
Raja Freevik Reagon pun menanggapi
"Ya baiklah kalau begitu, mudah mudahan Maria bertemu dengan keluarganya karena sejak kecil dia selalu bersamamu"
Willy pun tersenyum
"Iya kek, aku juga senang kalau Maria bertemu dengan sesama sukunya itu berarti mereka masih bersaudara"
Di dalam hati Willy berkata.
"Hati hati Maria, demi keberhasilan misi ini kamu harus rela pergi menyusup ke kerajaan Nebulosus"
*
Di sisi lain masih di federasi bebas. Raja Hendrik Jovanka pun pulang bersama keluarganya dan prajurit yang mengawal iring iringan kerta kuda pun terlihat sangat banyak.
Karena bukan hanya dari kerajaan Jovalavia yang menggunakan kereta kuda dan dikawal oleh prajurit tetapi banyak juga kerajaan lain sehingga mereka semua pulang secara bersamaan.
"Suamiku Raja Hendrik, saya dan Billy meminta izin untuk pergi bersama ayah Adrian Plakona menuju ke kerajaan Nebulosus"
Ratu Isabel meminta izin kepada Raja Hendrik Jovanka, kemudian Raja Hendrik Jovanka pun menjawabnya.
"Ada apa, dan mengapa kamu mau pulang ke kerajaan Nebulosus bersama ayah mertua"
Ratu Isabel pun menundukkan kepalanya sambil memasang raut muka sedih.
"I...itu karena perkataan Raja Gibran yang tidak mau saya hadir di pernikahan dirinya dan putri Clarisa, saya tidak ingin mengecewakan Clarisa karena dia sudah saya anggap sebagai anak saya sendiri"
Mendengar ucapan itu Ratu Vanessa melirik kearah Ratu Isabel, tetapi dia tidak berbicara sepatah katapun.
Ratu Isabel pun melanjutkan bicaranya
"Saya sadar diri karena saya orang yang tidak di inginkan di pernikahan antara putri Clarisa dan Raja Gibran, makanya sebelum saya menjadi orang yang akan terusir saya meminta izin untuk ikut pulang ke kerajaan Nebulosus bersama Ayahanda Raja Adrian Plakona"
Raja Hendrik Jovanka tidak dapat berkata kata dia pun melirik kearah Ratu Vanessa seolah memberikan kode supaya Ratu Vanessa mencegah kepergian Ratu Isabel.
Ratu Vanessa pun membuka mulutnya dan mulai bersuara.
"Adik ku Ratu kedua, tetaplah tinggal bersama kami dan ikut kekerajaan Jovalavia, anak ku anak mu juga, mereka akan menikah dan merayakan pesta.
Kita semua merayakan pesta pernikahan putri Clarisa dan bersenang senang di sana, masa kami bersenang senang kamu harus pergi dan tidak ikut bersama kami"
Ratu Isabel pun melirik Ratu Vanessa dengan wajah yang seperti memelas
"Ta...tapi, syarat dari Raja Gibran...itu bagai mana, dia mau menikah dengan putri Clarisa di kerajaan Jovalavia asal tidak di hadiri oleh saya"
Ratu Vanessa memberikan tawaran kepada Ratu Isabel.
"Tenang saja aku akan bicara lagi dengan pihak kerajaan Eldragon dan bukannya Raja Gibran adalah adik dari Ratu ketiga, bagai mana kalau kita bujuk dia supaya Ratu kedua tetap berada di kerajaan Jovalavia dan ada di pesta pernikahan putri Clarisa"
Ratu Isabel pun memasang raut muka bersalah.
"Justru karena, ucapan ku kepada Ratu ketiga yang membuat Raja Gibran marah kepada ku"
Ratu Vanessa pun tidak memiliki solusi lagi karena memang dari awal Ratu Isabel yang memprovokasi Ratu Elisia waktu di stadion dengan mengatakan gundik atau wanita simpanan.
__ADS_1
Raja Hendrik Jovanka pun berbicara
"Ya sudah kalau begitu dan mau mu, untuk berada di kerajaan Nebulosus saya tidak bisa mencegahnya tetapi Billy tetap ikut bersama kami ke kerajaan Jovalavia.
Aku ayahnya dan aku akan menjaganya, sekalian biar dia bisa ikut bersenang senang di acara pernikahan kakak tertuanya itu"
Ratu Isabel memanyunkan bibirnya didalam hati dia berbicara.
"Kurang ajar dasar suami tidak berperasaan, bukanya di cegah istri pergi ini malah di suruh untuk pergi dasar uhg..."
Raja Hendrik Jovanka melihat Ratu Isabel termenung dan dia pun bertanya.
"Bagai mana, kamu pergi sendiri dan Billy bersama kami?"
Ratu Isabel pun sedikit terkejut
"I...iya eh maksudnya, jangan pisahkan saya dengan Billy, dia satu satunya anak saya yang tidak bisa jauh dari ibunya"
Kemudian Raja Hendrik Jovanka mengangguk
"Baiklah kalau begitu, tapi setelah pernikahan putri Clarisa kamu akan aku jemput tetapi Heri yang akan menjemput mu,
Karena kota daerah kekuasaan Heri dekat dengan perbatasan kerajaan Nebulosus"
Raja Hendrik Jovanka kemudian membunyikan lonceng yang tandanya adalah untuk menghentikan kereta kuda oleh kusir kerajaan.
Kereta kuda yang ditumpangi Raja Hendrik Jovanka, Ratu Vanessa dan Ratu Isabel pun berhenti.
"Pergilah tetapi hati hati di jalan dan salam kepada ayah mertua Adrian Plakona"
Ratu Isabel pun memanggil Billy Jovanka yang sedang menunggangi kuda.
"Billy Turun kita pergi bersama rombongan kakek mu ke Kerajaan Nebulosus"
Billy sedikit heran kemudian bertanya.
"Kenapa ibunda ingin ke kerajaan Nebulosus, bukanya setelah pulang dari sini kak Clarisa akan merayakan pernikahannya di kerajaan Jovalavia"
Ratu Isabel senang nada kesal memanggil lagi
"Sudahlah cepat kemari jangan banyak bertanya"
Billy pun turun dari punggung kuda dan memberikan kuda tersebut kepada prajurit pengawal dan kemudian mendekati Ratu Isabel.
Mereka berdua pun berjalan kerombongan kerajaan Nebulosus karena jarak antara rombongan dekat dan mereka melalui jalur yang sama dan akan berpisah nanti di persimpangan jalan yang sebentar lagi akan dilalui.
Ratu Isabel pun mengetuk kereta kuda yang di tumpangi Raja Adrian Plakona dan anaknya kemudian langsung membuka pintu kereta tersebut.
"Cucu ku, ayo naik..."
Raja Adrian Plakona menebak
"Pasti kamu di suruh ikut kami kekerajaan Nebulosus"
Dengan nada dan ratu muka masam Ratu Isabel pun berkata.
__ADS_1
"Sudahlah jangan banyak tanya aku akan naik dan kita cepat pergi"
Setelah mereka naik mereka semua pun melanjutkan perjalanan mereka masing-masing.
Setibanya di kerajaan Jovalavia Raja Hendrik Jovanka langsung memerintahkan pelayan kerajaan untuk merapikan dan membersihkan kastil kerajaan.
Para menteri dan pejabat lain pun di perintahkan untuk menyebarkan undangan pernikahan kepenjuru negri, penjagaan oleh prajurit pun di perketat.
Bukan hanya itu saja Raja Hendrik Jovanka memerintahkan kepada semua warga ibukota kerajaan supaya mengosongkan penginapan dan bila perlu rumah para penduduk yang tidak di pakai atau tidak di huni supaya di bersihkan.
Itu untuk nanti para tamu undangan bermukim, Raja Hendrik Jovanka ingin membuat kesan dan citra yang baik kepada tamu undangan dan memberikan pelayanan terbaik kepada semua tamunya.
Tidak segan segan warga pun di berikan hadiah dan uang untuk bantu mensukseskan acara pernikahan putri Clarisa dan Raja Gibran.
Penduduk ibukota kerajaan pun menjadi senang dan mendukung Raja Hendrik Jovanka.
Raja Hendrik Jovanka, Raja yang baik dan selalu berinteraksi dengan rakyatnya dan tidak ragu untuk meminta bantuan kepada rakyatnya tersebut.
Sehingga Raja Hendrik Jovanka adalah Raja yang di cintai oleh rakyatnya sendiri, dan rakyatnya mendukung penuh keputusan Raja Hendrik Jovanka.
Berkata Raja Hendrik Jovanka naik tahta karena Raja sebelumnya wafat, rakyat di kerajaan Jovalavia menjadi lebih makmur, aman dan damai.
Bahkan pajak yang tinggi di pangkas sehingga tidak memberatkan masyarakat, bahkan penduduk sendiri di salurkan, dengan diarahkan bekerja di ladang dan perkebunan yang di kelola oleh kerajaan.
Bahkan di kerajaan Jovalavia ini tidak ada yang namanya perbudakan, semua penduduk adalah warga yang merdeka dan dapat menentukan pekerjaan mereka masing masing.
*
Di kerajaan Nebulosus
Maria sudah sampai duluan di kerajaan tersebut, dengan skill langkah kilat yang di padukan dengan sihir elemen angin Maria dapat berlari melebihi kecepatan kuda.
Bahkan kecepatan lari Maria seperti sedang terbang, dan skill Ghost yang dia milik, dengan mudah Maria menyusup ke kastil kerajaan Nebulosus tanpa ketahuan atau terditeksi orang lain.
Maria pun memasang kamera CCTV yang dilengkapi audio, yang di beli Willy waktu di federasi bebas, uang tersebut hasil taruhan dari pertandingan sebelumnya.
Sengaja Willy memberi kamera tersebut bahkan kamera tersebut sangat kecil sehingga bisa di letakan di dinding tanpa ketahuan atau kelihatan oleh musuh.
Maria melakukan ini semua karena waktu mencari Willy dia sempat bertemu dengan Raja Adrian Plakona yang sedang berbicara dengan Raja Dewagon tentang kudeta kerajaan Jovalavia.
Sehingga sekarang Maria dan Willy mencari bukti kuat untuk mencegah itu terjadi.
Maria menyusup kekerajaan Nebulosus karena dia yang mampu melakukanya, skill dan keahlian dia sudah lebih dari seorang master.
***
*Author mengucapkan selamat hari raya idul Fitri, minnal aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.