PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Bercerita


__ADS_3

Sepanjang perjalanan menuju ke kota, mereka berbincang bincang supaya perjalanan tidak kerasa, Rolet pun dengan penasaran bertanya "Sebenarnya siapa sebenarnya kalian berdua ?"


"Iya sebenarnya siapa kalian ini, waktu sebelum pertarungan aku mendengar perkataan dari Rooney menyebut mu pangeran" timpal Yesi sambil menoleh ke arah Willy.


Willy tidak menjawab dan malah tersenyum sambil menggaruk kepalanya.


Kemudian rolet bertanya lagi "Tadi kamu bilang bukan beast tamer dan sihir pengendalian monster hewan kamu katakan itu hal yang biasa di kerajaan Lareagon dan Eldragon, ceritakan lah kepada kami, siapa kalian, kami berdua berjanji akan merahasiakan identitas kalian"


Yesi pun berjalan sambil mendekati Maria, dan dia pun merangkul pundak Maria "Maria kalau Willy tidak mau mengatakannya, pasti kamu mau mengatakannya, ayolah bercerita kepada kami"


Maria pun melirik ke arah Willy, dan Willy pun mengangguk, itu bertanda bahwa Maria boleh berbicara memberitahukan siapa mereka sebenarnya.


"Aku hanya pengawal pribadi sekaligus tunangan Willy, sebenarnya kami berasal dari kerajaan Jovalavia" Maria hanya memberitahukan asal kerajaan mereka.


Karena kota Legicia adalah kota kecil di perbatasan jalur hitam sehingga petualang di sana tidak banyak mengetahui informasi, paling informasi yang mereka dapat dari para petualang yang menjalankan quest keluar kota atau mereka mendengar informasi dari pengembara.


Rolet berpikir dengan tangan kanan memegang dagu dan tangan kiri menopang di depan dada. rolet pun memijat dagunya dan mengingat sesuatu.


"Oh aku ingat sesuatu dari pengembara yang datang kesini, mengenai kerajaan Jovalavia, pengembara itu bercerita tentang Raja Hendrik Jovanka yang memiliki anak yang di juluki sebagai pangeran sampah, disebut sebut dia sebagai pangeran ke 3 kerajaan Jovalavia itu" ucap datar rolet.


Kemudian Yesi menimpali "Iya apa hubungannya dengan Willy, kenapa tadi si Rooney menyebut Willy dengan sebutan pangeran"


Maria yang menjawab pertanyaan dari mereka berdua "iya karena itu aku bukan hanya sekedar Tunangan dia tetapi juga pengawal dia, kalau tidak aku dampingi tahu sendiri, dia hampir membunuh semua monster kera dan membabat habis pohon yang ada di hutan itu"


Sepertinya pertanyaan mereka berdua di jawab dengan tidak nyambung oleh Maria, sehingga Yesi pun bertanya "Maksud mu ?"


"Iya yang di katakan oleh paman rolet sebagai pangeran sampah itu adalah Willy, dia pangeran ke 3 dari kerajaan Jovalavia " ucap Maria

__ADS_1


Mendengar perkataan Maria, jantung Yesi dan rolet hampir hampiran copot saking kagetnya. "Apa Willy pangeran ke 3 kerajaan Jovalavia "


Rolet berkata tidak percaya, dan bahkan dia sudah berbicara tidak sopan kepada Willy, tetapi Willy dengan santainya mengangguk dan tersenyum.


"Maafkan aku karena sudah mengatakan bahwa kamu pangeran sampah, berarti rumor yang mengatakan bahwa pangeran ke 3 adalah pangeran sampah itu tidak benar, buktinya kamu begitu hebat" ucap Rolet.


"Cerita itu tidak semuanya salah, cerita itu memang benar, kejadiannya waktu 7 tahun yang lalu ketika aku masih berusia 5 tahun....."


Willy menceritakan tentang 7 tahun yang lalu ketika para level pahlawan melakukan ritual untuk melihat bejana Ilahi dan dari sana lah Willy di juluki sebagai pangeran sampah.


Tetapi setelah berguru kepada penyihir agung Volyaw Fahetar barulah Willy menjadi pahlawan sejati dan di akui oleh bangsa Dwarf dari kerajaan Lareagon karena bisa mencabut pedang Dewa Naga Agung.


Dan karena dia sudah memenangkan kompetisi sebenua bagian Utara maka Raja Hendrik Jovanka mengakuinya kembali sebagai anaknya dan apa pun yang di pinta Willy akan dilaksanakan sebagai penebusan dosa kepadanya.


Mendengar cerita dari Willy, rolet dan Yesi pun menjadi tahu cerita yang sebenarnya, berbeda jauh dari rumor yang beredar, yang di ceritakan oleh para pengembara.


Willy pun mengangguk " iya benar, itu pedang dewa, pedang yang di pakai leluhur ku pahlawan Edward Eldra ketika perang melawan para dewa"


Rolet kembali penasaran "Apa hubungan mu dengan kerajaan Eldragon, dan bukannya kamu putra dari Raja Hendrik Jovanka bukan dari raja Gibran kerajaan Eldragon, sehingga kamu mengklaim bahwa pahlawan Eldra adalah Leluhur mu "


"Ibu ku adalah ratu Elisia, dia putri dari kakek Albert Eldragon Maharaja kerajaan Eldragon, sedang Raja Gibran sendiri adalah paman ku, sehingga aku masih ada keturunan dari pahlawan legendaris Edward Eldra" ucap Willy menjelaskan.


"Yang ku tahu, Ratu Elisia itu istri ketiga Raja Hendrik Jovanka, dan ada kabar dia setengah Elf dan mantan budak yang di selamatkan oleh raja Hendrik Jovanka, kemudian di nikahi sebagai ratu ketiga" ucap Yesi.


"Nenek ku adalah putri Elvia anak dari raja Smith Fander, lembah keabadian. Nenek ku itu menjalani hubungan dengan kakek ku, karena hubungan mereka tidak di restui sehingga mereka berpisah, dan kebetulan nenek ku itu sedang mengandung ketika mereka berpisah"


Willy pun menceritakan tentang kakek dan neneknya dan kemudian sampai lahir ratu Elisia, setelah itu Willy menceritakan bahwa Ratu Elisia di titipkan ke uskup agung kuil cahaya.

__ADS_1


Dan uskup agung itu memberikan ratu Elisia untuk di adopsi oleh pasangan suami istri yang seorang petani, setelah beranjak dewasa. Desa tempat tinggal ratu Elisia di serang perampok.


Ratu Elisia di tangkap dan hendak di jual sebagai budak, tetapi keburu di selamatkan oleh Raja Hendrik Jovanka, kemudian karena raja Hendrik Jovanka jatuh cinta, maka di nikahilah ratu Elisia.


Yesi pun mengerti setelah Willy ceritakan tentang kisah kehidupan kakek dan neneknya, dan ternyata ratu Elisia yang mantan budak itu tidak benar.


Justru kebenarannya adalah ratu Elisia yang hendak di jual sebagai budak oleh para perampok dan keburu di selamatkan oleh raja Hendrik Jovanka. Sehingga ratu Elisia belum menjadi budak sebenarnya dan baru akan menjadi budak.


Setelah mendengarkan cerita dari Willy, kemudian Yesi beralih menatap Maria "Bagai mana dengan kamu Maria, apa bisa di ceritakan tentang diri mu"


Maria hanya tersenyum menanggapinya, tetapi Yesi dan rolet memaksa supaya Maria bercerita, sehingga Maria pun dengan terpaksa bercerita.


"Aku assassin dari klan Yuga, yang berasal dari benua bagian selatan, keluarga ku mendapatkan misi untuk membunuh pejabat kerajaan, tetapi keluarga ku di jebak. Semua keluarga ku terbunuh, satu kakak perempuan ku berhasil melarikan diri dan aku ditangkap kemudian di jual sebagai budak.


Aku dibawa dari ke berbagai kerajaan dan sampai lah di benua bagian Utara ini, kemudian aku di beli oleh pangeran Heri Jovanka, setelah itu aku di berikan kepada pangeran bodoh ini supaya aku bisa melindunginya, karena waktu itu dia anak yang lemah dan sampah"


Maria pun bercerita tentang dirinya sendiri kepada Yesi dan rolet.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2