PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Orc


__ADS_3

Willy dan Maria berjalan menyusuri hutan dan gunung sampai kelembah dalam beberapa hari, mereka berkemah di hutan dan berburu kelinci atau ayam hutan untuk di makan selama perjalanan.


"Ternyata ini rasanya berpetualang, masuk hutan, naik ke gunung dan turun ke lembah, hidup bebas seperti ini sungguh menyenangkan" ucap Maria


"Iya benar, tetapi kita juga harus ingat kita berpetualang ini untuk apa, kita jangan lupa tujuan kita, yaitu menuju ke lembah keabadian untuk mengambil hadiah kita karena menjadi juara di federasi bebas dulu" Willy mengingatkan.


"Iya aku tahu tujuan kita, tetapi alangkah menyenangkan bila kita bisa berpetualang ke tempat yang belum pernah di jelajahi oleh orang lain" ucap Maria.


"Ya memang menyenangkan tetapi di sana juga terdapat bahaya yang mengincar, entah itu hewan buas atau para perampok, dan wilayah ini yang kita jelajahi wilayah tidak bertuan.


Tidak ada kerajaan yang menguasainya karena ini adalah hutan belantara yang paling banyak di huni oleh binatang dan monster saja" jawab Willy.


Mereka pun berbincang sambil istirahat sebelum melanjutkan perjalanan mereka.


Setelah mereka istirahat mereka pun berjalan mengikuti aliran sungai di dasar lembah.


Wuss....


Trang....


Crack....


Duwar....


Terdengar suara pertempuran di depan mereka Willy dan Maria pun bergegas menghampiri dan melihat siapa yang sedang bertempur tersebut.


Mereka mengendap endap sambil bersembunyi supaya tidak ketahuan dan mereka tidak ingin ikut campur dalam urusan orang lain.


Ternyata ada sekitar 20 Monster Ras Orc yang sedang bertarung melawan pasukan manusia yang memakai Jirah Armor serba hitam.


Ada sekitar 30 orang berjirah hitam yang di pimpin oleh 1 orang di belakang mereka.


"Bantai mereka jangan sampai tersisa, bawa wanita dan anak-anak monster itu untuk di jadikan budak" ucap pemimpin berarmor hitam dengan kuncung merah di helm yang dia pake.


Mendengar perintah dari pemimpin mereka prajurit ber armor hitam pun berteriak sambil mengangkat senjatanya.

__ADS_1


"Ya habisi mereka...." Ucap prajurit serempak.


Ke 19 Orc melindungi 1 orang pemimpinnya "Kepala Suku, Cepat lari lah biar kami yang menghambat mereka, selamatkan diri anda" ucap prajurit Orc yang pemberani.


"Aku tidak akan meninggalkan kalian disini, kalau kalian mati maka aku pun harus ikut mati dengan kalian semua" ucap kepala suku Orc.


"Anda adalah kepala suku kami, jika anda selamat tolong balaskan dendam kami kepada manusia busuk itu" ucap prajurit Orc.


Semua prajurit Orc hanya menggenggam senjata berupa gada yang terbuat dari batu sedang prajurit berarmor hitam merah membawa pedang dan juga membawa tombak.


Serta prajurit Orc kalah jumlah yaitu 20 Orc melawan 30 prajurit armor hitam, mereka pun bertempur sangat sengit 1 sampai 2 orang ada yang mati di pihak prajurit berarmor hitam.


Tetapi banyak prajurit mati di pihak Orc dan sebagian lagi terluka dan pada akhirnya semua Orc habis terbantai oleh prajurit berarmor hitam.


"Hahaha.... dasar makhluk yang lemah, monster menjijikan seperti kalian seharusnya binasa dan menjadi budak manusia" upat pemimpin pasukan armor hitam.


Setelah mereka membantai semua mereka pun pergi dengan membawa harta jarahan, wanita dan anak-anak dari bangsa Orc.


Pemandangan yang sangat mengerikan dan pembantaian yang sangat sadis, Maria dan Willy yang melihatnya pun merinding ngeri karena mereka tidak berpri kemanusiaan.


Dari level sudah jelas berbeda jauh kebanyakan Orc berlevel F dan yang terkuat dari mereka hanya berlevel E.


Setelah ke 30 prajurit itu pergi jauh Willy dan Maria pun keluar dari tempat persembunyiannya dan melihat mayat mayat dari Orc tersebut.


Willy dan Maria pun memeriksa semua mayat tersebut dan ternyata dari 20 mayat tersebut ada 3 orang yang masih hidup dengan keadaan luka parah dan pingsan.


Willy dan Maria memakamkan ke 17 mayat Orc tersebut, karena kalau mereka di kremasi maka api pembakarannya akan ketahuan oleh prajurit armor hitam dan mereka pasti akan kembali.


Ke 3 orang Orc yang terluka Willy dan Maria membawanya kedalam goa dekat sungai di sekitar sana dan mereka pun di obati oleh Willy dengan menggunakan sihir Healer yang di ajarkan oleh ratu Elisia.


2 hari mereka pingsan di dalam goa, luka luka yang mereka derita sudah sembuh, Willy dan Maria sedang membakar ayam hutan dan kelinci hasil buruan dan berjajar air untuk minum yang di tampung gelas bambu.


Salah seorang dari mereka pun mengerang "Eagh...."


Willy pun berkata "Ternyata kamu sudah sadar, bagai mana keadaan tubuh mu apakah sudah baikan"

__ADS_1


Orc itu heran karena ada 2 orang manusia yang ada di hadapannya dan salah seorang dari mereka berbicara.


Orc itu pun meraba raba seluruh tubuhnya yang terluka karena tebasan senjata tajam, tetapi setelah dirasa rasa luka di tubuhnya hilang dan sakit yang dia rasa sudah tidak ada lagi.


"Siapa anda ini, kenapa anda menyelamatkan makhluk rendahan seperti kami ini" ucap Orc dengan nada rendah dan kaku.


Maria melirik Orc itu "kami hanya pengembara yang tidak sengaja lewat melihat kalian terbujur kaku. Kami menyelamatkan kalian yang dalam keadaan terluka dan pingsan.


Sedangkan saudara kalian semuanya sudah mati dan kami memakamkan jenazah mereka di dekat sungai tempat kalian tergeletak"


Maria pun melemparkan ayam panggang yang sudah makan "Kamu sudah 2 hari pingsan pasti kamu lapar, tangkap dan makan lah ini"


Orc itu pun menangkap ayam panggang tersebut kemudian mengendusnya setelah itu dia makan dengan lahap.


Maria dan Willy bersikap cuek acuan tak acuh, karena dia tahu bahwa bangsa Orc tidak suka dengan manusia.


Mereka lebih memilih bersembunyi dan membangun koloni di dalam hutan atau bersembunyi di dalam goa.


"Uhuk.... uhuk...." Orc itu tersedak dan batuk karena dia makan terlalu cepat.


"Minum lah, itu sudah tersedia air dan ambilah" ucap Willy sambil menunjuk kearah air minum.


Orc itu pun bangkit dan mengambil air dan meminumnya sampai habis kemudian dia kembali lagi memakan daging ayam yang tersisa.


Setelah makanannya habis dia pun mendekati Willy dan Maria setelah dekat dia pun bersujud di hadapan Willy dan Maria.


"Terima kasih tuan muda dan Nona muda sudah menyelamatkan nyawa saya, saya Berjanji akan mengabdi kepada Tuan dan nona muda sebagai bawahan" ucap Orc itu.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini

__ADS_1


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2