
Hari kedua Pertandingan Season kedua. Mereka pagi pagi sudah berkumpul di lapangan diatas gunung. Mereka siap melaksanakan pertandingan berikutnya.
Raja Freevik Reagon pun mengumumkan aturan pertandingan berikutnya.
"Selamat Pagi semua, sekarang adalah waktunya pertandingan kedua, dan aturan dari pertandingan ini adalah masing masing dari kalian di wakili oleh 100 orang setiap pasukan.
Pertandingan kali ini adalah akan menilai keahlian kalian yaitu kalian harus membawa Gripon ketempat ini, Lihat di bukit sebelah sana adalah salah satu sarang dari Gripon.
Prajurit yang bisa menjinakkan dan membawanya ke sini dan prajurit terbanyak membawa Gripon kesini mereka adalah pemenangnya"
Maria memilih 100 orang prajurit terkuat yang bisa menggunakan sihir kontrak untuk bisa menjinakkan Gripon, begitu pun raja Ferik Reagon dia juga sama memilih 100 prajurit yang bisa sihir kontrak.
Tetapi Willy hanya menunjuk salah satu kapten, dengan pasukanya.
"Pasukan Elang gunung bersiap untuk berangkat"
Pasukan Elang gunung berdiri dengan sikap sempurna dan berkata.
"Siap laksanakan Komandan"
Setelah semua di pilih raja Freevik Reagon memulai pertandingannya.
"Waktu akhir pertandingan ini adalah sore hari siapa yang paling banyak membawa Gripon itu jadi pemenang, dan sekarang kalian boleh berangkat ke bukit sarang Gripon itu"
Mereka pun pergi meninggalkan tempat tersebut menuju bukit sarang Gripon.
Waktu berlalu dengan cepat terlihat sekitar 70 Gripon terbang menghampiri gunung tempat mereka berkumpul.
Gripon itu ditunggangi 1 sampai 2 orang prajurit dan ternyata itu adalah prajurit tombak Naga yang berhasil menjinakkan 70 ekor Gripon dan 30 prajurit lainnya yang tidak bisa menjinakkan Gripon mereka terluka parah.
Tidak. Selang beberapa lama pasukan Perisai Naga datang dengan menaiki 50 ekor Gripon, 1 ekor Gripon ditunggangi oleh 2 orang dan sebagian besar prajurit Perisai Naga terluka bahkan armor yang mereka pakai ada yang penyok dan tidak berbentuk lagi.
Mereka yang terluka langsung diobati oleh prajurit inti kerajaan karena raja Freevik Reagon sudah memperkirakan ini pasti akan terjadi.
Prajurit Raja naga belum ada yang nampak satu pun yang datang menaiki Gripon, dan beberapa orang mengira mereka sudah habis dikoyak oleh para Gripon tersebut.
Karena melihat prajurit tameng naga dan tombak naga banyak yang terluka, bahkan mereka memakai armor lengkap dan senjata tetapi hampir setengah dari mereka terluka parah.
Maria bermaksud membully Willy.
"Hai tuan muda, kemana prajurit kebanggaan mu mereka tidak muncul juga apa mereka semua sudah mati di makan para Gripon"
Raja Ferik Reagon pun ikut berbicara
"Lihat pasukan ku, meskipun mereka memakai armor dan senjata lengkap tetapi mereka banyak sekali yang terluka, saya yakin Prajurit mu itu sudah lenyap karena tidak menggunakan armor bahkan senjata mereka hanya sebuah belati kecil"
Jenderal tertinggi ikut berbicara dengan nada merendahkan
"Dari awal mereka memang beruntung bisa menang di babak pertama tetapi kali ini mereka habis, mohon Putra Eldra merelakan kematian 100 prajurit anda"
__ADS_1
Willy tersenyum dan berkata.
"Tenang saja ini belum berakhir masih ada waktu sekitar dua jam sampai batas akhir selesai kita tunggu saja"
Pasukan Raja Naga sangat cemas dengan sub pasukan Elang gunung yang belum kembali.
Satu jam setelah itu Pasukan Elang gunung muncul dari semak semak dengan membawa anak Gripon sebanyak 50 ekor.
Pasukan Raja Naga bersorak menyambut sub pasukan mereka yaitu pasukan Elang gunung.
"Hore...mereka kembali..."
Kemudian ke 100 orang itu menghadap Willy. Dan kapten dari elang gunung itu berkata.
"Maaf kami terlambat, dan komandan pasti mencemaskan kami, prajurit Elang gunung tidak ada yang terluka atau lecet seorang pun dan kami hanya membawa 50 ekor anak Gripon.
Ini kami selamatkan karena induk mereka dibantai oleh pasukan tombak naga dan perisai naga, kalau tidak kami bawa maka kasihan tidak ada yang merawat dan memberi mereka makan karena induk mereka sudah mati"
"Ya bagus saya bangga dengan kalian dan sekarang kalian boleh beristirahat"
"Terima komandan"
Mereka pun kembali kepasukannya, tetapi Raja Freevik Reagon penasaran dan bertanya kepada kapten Elang gunung.
"Kenapa kalian tidak membawa Gripon dewasa dan malah membawa Gripon anaknya, ini adalah pertandingan lakukanlah menurut aturan pertandingan"
"Maaf tuanku raja Freevik, peraturan yang anda katakan adalah membawa Gripon dan kami membawanya, berarti kita tidak melanggar aturan.
Lalu kalau mereka tidak kami ambil mereka akan mati kelaparan dan kalau pun kita membawa Gripon dewasa kami memikirkan hal lain yaitu keselamatan anggota kami.
Kami lebih mementingkan keselamatan anggota kami dari pada mementingkan harga diri kami, dan kami juga terinspirasi oleh komandan kami yang suka bercerita mengenai Gripon yang dia miliki.
Beliau merawat Gripon tersebut dan memberi Gripon tersebut dengan nama Falion dan sekarang pun sama kami mengambil langkah yang komandan kami lakukan"
Raja Gibran menjadi salut atas sikap para prajurit di bawah pimpinan Willy, mereka melakukan sesuatu dengan penuh pertimbangan dan rencana yang matang.
Kemudian Raja Freevik Reagon mengumumkan.
"Baiklah Pemenang pertandingan ini dimenangkan oleh pasukan Tombak Naga dengan membawa 70 ekor Gripon"
Semua pasukan tombak naga bersorak mendengar kemenangan mereka.
"Hore....kita menang tahap ke 2"
Raja Freevik Reagon melanjutkan bicaranya
"Pertandingan berikutnya akan di adakan besok pagi jadi sekarang kalian berisitirahat lah"
Mereka pun beristirahat
__ADS_1
**
Keesokan harinya
Tiba saatnya pertandingan terakhir yaitu pertandingan beladiri diri.
"Sekarang adalah pertandingan terakhir jika diantara kalian ada yang memenangkan 2 kali disetiap season pertandingan mereka adalah juaranya.
Dan apa bila pasukan yang dipimpin oleh raja Ferik memenangkan pertandingan babak ke 3 ini maka saya akan menambah lagi 1 pertandingan penentuan"
Untuk saat ini pertandingan diwakili 100 orang seperti kemarin dan aturan dari pertandingan ini adalah kalian saling berkelahi dengan pasukan lain dan siapa prajurit yang paling banyak bertahan itu yang akan menjadi pemenangnya.
Di pertandingan ini kalian tidak boleh membunuh, kalian hanya boleh melumpuhkan lawan kalian atau membuat mereka menyerahkan kalian mengerti"
Semua menjawab
"Siap mengerti"
Maria dan raja Ferik Reagon memilih orang orang terbaiknya tetapi Willy hanya menunjuk ke kapten dari pasukan dirinya.
"Kapten Cody siapkan pasukan Harimau Putih mu untuk maju ke pertandingan berikutnya"
"Siap komandan"
Ke 300 orang prajurit Dwarf sudah berada di tengah tengah lapangan dan mereka siap bertarung satu sama lainnya.
Pasukan Tombak Naga sudah siap dengan formasi menyerangnya, pasukan Perisai Naga mereka membentuk formasi kura kura dan pasukan Raja Naga mereka bersiap dengan menggunakan Belati sebagai senjata mereka.
Raja Freevik Reagon memulai pertandingan tersebut dengan memberikan aba-aba.
"Ingat pertempuran ini diberi waktu 2 jam setelah bunyi peluit pertama berarti itu di mulai dan kalau kalian mendengar peluit ke 2 berarti pertandingan selesai"
Kemudian seseorang ada yang meniup peluit tersebut.
Prittt.....
Mereka pun berkelahi satu dengan yang lainnya, pertandingan difokuskan kepada pasukan Perisai Naga disini mereka sangat diuntungkan dengan armor, perisai dan pedang mereka.
Karena prajurit yang di latih oleh raja Ferik Reagon ini di khususkan untuk pertempuran seperti sekarang ini.
Dan waktu yang sudah di tentukan pun akhirnya selesai peluit ke 2 di bunyikan.
Prittt.....
Mereka pun selesai tidak ada yang bertarung lagi, dan pemenang dari pertandingan ini adalah pasukan dari Perisai Naga yang di pimpin oleh Raja Ferik Reagon
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
__ADS_1
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.