
Dinding Es yang mencair dan angin puyuh yang membawa uapan air es menjadikan daerah itu diselimuti oleh awan gelap dan hujan pun turun.
Terlihat kengerian di Medan perang dengan asap hitam yang masih ada dari api yang masih menyala.
Banyak mayat dari prajurit yang gugur di Medan perang terbakar, aroma gosong menyelimuti Padang rumput yang disebut ladang kematian tersebut.
Armor, pedang dan senjata lainnya berubah menjadi warna hitam karena efek pembakaran, mayat mayat tergeletak berwarna hitam dan gosong terkadang tercium seperti kambing guling.
Tidak lama kemudian kelumpuhan hewan buas seperti Haina, cetah, serigala dan harimau memasuki ladang kematian dan memakan mayat prajurit yang berada di sana.
Pemandangan itu membuat ngeri semua orang yang melihatnya, kedua belah pihak berhenti saling menyerang dan mereka hanya menatap pemandangan yang sangat mengerikan.
Willy yang berjalan kearah pasukan lainnya berteriak "mundur semua pertempuran hari ini sudah cukup, segera obati prajurit yang terluka"
Setelah mendengar perkataan dari Willy semua prajurit pun membubarkan diri, begitu pun di pihak musuh mereka membubarkan diri karena kalau pun di teruskan maka hambatan mereka adalah hewan buas yang sedang kelaparan yang berada di tengah Padang rumput ladang kematian.
Pertemuan pun di selenggarakan di tenda besar yang berada di bukit tertinggi di daerah tersebut, semua menghadiri pertemuan tersebut di mulai dari pemimpin tersendat seperti para kapten yang memimpin setiap 100 orang prajurit sampai jenderal senior.
Jenderal Infantri berlutut di hadapan Raja Freevik Reagon dia mengaku bersalah karena tidak mendengarkan perintah Willy yang berinisiatif menyerang pasukan musuh yang melarikan diri dari pertempuran dan itu sebenarnya adalah jebakan. Yang menyebabkan Ratusan prajurit kerajaan Lareagon Mati sia sia.
Hukum bagi prajurit dalam kemiliteran bila seseorang tidak mematuhi perintah dari pemimpinnya hukuman yang akan menimpanya adalah hukuman Mati.
Jenderal itu pun sudah mengaku bersalah di hadapan semua orang dan dia siap untuk di hukum mati, tetapi Willy mencegahnya.
Willy tidak ingin jenderal senior yang sudah lama mengabdi kepada kerajaan Lareagon di hukum mati dan Willy hanya meminta kepada Raja Freevik Reagon untuk menurunkan jabatannya, itu hukuman untuk kesalahannya karena sudah mengakibatkan hilangnya Ratusan prajurit kerajaan Lareagon.
Dan pasukan infantri pun di ganti oleh jenderal baru yang naik jabatan dia adalah wakil jenderal divisi infanteri yang waktu perang pertama memimpin pasukan Golem.
Jenderal baru itu bernama jenderal Enes, sedangkan untuk jenderal senior yang telah di turunkan jabatanya di bebas tugaskan dan di perintahkan untuk membantu Raja Freevik Reagon di bukit tertinggi ini.
Pertemuan ini juga membahas untuk pertempuran besok yang pasti lebih mengerikan dari pada pertempuran tadi. Karena pihak kerajaan Inggarsia belum semua mengerahkan seluruh kekuatannya, bahkan pasukan udaranya belum di perintahkan untuk menyerang.
Pertemuan pun berakhir dengan beberapa strategi baru yang di rancang oleh Willy dan semua orang harus mematuhi aturan dan perintah jangan seperti yang sudah terjadi, dan semua kapten serta para pemimpin lain menyetujuinya.
__ADS_1
Semua sudah membubarkan diri dari tempat tersebut dan hanya tinggal beberapa orang saja diantaranya Raja Freevik Reagon, Raja Ferik, Jenderal divisi Angkatan udara dan Maria serta Willy.
Jenderal divisi angkatan udara selalu bersama dengan Raja Freevik Reagon dan dia juga pengawal pribadi Raja Freevik Reagon yang paling setia. Selain sebagai pengawal Raja dia sebagai penasehat dan ahli strategi.
"Aku salut dengan strategi perang putra Eldra dan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dan serangan apa yang musuh lancarkan" ucap jenderal divisi angkatan udara.
"Anda juga tahu di dalam tubuh muda ini terdapat jiwa lain yang berasal dari dunia lain, dan dia hidup di jaman di mana lebih maju ribuan tahun dari dunia ini.
Aku tahu selintas gambar yang akan terjadi karena kejadian itu pernah aku lihat sebelumnya, dan mereka memakai strategi yang aku lihat dari gambar tersebut.
Aku yakin mereka besok memakai strategi bertahan pola segi tiga, membuat benteng perisai dengan tombak tetapi di tengahnya kosong tanpa prajurit dan beberapa prajurit pendukung untuk membantai prajurit lawan yang berhasil masuk ke dalam benteng perisai mereka. Ucap Willy
Semua orang pun salut karena Willy dapat memprediksi strategi apa yang akan mereka lakukan.
"Pantas kamu memerintahkan kepada para kapten untuk besok pasukan infantri menggunakan formasi kura kura" ucap Raja Ferik Reagon.
Karena dia tidak berpengalaman di Medan perang dan baru pertama kalinya dia ikut di perang terbuka seperti sekarang ini,
Sehingga Raja Ferik Reagon hanya mengikuti perintah apa yang harus dia lakukan, dan Raja Ferik Reagon pun tidak banyak berkontribusi dalam mengajukan saran atau strategi berperang.
Maka dari itu formasi kura kura adalah solusi terbaik untuk bertahan sekaligus menyerang ke pertahanan musuh. Bukan itu saja setelah formasi bertahan musuh di hancurkan dari dalam oleh pasukan kita baru pasukan yang memakai formasi kura kura masuk kepertahanan mereka dan membantai prajurit musuh dari dalam" ucap Willy penuh keyakinan.
Mereka pun mengobrol dan membahas tentang strategi perang tersebut sampai larut malam dan mereka pun bubar untuk beristirahat karena besok akan menjadi perang yang sangat melelahkan dan pasti korban jiwa di pihak kerajaan Lareagon tidak akan terelakkan.
Bahkan pasukan angkatan udara dan pasukan pendukung udara sudah siap dengan segala kondisi yang akan menimpa mereka.
Ke esokan harinya para prajurit sudah siap untuk berperang kembali barisan depan seperti biasa mereka adalah pasukan infantri dengan barisan perkelompok terdiri dari 200 prajurit.
Itu adalah strategi yang telah di bahas kemarin malam dan sekarang strategi tersebut di terapkan, dan keberhasilan dari strategi ini tergantung dari kekompakan para prajurit.
Setiap kelompok di komandoi dua orang kapten, yang pertama bertugas untuk bertahan di barisan depan yang kedua menyerang di bagian dalam.
Barisan kedua terlihat pasukan pendukung seperti pasukan tombak naga dan perisai naga prajurit dari Maria dan Raja Ferik Reagon yang semua sudah memakai Mini Bot
__ADS_1
Di sela sela itu pasukan Magi berderet di antara mereka untuk menghalau serangan musuh dari udara seperti serangan panah atau bola batu yang di luncurkan.
Di belakang baru lah pasukan kavaleri dengan kuda mereka dan tombak panjang dan pedang di pinggang mereka.
Di atas bukit tertinggi pasukan angkatan udara sudah siap dengan Gripon dan Wyvern mereka.
Di pasukan musuh yaitu kerajaan Inggarsia barisan paling depan terlihat para prajurit sudah membentuk Formasi dengan perisai perisai besar menghalangi mereka.
Dan tombak tombak panjang di arahkan ke depan supaya pasukan dari lawan yang ingin masuk langsung tertancap oleh tombak tersebut.
Benar prediksi Willy mereka akan menggunakan strategi bertahan dengan formasi segi tiga dan terlihat juga alat alat perang yang canggih pada jamannya dan beberapa monster hewan yang berukuran besar di belakang mereka.
Dan terlihat juga bekas pertempuran kemarin mayat yang terbakar sudah tidak ada lagi bahkan tulangnya sudah tidak tersisa di makan hewan buas penghuni Padang rumput ladang kematian.
Hanya terlihat armor yang berserakan, pedang serta tombak yang menancap di atas tanah yang berwarna hitam karena proses pembakaran.
Ratusan bahkan ribuan anak panah di hempaskan oleh musuh kearah prajurit kerajaan Lareagon dan di tahan oleh prajurit Magi dengan barier pelindung.
Dan para Magi pun membalas serangan mereka dengan menggunakan sihir pelepasan baik itu menggunakan sihir ledakan atau menggunakan elemen tanah.
Saling serang dari jarak jauh pun terjadi dan sesekali ada anak panah yang menembus barier pelindung tetapi tidak melukai prajurit karena mereka melindungi diri dengan perisai yang mereka bawa.
Setelah saling serang dari jarak jauh terhenti di kedua belah pihak meniup terompet tanda perang di mulai.
Toot....Toro....Totot....
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
__ADS_1
👇
http://saweria.co/DaniSutisna