
Sekembalinya Willy ke desa, terlihat Maria yang sedang sibuk mengobati dan menolong para warga.
"Ada apa ini ?" Tanya Willy
"Kamu terlalu lama melawan si Rooney jadi kamu datang telat, penduduk ini di Sandera oleh mereka dan di kurung di balai desa, sebegini banyak warga baik laki-laki, wanita dan anak-anak mereka di kurung berdesakan sehingga kehabisan napas dan lemas" jawab Maria.
Kemudian Willy pun mengeluarkan potion dari dalam sihir dimensi item Book dan memberikannya kepada Maria "ini berikan untuk yang lukanya parah, untuk yang luka ringan aku akan menyembuhkan mereka dengan healing ku"
Maria pun mengambil botol potion dan memberikannya kepada yang mengalami luka parah, sedangkan Willy. dia menggunakan sihir penyembuhan untuk mengobati orang yang mengalami luka ringan.
Untuk anak anak dan wanita yang lemah karena kekurangan oksigen, Willy memberikan stamina potion, supaya mengembalikan vitalitas tubuh mereka.
Dan setelah beberapa lama mereka semua sudah di obati dan sembuh, mereka semua pun berterima kasih kepada Willy dan Maria karena sudah menyelamatkan nyawa penduduk desa.
Willy pun menggertakan giginya karena Hanya demi untuk membunuh dirinya, para assassin dari kedai pembunuh dengan tega mengorbankan begitu banyak penduduk desa yang tidak bersalah.
Willy pun berjanji di dalam hatinya "Aku akan memusnahkan dan membasmi orang orang dari kedai pembunuh"
Kemudian Willy mengajak Maria untuk segera meninggalkan desa tersebut karena menurutnya ada banyak desa di sepanjang jalan menuju federasi bebas yang harus di selamatkan dan sudah di kuasai oleh para assassin dari kedai pembunuh.
Tujuan dari assassin tersebut adalah untuk menghadang dan membunuh Willy dan juga Maria sebelum sampai ke federasi bebas.
Tetapi Maria memiliki ide lain dia pun mengemukakan rencananya kepada Willy "Kamu ingat waktu kamu berjanji akan menghabisi guild tentara bayaran armor Putih, semua orang yang kenal dengan kita membantu penyerangan markas tentara bayaran armor Putih di gunung bogi, kenapa kita tidak meminta bantuan kepada mereka lagi untuk membasmi kedai pembunuh"
Willy pun berpikir sejenak dan mencerna ide dari Maria "Sebenarnya tentara bayaran armor Putih dan kedai pembunuh itu sangat berbeda. Tentara bayaran armor Putih itu kebanyakan mengandalkan kuantitas sedang para assassin dari kedai pembunuh kebanyakan ada di tingkat kesatria dan minimal memiliki level C, kalau kita meminta bantuan dari para veteran Prajurit inggarsia dan prajurit Orc kita Heypan mungkin itu hanya mengantarkan nyawa mereka lebih baik kita tidak melakukannya"
Kemudian Maria pun menggeplak belakang kepala Willy
plak....
"Dasar pangeran bodoh, percuma kamu berengkarnasi kedunia ini kalau kamu masih bodoh seperti ini, kita meminta bantuan kepada mereka yang lebih kuat, apa kamu tidak ingat.
__ADS_1
Kamu itu seorang pangeran dari kerajaan Jovalavia dan aku ini Jenderal besar kerajaan Lareagon. Untuk apa kamu melatih 1.000 prajurit kalau tidak kamu bisa andalkan"
Willy pun baru tersadar dengan ucapan Maria, dia pun menepuk jidatnya sendiri sambil tersenyum "Hadeuh kenapa aku tidak kepikiran begitu, baiklah aku akan kirim surat ke kerajaan Lareagon, untuk meminta beberapa regu pasukan khusus untuk membantu kita"
Maria pun mengangguk dan menyetujuinya, beruntung di sini ada burung pengirim pesan, Willy pun menulis pesan singkat untuk raja muda ferik reagon, Willy meminta beberapa regu pasukan yang di pimpin oleh Blair dan Fergus untuk segera membantu dirinya di titik koordinat yang sudah Willy tentukan.
Setiap kapten memiliki 100 pasukan, berarti Willy meminta 200 pasukan dari kerajaan Lareagon dan itu pasukannya sendiri yang dia latih dan di lengkapi dengan senjata berteknologi tinggi.
Karena di desa ini tidak ada alat komunikasi sihir seperti kristal komunikasi, sehingga Willy harus menggunakan burung pembawa pesan yang akan memakan waktu lama.
Tetapi itu tidak menjadi masalah karena satu desa ke desa lainnya berjarak 1 Minggu dengan cara berlari di siang hari dan beristirahat di malam hari.
Sehingga paling butuh 2 Minggu sampai mereka datang membantu dengan menunggangi gripon sampai tujuan.
Setelah semua selesai dikirim mereka berdua pun melanjutkan perjalanan ke desa berikutnya, meskipun bantuan tidak akan langsung datang sepertinya yang akan di hadapi di desa berikutnya tidak sekuat Rooney dan Sovia tetapi mungkin sangat merepotkan karena jumlah mereka pasti lebih banyak dari pada sebelumnya.
Willy dan Maria pergi dari desa kecil itu dengan menyusuri hutan, karena ini sudah bukan jalur hitam lagi sehingga pasti banyak desa kecil atau pemukiman warga walaupun hanya 2 sampai 5 rumah yang jaraknya lumayan jauh.
Sekarang mereka sudah masuk kedalam daerah kekuasaan federasi bebas walaupun perbatasan dengan kerajaan kursia di sebelah timur dan kerajaan Lasiodora di sebelah barat, tetapi bisa di bilang daerah ini masih jalur hitam, karena masih banyak terdapat perampok dan bandit yang bersembunyi di hutan ini.
Di balik pohon yang besar serta di tumbuhi rerumputan yang tinggi, ada sosok yang sedang mengintai Willy dan Maria.
Mereka berdua sebenarnya sadar bahwa ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka, karena terasa dari aura kehadiran yang dirasakan oleh mereka berdua.
Willy dan Maria pura pura tidak tahu dan mereka pun menyusun rencana, mereka berdua pura pura tertidur karena merasa kelelahan.
Dan suara dengkuran pun keluar dari mulut Willy yang berarti mereka berdua tertidur pulas.
Sosok yang mengintai di balik pohon kemudian bergerak dan memasuki semak, kemudian mendekati Willy dan Maria yang sedang pura pura tertidur.
Makhluk itu mendekat dan mencoba mengambil sesuatu yang ada di dekat Maria berbaring, tangan Maria langsung menangkap makhluk tersebut dan kemudian mereka berdua pun bangun.
__ADS_1
"Ah....aku kira musuh ternyata hanya seekor goblin kecil" ucap Maria.
Tetapi goblin kecil itu langsung meraung dan hendak melepas genggaman tangan Maria "Lepas aku dasar manusia lemah"
Tangan goblin yang satunya lagi memegang belati yang terbuat dari tulang yang keras dan hendak menyayat tangan Maria.
Maria pun sigap melepaskan tangan goblin kecil itu dan menghindari Tebasan belati tulang.
Kemudian goblin kecil itu mengancam "Manusia lemah, berikan aku makan kalian, atau aku akan memakan kalian, aku ini monster buas di hutan ini, berikan makanan kalian dan cepatlah pergi sebelum aku berubah pikiran"
Mendengar ancaman goblin kecil itu, Willy dan Maria sontak tertawa terbahak-bahak, goblin kecil itu mengancam dengan berpura-pura dirinya sebagai monster hutan yang kuat.
"Hahaha.... sungguh aku takut, jangan makan aku ya monster yang buas" ucap Willy bercanda.
Goblin kecil itu pun menjadi bingung sendiri karena mereka berdua langsung tertawa setelah dia ancaman dan sambil memohon supaya mereka tidak di makan.
Maria pun menganggukan kepalanya ke arah Willy dan Willy pun kemudian mengeluarkan sepotong daging ayam bakar dan memberikannya kepada goblin kecil itu.
"Ini makanan kami, jadi lepaskanlah kami ya" ucap Willy sambil memberikan makanan.
"Baiklah berikan kepada ku dan cepat pergi" usir si goblin kecil.
Willy pun mengangguk dan mereka pun pergi meninggalkan goblin kecil itu yang langsung menyantap makanan yang Willy berikan.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
__ADS_1
👇
http://saweria.co/DaniSutisna