yang mengaku dirinya putra Eldra, dan sekarang mereka tahu bahwa putra Eldra sebenarnya adalah diri mu" ucap Maria senang.


"Benar juga, mungkin si Wiliam Velez dan viscoun Velez akan di cemo'oh warganya sendiri karena sudah menipu penduduknya" ucap Willy.


Mereka pun sarapan sambil mengobrol dan tertawa terbahak-bahak.


Mereka tidak menyadari bahwa banyak bahaya yang mengintai mereka kedepannya, karena para kesatria 3 kuil sudah menyebabkan informasi melalui alat komunikasi sihir ke seluruh negri.


*

__ADS_1


Di markas besar kedai pembunuh, seorang pemimpin mereka yang duduk di singgasana kebesaran dengan memakai jubah hitam dengan tudung menutupi seluruh kepala dan bahkan wajahnya tidak kelihatan.


Pemimpin itu pun bertanya kepada para tetua yang ada di hadapannya "Bagai mana dengan para assassin yang kita kirim untuk membunuh bocah itu"


Salah satu Tetua menangkupkan tangannya "Yang mulia, Rooney dan Sovia sudah gagal membunuh bocah itu di kota Legicia dan kabar terbaru sekarang bocah itu telah mengalahkan monster hutan dan Troll yang di kirim si nomor 20, sekarang si nomor 20 dan Rooney sedang bekerja sama untuk membunuh bocah itu di desa alarey, desa yang akan mereka lalui"


"Bagus....bagus....., Assassin lain bagai mana?" Tanya kembali pemimpin.


Tertua yang lain menangkupkan tangannya dan memberikan laporan "kita sudah menguasai desa desa di sepanjang jalur menuju ke federasi bebas, si nomor 19 sampai si nomor 1 sudah kita tempatkan di desa tersebut untuk menghadang bocah itu, apabila gagal di bunuh Rooney dan si nomor 20"


"Ya apa pun yang terjadi, bocah itu tidak boleh di biarkan hidup, karena dia sangat berbahaya dengan pedang dewanya, bocah itu akan menjadi penghalang kita untuk rencana besar para dewa yaitu membentuk tatanan dunia baru yang lebih baik" ucap si pemimpin.


Mereka pun merencanakan rencana lainnya, kalau sampai mereka gagal dalam membunuh Willy dan Maria, tatapi mereka sangat yakin bahwa Rooney dan Sovia bisa mengalahkan Willy dan Maria.


Keyakinan mereka di dasari dari kekuatan Rooney yang sudah ada di tingkatan pahlawan dan Rooney juga pahlawan yang dipanggil dari dunia lain.


Sedangkan Sovia, dia seorang paladin dari kuil dewa cahaya yang sudah di berkati langsung oleh dewa cahaya, sehingga memiliki kekuatan yang besar hampir sama dengan Rooney.


Tetapi kalau di percobaan pembunuhan yang kedua ini gagal mereka juga memiliki rencana lain dan memiliki kartu trup untuk membunuh mereka berdua.


Kedai pembunuh itu memiliki 2 orang lagi yang berada di level pahlawan yang lebih kuat dari pada Rooney dan akan di turunkan terakhir ketika mereka semua gagal membunuh Willy dan Maria.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


__ADS_2