PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Desa Haypan


__ADS_3

"aw...." Willy meringis kesakitan


Cubitaan manja dari Maria membuat Willy meringis tetapi setelah itu Willy menarik Maria untuk bangun dari tidurnya.


"Ayo bangun kita akan melanjutkan perjalanan kita" ucap Willy


Tetapi Maria enggan untuk bangun malah balik menarik Willy dan Willy pun merlutut di dekat tubuh Maria yang kembali berbaring.


Serta badannya menindih tubuh Maria dan bibirnya pun menempel di bibir Maria.


Maria pun wajahnya menjadi memerah dengan spontan Maria mendorong Willy dengan tangannya.


"Ih kamu semakin nakal tau" ucap Maria.


Willy menggaruk kepalanya yang tidak gatal "itu salah mu yang menarik ku kembali sehingga bibir kita menempel satu sama lain"


Maria pun bertanya "Bagai mana Rasanya"


Willy pura pura polos "Rasanya apa"


Maria langsung bangun dan memukul manja Willy "jangan pura pura polos, rasanya dari berciuman dengan ku, jujur aku baru pertama kali dan jantung ku berdebar"


Willy hanya tersenyum kemudian tangannya memegang pinggul Maria, kemudian dia tarik Maria hingga tubuh mereka beradu dan saling menempel.


"A...apa yang kamu lakukan" ucap Maria gugupnya


Willy menyeringai "aku akan membuat mu merasakannya lagi"


Jantung Maria langsung berdebar dan dia memejamkan matanya sambil mengangkat wajahnya, rasa dak dik duk tak karuan.


Dan ketika Willy mau menempelkan bibirnya ke bibir Maria suara erangan terdengar.


Eagh....


Suara itu membuat mereka menjadi kaget dan Willy pun melepaskan pelukan Maria.


Orc yang di berinama kemarin mereka bangun dengan keheranan mereka bangun dengan wujud yang baru mereka sedikit lebih besar dan tinggi.


Tubuh mereka menjadi berotot dan kekuatan mereka bertambah, mereka bertiga sudah berevolusi dari Orc menjadi high Orc.


Mereka pun bangun dan bangkit dengan gembira kemudian melihat Willy dan Maria yang sedang berdiri di depan mereka.

__ADS_1


Ketiga high Orc itu langsung bangkit dan berlutut "Terima kasih tuan dan nona muda, berkata anda berdua kami sudah berevolusi" ucap Bagoy.


Baba dan babu pun langsung berkata "Kami akan melayani anda selama hidupnya kami, dan mengabdi kepada anda berdua"


Bagoy, baba, dan babu bersumpah setia kepada Willy dan Maria untuk mengabdi dan menjadi anak buah yang setia.


"Bangunlah aku terima sumpah setia kalian" ucap Willy.


Kemudian mereka pun bangkit berdiri "Terima kasih tuan muda"


Maria pun berkata "karena kalian sudah sembuh maka kami akan melanjutkan perjalanan kalian hiduplah dengan normal bersama Ras kalian"


Bagoy berjalan mendekati kemudian dia berlutut kembali "mohon bantuannya tuan dan nona muda, kami akan terus di kejar oleh orang dari pasukan Awan Gelap dan tolong selamatkan Ras Orc yang telah mereka culik"


Maria dan Willy saling tatap dia pun berdiskusi "Apa salahnya membantu mereka dalam beberapa hari ini toh perjalanan kita masih lama" ucap Willy.


Maria pun mengangguk kemudian berbicara kepada Bagoy "Kami tidak bisa membantu banyak, kalian sendiri lah yang harus menyelesaikan masalah kalian, kami bisa membantu dengan mendukung kalian dari belakang"


Bagoy pun mengangguk "Dengan dukungan tuan dan nona muda itu sudah lebih dari cukup. Tetapi kita harus pergi ke suku Orc untuk menyusun rencana membebaskan ras Orc ku yang di culik"


Willy pun berkata "Baiklah bawa kami ke suku kalian"


Bagoy mengangguk "baik tuan muda".


Dia hanya harus sering berlatih dan mengisi energi yang ada di bejana ilahinya supaya dia naik level menjadi level C tingkat 4.


Babu dan baba, pun sama tetapi bejana Ilahi mereka berdua sudah mentok di level C tingkat 3 dan mereka pun tinggal mengisi energi di bejana Ilahi supaya naik level.


Di benua bagian Utara ini Ras Orc bejana Ilahi mereka mentok di level E dan bahkan beberapa orang dari mereka berada di level D awal sehingga mereka lemah kalau berhadapan dengan para petualang


Dan seorang prajurit biasanya berada di level D sedangkan para petualang mereka berada di level C.


Pejuang Ras Orc Rata rata ada di level E dan paling kuat mereka ada di level D awal sehingga kalau berhadapan dengan prajurit manusia mereka akan kalah tetapi biasanya mereka menang dari jumlah sehingga bisa mengimbangi para prajurit manusia.


Maria dan Willy di pandu oleh Bagoy, baba, dan babu untuk pergi menuju ke suku Orc mereka.


Dan sudah seharian mereka berjalan kaki menyusuri hutan dan bukti kemudian mereka masuk ke lembah yang curam yang di bawahnya ada air sungai yang sangat deras.


Di sana ada dinding batu dan jalan setapak, kalau mereka terpeleset dan jatuh mungkin mereka tidak akan selamat dan mati terbawa arus yang sangat deras.


"Apa ini jalan menuju ke rakyat mu Bagoy" tanya Maria.

__ADS_1


Bagoy mengangguk "iya Nona muda, ini jalan menuju tempat persembunyian kami, sehingga kami aman dari manusia selama beberapa generasi"


Mereka pun harus berjalan dengan cara miring karena jalan itu sudah di lalui, dan setelah beberapa lama menyusuri dingin batu mereka pun harus mendaki ke batu lainnya.


Dan jalan di sana cukup besar, setelah beberapa lama mereka pun melihat goa Bagoy pun menunjuk goa tersebut "itu jalan masuk ke tempat kami"


Mereka pun sampai di mulut goa dan kemudian masuk kedalam, di sepanjang goa sangat gelap tetapi setelah beberapa lama goa mulai terang dan itu akibat batu bercahaya yang ada di dinding goa yang menerangi goa ini.


"Apa kita masih lama" tanya Willy


"Sebentar lagi kita akan sampai" ucap Bagoy


Setelah itu barulah terlihat cahaya matahari meskipun sedikit redup karena hari sudah mulai sore.


Mereka pun sudah sampai di ujung goa dan melihat pemandangan yang sangat indah di bawah goa terlihat perkampungan Ras Orc.


Perkampungan ini ada di lembah yang di kelilingi perbukitan sehingga tidak akan mungkin manusia bisa menjangkau perkampungan Orc ini


"Perkenalkan ini adalah perkampungan Orc bernama desa Heypan, dan aku di sini sebagai kepala suku, mari tuan dan nona muda ikut saya" Bagoy mengajak mereka untuk turun.


Kemudian Orc lain melihat ada yang datang mereka semua menjadi siaga para lelaki langsung mengambil senjata mereka dan berkumpul untuk menyerang . Dan ada salah satu warga yang memukul pentungan peringatan.


Tok... tok....tok...tok....


"Ada penyusup.....ada penyusup...." Teriak warga.


Mereka pun menjadi panik, anak anak yang sedang bermain langsung di bawa oleh ibu mereka dan anak muda dan yang lainnya yang sedang bekerja berhamburan melarikan diri.


Para pejuang sudah siap dengan kemungkinan yang akan terjadi pemimpin mereka sudah ada di depan para pejuang.


Mereka tidak mengenali Bagoy sebagai kepala suku mereka karena sudah berevolusi menjadi high Orc.


"Berhenti siapa kalian" ucap pemimpin


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini

__ADS_1


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2